Bantuan Gampong Garot – Pandrah Menuntut Pembangunannya Harus Di Lanjutkan

- Editor

Sabtu, 25 Januari 2025 - 13:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | TribuneIndonesia.com 

Seorang warga miskin Zulfadli, menerima rumah bantuan di Gampong Garot, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, dengan tegas membantah tuduhan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Zulkifli, menyebutkan adanya intervensi Ketua Tuha Peut dalam pembangunan rumah bantuan tersebut. Menurut Zulfadli, tudingan itu tidak punya dasar dan itu merupakan fitnah.

Terkait perubahan desain pintu dan jendela, itu murni keinginan Zulfadli sendiri tanpa ada campur tangan siapa pun termasuk Tuha Peut Gampong, meskipun Tuha Peut Gampong itu adalah punya hubungan keluarga saya, sebut Zulfadli ketika ditemui media ini dikediamannya pada Jumat (25/1/2025), didampingi beberapa warga setempat.

Rumah bantuan untuk warga miskin itu sumber dananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun 2024 ini, sebut Zulfadli, merupakan hasil musyawarah Gampong bersama masyarakat.

Dia sangat menyesalkan tingkah Tim Pelaksana Kegiatan Gampong yang menghentikan pembangunan rumahnya yang telah mencapai 70 persen, ujar Zulfadli dengan nada sedih.

“Seharusnya, kalau ada perubahan kecil, TPK tersebut bisa bermusyawarah dengan penerima rumah bantuan Gampong, ” Ini malah menyebar tuduhan macam- macam melalui media,” tambahnya.

Zulfadli juga mengungkapkan adanya masalah material bangunan. Batu gajah untuk pondasi yang dibeli oleh TPK ternyata tidak layak pakai, sehingga ia terpaksa membeli batu lain dengan biaya pribadi. Selain itu, anggaran pembangunan sebesar Rp15 juta yang tercantum dalam RAB, hanya diberikan Rp13,5 juta.

Baca Juga:  Sinergi Satgas TMMD dan Warga dalam Penurunan Box Culvert Beton.

“Saya tidak akan menandatangani serah terima rumah jika anggaran yang diberikan tidak sesuai dengan RAB Ini tidak adil dan jujur”, tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tuha Peut Gampong Garot, Muzni Muhammad, membantah keras tudingan TPK. Dia menyebutkan, tidak ada intervensi terhadap pembangunan rumah milik Zulfadli, ujar Muzni yang merupakan saudara kandungnya.

Dia sangat menyesalkan adalah seringnya terjadi kehabisan material. Saya terpaksa membantu mengejar TPK untuk melengkapi kebutuhan seperti paku dan bahan lainnya, ungkap Muzni.

Dia berharap pembangunan rumah bantuan tersebut dapat segera dilanjutkan, agar keluarga Zulfadli yang saat ini tidak memiliki tempat tinggal dapat segera menempati rumah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua TPK Zulkifli, belum memberikan tanggapan resmi terkait bantahan ini. Polemik ini menyoroti lemahnya koordinasi dalam pelaksanaan proyek bantuan rumah warga miskin didesa yang seharusnya transparan dan tepat sasaran,pungkasnya.[Umar A Pandrah].

Berita Terkait

Sinergi Lindungi Kreativitas: Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI di Bali
Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi serta Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik
“Unit Reaksi Cepat Ilegal” Teror Warga Paya Gambar, Dugaan Intimidasi Kian Memanas
Diculik, Dianiaya, Dipaksa Ngaku! Buruh di Batang Kuis Jadi Korban Aksi Brutal
Posting Konten Fitnah, Lapas I Medan Siap Pidanakan Akun Tiktok Diksipolitik.id
Mahkamah agung RI mengugat PKN ke PTUN Jakarta , sebuah Fradigma Utamakan kekuasaan
Gerak Cepat Polres Agara! Seorang Pria Penyalahguna Sabu di Babussalam Berhasil Diamankan
Diduga Ancam Pasien dengan Golok, Dokter di Bogor Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 00:34

Mata Air Danowudu Keruh Pasca Gempa, Manajer Perumda Duasudara Sampaikan Permohonan Maaf kepada Warga Bitung

Kamis, 2 April 2026 - 17:04

Respons Cepat Pasca Gempa, Perumda Duasudara Tinjau Kualitas Air di Mata Air Danowudu

Kamis, 2 April 2026 - 16:44

​Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkot Bitung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Kamis, 2 April 2026 - 14:39

​Kejari Bitung Terima Supervisi Aspidsus Kejati Sulut guna Akselerasi Kinerja Perkara Khusus

Kamis, 2 April 2026 - 14:05

Bupati Bireuen lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama 

Kamis, 2 April 2026 - 11:26

Dana Jatah Hidup Tahap I Korban Banjir di Bireuen Cair bulan April 2026

Kamis, 2 April 2026 - 11:17

Kamis, 2 April 2026 - 11:15

GMNI Ultimatum DPRK Bener Meriah, Pansus Bencana Diminta Tak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Matangkan Persiapan HUT APKASI ke-26, Siap Tampil Maksimal di Sumut

Jumat, 3 Apr 2026 - 01:22

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x