​PPWI Kawal Ketat Dugaan Korupsi Rp500 Miliar di BGN, Desak Pembersihan “Bandit Berdasi”

- Editor

Senin, 20 April 2026 - 02:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Jakarta | Tribuneindonesia.comSekretariat Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) secara resmi mengawal ketat perkembangan skandal dugaan korupsi pengadaan laptop dan infrastruktur jaringan di Badan Gizi Nasional (BGN), Senin (20/04/26).

Berdasarkan data valid yang dihimpun tim internal PPWI, kasus yang kini mulai disidik oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan Agung RI ini disinyalir telah merugikan negara hingga mencapai angka fantastis, yakni hampir Rp500 miliar.

PPWI menyoroti adanya kontradiksi moral yang sangat tajam dalam penggunaan anggaran ini, mengingat sumber dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) diambil dari pemangkasan sektor-sektor sensitif.

Hasil investigasi PPWI memperkuat fakta bahwa anggaran pendidikan nasional dan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua dikorbankan demi program ini, namun justru berakhir menjadi bancakan para oknum tidak bertanggung jawab.

​Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, muncul ke publik dengan pernyataan keras untuk memastikan hukum tegak tanpa pandang bulu.

Secara khusus, ia memberikan tekanan kepada aparat penegak hukum agar tidak menunda-nunda proses penyidikan terhadap proyek “Laptop Siluman” tersebut, demi menyelamatkan marwah institusi negara yang berkaitan langsung dengan masa depan anak bangsa.

​”Ikan sepat ikan gabus, lebih cepat lebih bagus. Penuntasan kasus ini harus segera dilakukan agar uang negara tidak sia-sia. Sangat menyakitkan jika dana yang dipangkas dari pendidikan dan Otsus Papua justru berakhir di kantong para koruptor,”

tegas Wilson Lalengke dalam keterangan resminya kepada media, Minggu (19/4).

Baca Juga:  ​Tragedi Berdarah di Kasawari: Pemuda 23 Tahun di Aertembaga Diduga Aniaya Ibu Hingga Tewas

​Informasi yang masuk ke meja redaksi PPWI dari kalangan internal BGN mengindikasikan adanya dugaan sabotase sistematis terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

PPWI menilai hal ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan upaya pengkhianatan dari dalam lembaga yang dilakukan oleh oknum demi memperkaya diri sendiri dan kelompok tertentu.

​Atas dasar temuan tersebut, PPWI secara organisasi mendesak Presiden Prabowo untuk segera mengambil langkah drastis dengan mencopot Kepala BGN, Dadan Hindayana.


Penekanan ini diberikan mengingat latar belakang Dadan yang merupakan ahli serangga dianggap tidak kompeten di bidang gizi, ditambah lagi dengan rekam jejak masa lalunya yang pernah terseret kasus korupsi Dana Hibah di Halmahera Barat.


​Tak hanya itu, PPWI juga menyoroti peran Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, beserta kroninya yang dinilai gagal menjaga integritas lembaga.

PPWI mendesak agar elemen Polri yang bertugas di sana dikembalikan kepada fungsinya yang murni, bukan justru menjadi bagian dari lingkaran kepentingan yang merugikan keuangan negara.

​Sebagai penutup, PPWI menegaskan bahwa keberhasilan agenda besar pemerintahan baru dalam memperbaiki gizi nasional akan mustahil tercapai tanpa keberanian melakukan pembersihan total.

PPWI berkomitmen untuk terus menyuarakan tuntutan publik agar hukum benar-benar ditegakkan demi melindungi hak-hak anak Indonesia dari para “bandit berdasi”. (talia)

Berita Terkait

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Gabungan Staf Sabet Juara Voli Kapolres Bitung Cup
​Jawab Pertanyaan Tajam Jurnalis, AKP Abdul Natip Anggai Beri Pelajaran Berharga Lewat Pendekatan Moral
IPARI Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan GAPIT 1 Tahun 2026 Kecamatan Pandrah
Ketua P2G Suka Jadi Kebun Ireng Diduga Tak Netral, Tunjukkan Simbol Nomor Urut Calon Saat Penetapan Nomor Kandidat
​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bitung Bangun Fasilitas Sumur Bor di Makawidey
Optimalkan Peran Babinpotmar, Dankodaeral VIII Terima Paparan Rencana Pembekalan
​Jadilah Responden Pertama, Wali Kota Bitung Mengawali Sensus Ekonomi 2026
​Fokus Jaga NKRI, Wali Kota Hengky Honandar Sambut Kembalinya Personel Pengamanan RI-PNG di Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:48

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Gabungan Staf Sabet Juara Voli Kapolres Bitung Cup

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:24

​Jawab Pertanyaan Tajam Jurnalis, AKP Abdul Natip Anggai Beri Pelajaran Berharga Lewat Pendekatan Moral

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:09

IPARI Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan GAPIT 1 Tahun 2026 Kecamatan Pandrah

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:33

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bitung Bangun Fasilitas Sumur Bor di Makawidey

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:15

Optimalkan Peran Babinpotmar, Dankodaeral VIII Terima Paparan Rencana Pembekalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37

​Jadilah Responden Pertama, Wali Kota Bitung Mengawali Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:22

​Fokus Jaga NKRI, Wali Kota Hengky Honandar Sambut Kembalinya Personel Pengamanan RI-PNG di Bitung

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:01

​Sengketa Lahan di Bitung, Puluhan Penggarap Nekat Cabut Plang Penyitaan Negara

Berita Terbaru