Dendam Pribadi Berdarah, Remaja 13 Tahun Dikeroyok 4 Pemuda Pakai Senjata Tajam di Bitung

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.com – Aksi kekerasan jalanan yang melibatkan anak di bawah umur kembali terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Seorang remaja berusia 13 tahun berinisial (H), menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda menggunakan senjata tajam, Rabu (10/06/26).

​Peristiwa berdarah tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa dini hari, (09/06), sekitar pukul 01.00 WITA. Korban yang merupakan warga Kelurahan Bitung Tengah diserang saat berada di kawasan samping RSUD Pratama Bitung, Kecamatan Maesa.

​Merespons insiden tersebut, Tim URC Resmob Sat Reskrim Polres Bitung bergerak cepat melakukan pemburuan. Tim yang dikomandoi AIPTU Arnold Moningka ini langsung diterjunkan ke lapangan setelah menerima laporan resmi dari pihak korban.

​Penyelidikan intensif yang dilakukan kepolisian membuahkan hasil dalam waktu singkat. Petugas berhasil mengidentifikasi pergerakan para pengepung dan langsung melakukan penangkapan terhadap empat orang yang diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan.

​Berdasarkan data yang dihimpun, tiga dari empat terduga pelaku ternyata masih tergolong usia anak, yakni R (15), MD (15), dan MG (15). Sementara itu, satu pelaku lainnya diketahui sudah menginjak usia dewasa, yakni pemuda berinisial E (19).

​Dalam proses interogasi awal di markas kepolisian, para terduga pelaku tidak dapat mengelak dan mengakui semua perbuatan mereka.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita dua bilah senjata tajam yang diduga kuat digunakan untuk melukai korban.

Mengenai motif di balik aksi nekat tersebut, polisi mengungkapkan adanya unsur dendam pribadi.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, salah satu pelaku menyimpan rasa sakit hati mendalam terhadap korban, yang kemudian memicu aksi pengeroyokan massal ini.

Baca Juga:  Kawal Ketat Pawai Takbiran, AKBP Albert Zai Tegaskan Keamanan Kota Bitung Adalah Prioritas

​Akibat serangan membabi buta menggunakan tangan kosong dan senjata tajam itu, korban (H) mengalami luka yang cukup parah.

Remaja malang tersebut menderita luka robek serius di bagian kepala, telinga sebelah kanan, serta cedera di area tangan dan wajah.

​Hingga berita ini diturunkan, korban masih harus mendapatkan perawatan intensif dari tim medis. (H) saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Budi Mulia Bitung guna memulihkan kondisi fisik dan trauma yang dialaminya.

​Secara yuridis, penanganan kasus ini telah teregistrasi secara resmi melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/377/VI/2026/SPKT/POLRES BITUNG/POLDA SULUT.

Pihak Sat Reskrim memastikan bahwa seluruh terduga pelaku saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan hukum yang ketat.

​Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi premanisme jalanan.

Ia menyatakan seluruh proses hukum akan dijalankan sesuai dengan regulasi yang berlaku, termasuk mempertimbangkan undang-undang perlindungan anak.

​Sebagai langkah preventif ke depan, AKP Ahmad Anugrah mengimbau para orang tua di Kota Bitung untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

‎“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak. Jangan mudah terprovokasi, hindari membawa senjata tajam, serta selesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik dan tidak melanggar hukum,”

Tambahnya. Langkah ini dinilai krusial demi menjaga generasi muda dari jeretan kenakalan remaja dan tindak pidana kekerasan. (kiti)

Berita Terkait

Optimalisasi Medsos Pemerintah, 213 Admin OPD Bitung Ikuti Bimtek
Hari Donor Darah Sedunia, PMI Bireuen Gelar Aksi Kemanusiaan di Halaman Kantor Bupati Besok
Panen Jagung di Tanjung Merah, Wali Kota Bitung Tegaskan Pertanian Prioritas Utama
FORBINA menilai polemik terkait penerbitan IUP di Aceh perlu disikapi secara objektif dan proporsional
FKLL Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi, Susun Action Plan Keselamatan Lalu Lintas untuk Tekan Angka Kecelakaan
​Saling Tantang di Medsos Berujung Tragis, Remaja di Bitung Tertancap Panah Wayer
​Hari Media Sosial 2026, Kadis kominfo Bitung Altin Tumengkol Sampaikan Ucapan Selamat dan Apresiasi
​Komitmen Berantas Kriminalitas, Pemkot Bitung Dukung Pemusnahan 22 Barang Bukti Pidana
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:04

HUT SPS ke-80 di Riau: Kebenaran, Kepercayaan, dan SDM Jadi Kunci Masa Depan Media

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:53

Edi Syahputra,ST Ketua MPC PP Aceh Tamiang Dukung penuh dan Apresiasi Pemkab Aceh Tamiang jemput bola dana stimulan.

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:49

Pansus DPR-K bidang kepemerintahan Apresiasi LKPJ Bupati Aceh Tamiang tahun 2025.

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:12

Harga Bahan Pokok Terus Meroket, Warga Keluhkan Dampak MBG dan Minta Pemerintah Evaluasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:10

GEMUKA Balik Sorot Pemerintah Soal Video Emak-Emak Joget di Kantor Bupati: Satpol PP dan WH Kemana?

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:56

Diduga Diwarnai Kecurangan, Warga Sidoharjo I Jati Baru Geruduk Kantor Camat Pagar Merbau Tuntut Evaluasi Hasil Pilkades

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:05

Viral dan Dinilai Memalukan! Puluhan Emak-Emak Joget DJ Saat Demo di Kantor Bupati Aceh Singkil, Tuai Kritik Keras Publik

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:33

Ruslan Mantapkan Niat Maju sebagai Calon Kepala Kampong Dah, Usung Semangat Siap Melayani, Bukan Dilayani

Berita Terbaru