ARAS KABU | TribuneIndonesia.com — Aksi begal kembali meneror warga Kabupaten Deli Serdang. Kali ini, korban adalah Rendi Arianda (23), warga Jalan Muspika Gang Cemara II,kecamatan Batang kuis yang diserang komplotan begal bersenjata tajam di Jalan Aras Kabu, kawasan Beteng Seng Biru, Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban yang baru pulang kerja dari Lubuk Pakam dicegat di tengah perjalanan. Dua sepeda motor memepet dari sisi kanan-kiri. Salah satu motor berboncengan tiga orang, sementara motor lainnya ditumpangi dua pelaku. Total lima orang pelaku bergerak cepat, menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motornya.
Dalam kondisi terdesak, Rendi diancam menggunakan celurit (aret) yang diarahkan ke lehernya. Pelaku juga sempat memukul korban agar menyerahkan kendaraannya. Tak mampu melawan karena kalah jumlah, korban terpaksa pasrah. Sepeda motor miliknya, Honda Vario merah BK 3519 AMX, dirampas dan dibawa kabur ke arah Lubuk Pakam. Komplotan pelaku diketahui menggunakan dua sepeda motor, masing-masing jenis Beat dan NMAX tanpa pelat nomor yang jelas.
Warga sekitar yang mendengar teriakan korban datang setelah para pelaku kabur. Rendi mengalami luka akibat pukulan dan benturan saat terjatuh. Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan jalanan yang kian meresahkan di wilayah Aras Kabu dan sekitarnya.
Masyarakat mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Deli Serdang, untuk meningkatkan patroli rutin pada jam rawan serta memperketat pengawasan di jalur sepi. Warga berharap langkah cepat dan tegas dilakukan agar teror begal bersenjata tajam tidak terus berulang dan kembali memakan korban.
Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi keamanan malam hari di Deli Serdang. Tanpa kehadiran patroli yang konsisten dan penindakan yang nyata, jalanan bisa berubah menjadi arena perburuan bagi pelaku kejahatan, sementara warga hanya punya satu pilihan: waspada, atau jadi korban berikutnya.
Ilham Gondrong



















