Bitung | Tribuneindonesia.com –Pemerintah Kota Bitung mempertegas komitmennya dalam sektor pendidikan melalui sinergi langsung dengan pemerintah pusat, Senin (20/04/26).
Hal ini terlihat saat Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos., mendampingi kunjungan kerja Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, Ph.D., Senin (20/4/26).
Kunjungan pejabat kementerian tersebut dipusatkan di SD Inpres 6/84 Madidir. Fokus utama dalam agenda ini adalah pembukaan secara resmi penggunaan token Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Langkah ini diambil sebagai bagian dari standarisasi evaluasi belajar siswa yang lebih modern dan akurat di wilayah Kota Cakalang.
Suasana di lokasi kegiatan tampak penuh antusiasme saat jajaran pendidik dan para siswa menyambut kehadiran rombongan Dirjen beserta pimpinan daerah.
Momentum pembukaan token tersebut menandai dimulainya proses asesmen yang dirancang untuk memetakan standar intelektual siswa secara berkala dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Hengky Honandar menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dukungan daerah terhadap program strategis nasional.
Pihaknya berkomitmen untuk terus menyelaraskan kebijakan lokal dengan visi pusat guna memastikan transisi pendidikan di Bitung berjalan ke arah yang lebih unggul dan kompetitif.
Secara teknis, implementasi TKA ini diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas ujian, melainkan instrumen penting dalam mengevaluasi efektivitas kurikulum yang diterapkan.
Dengan data yang terukur, Pemerintah Kota Bitung optimis dapat mengambil kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran bagi pengembangan potensi anak didik di masa depan.
Kegiatan pun diakhiri dengan peninjauan langsung ke ruang-ruang kelas untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung tes.
Pemerintah berharap, melalui pelaksanaan evaluasi yang transparan dan berkualitas ini, mutu sumber daya manusia di Kota Bitung dapat terus meningkat secara signifikan dan mampu bersaing di kancah yang lebih luas. (kiti)


















