Respons Cepat Dankodaeral VIII, Kapal Perang Berubah Misi Kemanusiaan Usai Gempa di Sulawesi Utara

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado | Tribuneindonesia.com –  Sebanyak belasan ton bantuan logistik mulai dari bahan makanan hingga obat-obatan, dikirimkan TNI Angkatan Laut ke Kepulauan Sangihe dan Talaud, menyusul gempa bumi yang melanda kawasan tersebut.

KRI Selar-879 dikerahkan di bawah Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., Pada Rabu (10/06/26).

Kapal perang yang biasa digunakan untuk patroli itu kini menjelma menjadi kapal kemanusiaan.

Pengerahan KRI Selar-879, merupakan bentuk respons cepat terhadap bencana sekaligus upaya memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera dipenuhi di tengah keterbatasan akses laut dan darat.

Ribuan warga di wilayah kepulauan terluar itu saat ini sangat membutuhkan air bersih dan perlengkapan darurat.

Untuk itu, KRI Selar-879 membawa muatan khusus: bahan makanan, air bersih, obat-obatan, serta personel bantuan yang akan turun langsung menyalurkan bantuan dan mengevakuasi warga jika diperlukan.

Baca Juga:  Sinergi Kodaeral VIII dan BI Sulut: KRI Selar-879 Siap Sukseskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

Salah satu tantangan terbesar pascagempa di Sangihe dan Talaud adalah sulitnya menjangkau pulau-pulau kecil yang infrastruktur pelabuhannya rusak.

Kehadiran KRI Selar-879 diharapkan mampu memotong waktu distribusi bantuan yang selama ini hanya mengandalkan kapal-kapal kecil, sekaligus bersinergi dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi dengan tegas menyatakan bahwa pengerahan ini bukan sekadar operasi tanggap darurat, melainkan wujud komitmen konstitusional TNI AL untuk hadir dalam setiap misi kemanusiaan.

Tak hanya itu, TNI AL menjalin sinergi lintas instansi termasuk Kementerian Sosial, Basarnas, dan pemerintah kabupaten.

KRI Selar-879 diperkirakan tiba di lokasi terdampak dalam 12 jam ke depan. (talia)

Berita Terkait

Investasi Bernilai Tinggi: Menolak Keuntungan Sesaat, Membangun Kemakmuran Abadi
Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Bongkar Peredaran Sabu, Seorang ASN Ditangkap
Babinsa Gandapura Ajak Warga Perkuat Kerukunan dan Jaga Kamtibmas di Desa Binaan
Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Pantau Harga Ayam Kampung Melalui Komsos dengan Pedagang Keliling
Babinsa Koramil 07/Jangka Imbau Warga Waspada Cuaca Panas dan Jaga Kesehatan
Layanan Dokter Gigi drg. Irda Rahayu Layani Pasien BPJS dan Umum, Jangkau Seluruh Desa di 16 Kecamatan Aceh Tenggara
APRI: Negara Jangan Kriminalisasi Penambang Rakyat, Kejar Cukong Tambang, Bukan Warga Kecil
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:05

Investasi Bernilai Tinggi: Menolak Keuntungan Sesaat, Membangun Kemakmuran Abadi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:27

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:02

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Bongkar Peredaran Sabu, Seorang ASN Ditangkap

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:06

Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Pantau Harga Ayam Kampung Melalui Komsos dengan Pedagang Keliling

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:04

Babinsa Koramil 07/Jangka Imbau Warga Waspada Cuaca Panas dan Jaga Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:07

Layanan Dokter Gigi drg. Irda Rahayu Layani Pasien BPJS dan Umum, Jangkau Seluruh Desa di 16 Kecamatan Aceh Tenggara

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06

APRI: Negara Jangan Kriminalisasi Penambang Rakyat, Kejar Cukong Tambang, Bukan Warga Kecil

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:36

Jumat Berkah, Satlantas Polres Bireuen Berbagi Nasi Kotak kepada Pengguna Jalan dan Masyarakat

Berita Terbaru