Cabai Beringin dan Hitungan Harga di Pasar

- Editor

Selasa, 15 September 2026 - 14:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Di Dusun Kauman, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, perluasan lahan cabai merah mulai mengubah perhitungan petani. Sebanyak 11 kelompok tani kini menanam komoditas itu. namun, bertambahnya produksi belum otomatis membuat harga cabai mudah dijangkau konsumen.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri, Sugiarto, menyampaikan perkembangan tersebut kepada Asri Ludin Tambunan dan Lom Lom Suwondo seusai panen cabai merah bersama pada Selasa 15 September 2026.

menurut Sugiarto, Gapoktan Mandiri menaungi 11 kelompok tani. Sebelumnya, hanya lima kelompok yang aktif menanam cabai. Kini, seluruh kelompok telah ikut membudidayakan komoditas tersebut.

Perubahan itu turut mengerek aktivitas ekonomi kelompok tani. Sugiarto menyebut kondisi keuangan kelompok mulai membaik seiring bertambahnya kegiatan tanam dan panen.

namun, persoalan produksi cabai tidak berhenti pada luas lahan. hama, waktu tanam, dan kesinambungan pasokan menjadi faktor yang menentukan hasil panen sekaligus harga jual.

Sugiarto mengatakan para petani mulai menyusun jadwal tanam secara bersama. Kesepakatan itu ditujukan untuk mengurangi risiko serangan hama serta menjaga agar panen tidak berlangsung serentak.

ini juga berkat Pak Bupati. Kami sekarang rapat dulu sebelum tanam dan menyepakati kapan mulai tanam. Dengan pola tanam yang teratur, pengendalian hama juga lebih mudah dan panen bisa terus-menerus,” ujar Sugiarto.

Asri Ludin Tambunan mengapresiasi perluasan budidaya cabai tersebut. Ia menyatakan dukungan terhadap petani akan diarahkan pada kebutuhan produksi, termasuk alat mesin pertanian dan sarana penunjang lainnya.

Pemerintah pada prinsipnya pasti mendukung kebutuhan petani untuk memaksimalkan hasil, menjaga stabilitas komoditas, sekaligus menjaga penyangga pangan,” katanya.

harga cabai merah yang masih tinggi mendorong Pemerintah Deli Serdang menempuh intervensi pasar melalui Toko Pengendali dan Pantau Inflasi (TOPPIS). Gerai tersebut disiapkan pada enam lokasi pasar tradisional.

Operasi pasar murah juga digelar untuk menekan beban belanja masyarakat. Petani lokal diarahkan ikut memasok cabai ke TOPPIS, sehingga program pengendalian harga sekaligus membuka akses penjualan bagi hasil panen mereka.

Baca Juga:  Deli Serdang Perkuat Struktur Organisasi, 18 Pejabat Baru Dilantik

ada batas pembelian yang diberlakukan. Setiap keluarga hanya diperbolehkan membeli maksimal satu kilogram cabai melalui TOPPIS. Pembelian cabai di TOPPIS dibatasi maksimal satu kilogram per keluarga agar manfaat intervensi dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas,” ujar Asri Ludin.

Kebijakan itu memperlihatkan persoalan yang hendak diatasi. harga cabai tinggi di pasar, sementara petani membutuhkan kepastian penjualan. Pemerintah berusaha mempertemukan kedua kepentingan tersebut melalui jalur distribusi yang mereka siapkan.

akan tetapi, efektivitas intervensi tetap bergantung pada ketersediaan pasokan, harga pembelian dari petani, biaya distribusi, serta kemampuan gerai menjangkau konsumen. Pemerintah Deli Serdang juga berencana memperkuat kerja sama antar daerah untuk menjaga pasokan cabai. Langkah itu dipandang penting karena produksi lokal belum tentu mampu memenuhi kebutuhan pasar secara konsisten.

Lom Lom Suwondo menilai peningkatan produksi perlu diikuti perbaikan kondisi ekonomi petani. Ia menyebut sejumlah indikator perbankan akan digunakan untuk melihat perkembangan kesejahteraan masyarakat. Tabungan, penggunaan QRIS, dan aktivitas perbankan lainnya menjadi bagian dari ukuran yang akan diperhatikan.

Intinya, tingkat ekonomi masyarakat dan petani akan kita ukur. Salah satu indikatornya adalah peningkatan tabungan, penggunaan QRIS, serta instrumen-instrumen lain yang berkaitan dengan perbankan,” kata Lom Lom.

ukuran tersebut menggeser perhatian dari luas tanam dan hasil panen menuju kemampuan petani mengelola pendapatan. Sebab, peningkatan produksi tidak selalu berarti kenaikan kesejahteraan apabila biaya pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan distribusi ikut membesar.

Panen cabai di Beringin pun menyisakan sejumlah pekerjaan. memastikan jadwal tanam berjalan, menjaga hasil produksi, menjamin serapan pasar, dan menguji apakah intervensi harga mampu memberi manfaat bagi petani sekaligus konsumen.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Unjuk Koreografi Energik, Pelajar SD dan SMP Semarakkan Lomba Modern Dance FPSL
BREAKING! Waisai Diselimuti Asap Karhutla, Ketua DPRK Raja Ampat Turun ke Jalan Bagikan Masker ke Warga
Tak Tinggal Diam! Ketua DPRK Raja Ampat Turun Langsung Bagikan Masker di Tengah Kepungan Asap
Bupati Raja Ampat Instruksikan Penggunaan Masker, Sekolah Diminta Sesuaikan Aktivitas Luar Ruangan
DPC PKB Kota Langsa Ikuti Rakor Nasional, Muhaimin Iskandar Tekankan Konsolidasi Menuju 2029
Dampak El Nino di Bitung, Alfred Salindeho Pimpin Doa Bersama di Mata Air Danowudu
Kebakaran Hutan Kofiau Sudah 3 Minggu, Anggota DPRP PBD Frangky Umpain Minta Pemerintah Bergerak
Kebakaran Hutan Kofiau Mengancam Puskesmas Deer, Kepala Distrik Pimpin Warga Berjaga Malam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54

Unjuk Koreografi Energik, Pelajar SD dan SMP Semarakkan Lomba Modern Dance FPSL

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:31

BREAKING! Waisai Diselimuti Asap Karhutla, Ketua DPRK Raja Ampat Turun ke Jalan Bagikan Masker ke Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:07

IFG dan Kejaksaan Tinggi Banten Teken PKS, Jasa Raharja Dukung Penguatan Tata Kelola Layanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:05

Sambut HUT TNI ke-81, Korem 052/Wijayakrama Gelar Olahraga Bersama dan Fun Walk 5 KM di PIK 2  

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03

Jasa Raharja Terus Bergerak, Tiga Ahli Waris Korban KM Virgo Terima Santunan di Jawa Timu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Raja Ampat Instruksikan Penggunaan Masker, Sekolah Diminta Sesuaikan Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:58

Subuh Keliling di Peureulak, Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Hidupkan Siskamling Demi Cegah Pencurian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:54

Haji Ruslan Daud (HRD) Dorong Peningkatan Literasi Bencana Lewat Sekolah Lapang BMKG di Bireuen

Berita Terbaru

(ft. Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Unjuk Koreografi Energik, Pelajar SD dan SMP Semarakkan Lomba Modern Dance FPSL

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:54