Dandim 0111/Bireuen Resmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda, Wujud Nyata Pengabdian TNI untuk Masyarakat.

- Editor

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Haru dan penuh rasa syukur menyelimuti masyarakat Desa Kukue, Kec. Peudada, Kab. Bireuen, saat Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han,Meresmik Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menjadi akses vital penghubung aktivitas warga setempat. Selasa (09/06/2026).

Peresmian jembatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Kukue yang selama ini mendambakan sarana penghubung yang aman dan layak untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Kehadiran Jembatan Gantung Perintis Garuda tidak hanya mempermudah akses transportasi warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.

Dalam sambutannya, Dandim 0111/Bireuen menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat serta wujud implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik yang menghubungkan dua wilayah, tetapi menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan semangat pengabdian untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. TNI akan selalu hadir di tengah rakyat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ujar Dandim.

Baca Juga:  Kodim 0111/Bireuen Hadirkan Beras SPHP Harga Terjangkau Bagi Warga.

Menurutnya, akses infrastruktur yang memadai memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan pembangunan desa. Dengan adanya jembatan tersebut, masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih aman, cepat, dan efisien, terutama dalam mengangkut hasil pertanian, mengakses fasilitas pendidikan maupun pelayanan kesehatan.

Masyarakat Desa Kukue menyambut gembira hadirnya jembatan tersebut. Mereka menilai keberadaan jembatan akan memberikan dampak positif yang besar bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga yang selama ini terkendala akses penyeberangan.

Dengan berdirinya Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kukue, harapan baru tumbuh bagi masyarakat untuk terus bergerak maju. Jembatan ini menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya menghadirkan kemudahan akses, tetapi juga memperkuat persatuan dan mempererat kebersamaan.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Berita Terbaru