Arief Martha Rahadyan: Ketahanan Nasional Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Mendesak

- Editor

Rabu, 8 April 2026 - 11:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|Tribuneindonesia.com

Dinamika global yang terus berkembang pesat menuntut setiap negara, termasuk Indonesia, untuk memperkuat fondasi ketahanan nasional secara menyeluruh. Tokoh muda nasional Arief Martha Rahadyan menyampaikan pentingnya kesiapan kita semua dalam menghadapi berbagai tantangan ini, perubahan geopolitik, ketidakpastian ekonomi dunia, hingga ancaman krisis pangan dan energi menjadi faktor utama yang harus diantisipasi secara serius oleh pemerintah dan seluruh elemen bangsa.

Ketahanan nasional bukan hanya soal pertahanan negara, tetapi juga mencakup ekonomi, pangan, energi, hingga stabilitas sosial. Dalam situasi global yang tidak menentu seperti saat ini, Indonesia harus memperkuat semua lini tersebut secara terintegrasi,” ujar Arief.

Langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor strategis seperti ketahanan pangan dan hilirisasi industri sudah merupakan arah kebijakan yang tepat dan relevan dengan kondisi global saat ini.

Dalam memperkuat kemandirian nasional, khususnya dalam sektor pangan dan energi, guna mengurangi ketergantungan terhadap impor, pemerintah perlu mendorong optimalisasi peran lembaga negara seperti Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah gejolak pasar internasional.

Baca Juga:  DPP PJS Terbitkan SK Mandat Baru untuk Pengurus DPD Maluku

Arief mengingatkan bahwa ketahanan nasional juga sangat dipengaruhi oleh stabilitas sosial dan kepercayaan publik terhadap pemerintah. transparansi kebijakan serta keberpihakan kepada rakyat menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan bangsa.

Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketahanan nasional akan kuat jika rakyat merasa dilindungi dan diperhatikan,” tegasnya.

Sejumlah tantangan seperti fluktuasi harga bahan pokok, tekanan ekonomi global, serta dampak konflik internasional terhadap rantai pasok menjadi indikator bahwa penguatan ketahanan nasional bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

Arief mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakat, untuk bersinergi dalam memperkuat daya tahan Indonesia menghadapi perubahan global yang tidak dapat dihindari.

Momentum ini harus kita jadikan sebagai titik kebangkitan untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri, tangguh, dan berdaulat di tengah percaturan dunia,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis
Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai
Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?
RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat
Iskandar DPRA Desak Usut Tuntas Bom Ikan di Simeulue: “Pengawasan Laut Harga Mati!”
​Rotasi Jabatan di Polres Bitung: Kompol Bartholomeus Junov Resmi Jabat Wakapolres
IKL SPPG dan Pintu yang Ditutup
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:09

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 13:09

Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis

Rabu, 16 September 2026 - 08:56

RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat

Selasa, 15 September 2026 - 13:51

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat di Manado, Jogja dan Manokwari  segera di bayar Pertengahan September

Selasa, 15 September 2026 - 08:03

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat Tertunda, Dinas Pendidikan Akui Salah Input Kode Rekening

Selasa, 15 September 2026 - 07:08

PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”

Senin, 14 September 2026 - 12:42

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan

Jumat, 11 September 2026 - 22:53

“Waiwo Diburu, Tahura Ditantang Dibuka! Warga: Jangan Ada Aset Pemda yang ‘Kebal’ Disentuh”

Berita Terbaru