Bupati Bireuen Serahkan secara simbolis dana stimulan Banjir Bireuen Tahap I

- Editor

Senin, 20 April 2026 - 05:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia mulai menyalurkan dana stimulan ekonomi dan bantuan isian perabotan tahap I bagi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen. Bantuan tersebut menyasar 4.759 kepala keluarga (KK) yang telah dinyatakan lolos verifikasi dan validasi.

Setiap kepala keluarga menerima total bantuan sebesar Rp8 juta, yang terdiri dari Rp5 juta dana stimulan ekonomi dan Rp3 juta untuk isian perabotan rumah tangga. Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Ribuan penerima manfaat tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Gandapura, Jangka, Jeumpa, Juli, Kota Juang, Kuala, Kutablang, Makmur, Jeunib, Peudada, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, dan Samalanga.

Secara keseluruhan, total anggaran yang dikucurkan pada tahap I ini mencapai Rp38,07 miliar untuk korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis, didampingi Kepala Dinas Sosial Bireuen Ismunandar, di Pendopo Bireuen, Senin (20/4/2026).

Baca Juga:  Rektor Universitas Almuslim Tandatangani MoU dengan Cabdin Kota Lhokseumawe

Pemerintah memastikan bahwa penerima bantuan akan dihubungi melalui kepala desa masing-masing oleh pihak PT Pos Indonesia. Bantuan ini diperuntukkan bagi warga dengan kategori rumah rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat atau hilang, berdasarkan hasil verifikasi tahap I oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah mempersiapkan proses verifikasi tahap II. Tahapan ini direncanakan berlangsung pada pekan ketiga April 2026 dengan jumlah sasaran mencapai 26.741 KK.

Selain itu, warga yang sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi kriteria (TMK) dan telah mengajukan sanggahan akan kembali diverifikasi pada tahap II. Pemerintah juga mengimbau pemilik rumah dan aparatur desa untuk mendampingi proses verifikasi guna memastikan keakuratan data.

Berita Terkait

Hengky-Randito Dampingi Dirjen Pantau Tes Kemampuan Akademik Siswa
​PPWI Kawal Ketat Dugaan Korupsi Rp500 Miliar di BGN, Desak Pembersihan “Bandit Berdasi”
HRD Desak APH Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Warga Aceh Singkil Hingga Tewas di Sumut
Bupati Bireuen Hadiri Konferensi Ke-IV Forum KKA di Banda Aceh;Momentum Penguatan Sinergi Daerah
​Dugaan Penyelewengan Dana Miliaran, Proyek Pesantren di Bahodopi Mangkrak dan Dijarah
Kisruh Data Bantuan Banjir, SOMASI Ancam Surati BNPB Pusat
SIARAN PERS RESMI LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI)
Proyek Bronjong di Aceh Tenggara Disorot, Diduga Gunakan Batu Sungai Ilegal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:49

Bangkit di Tanah Sendiri, PSMS Medan Siap Pesta Gol atas Sriwijaya FC

Minggu, 19 April 2026 - 07:50

Kunjungan Eropa Prabowo Subianto Perkuat Posisi Indonesia

Minggu, 19 April 2026 - 07:42

Bupati Deli Serdang Buka Kejuaraan Renang Pelajar, Empat Atlet Terbaik Siap Tembus Ajang Internasional di Malaysia

Minggu, 19 April 2026 - 04:57

Polemik Dana Desa Kaya Pangur Kian Memanas, Dugaan Penyimpangan Disorot, Mantan Pj Kades Buka Suara

Minggu, 19 April 2026 - 04:26

Proyek Negara atau Tambang Liar? Alat Berat Keruk Sungai di Ketambe

Minggu, 19 April 2026 - 03:48

Alat Berat Serbu Sungai, Proyek Rp17,9 Miliar di Aceh Tenggara Disorot; LSM Desak Aparat Pusat Hentikan Pekerjaan

Minggu, 19 April 2026 - 03:12

*PEMBANGUNAN KOPERASI MERAH PUTIH DI ACEH UTARA TERBENGKALAI, WARGA SOROTI KONTRAKTOR DAN MINIMNYA TRANSPARANSI*

Minggu, 19 April 2026 - 02:51

SIARAN PERS RESMI LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI)

Berita Terbaru