Badai Dugaan Pungli Bansos di Cipinang: Warga Ungkap Fakta, Kades Terpojok Bantah

- Editor

Sabtu, 15 November 2025 - 16:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|Tribuneindonesia.com 

Polemik dugaan pungutan liar (pungli) terhadap Penerima Manfaat (KPM) PKH–BPNT di Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, terus bergulir. Sejumlah warga mengaku mengalami pemotongan bantuan dan penarikan ATM tanpa sepengetahuan mereka. Namun di sisi lain, Kepala Desa Cipinang, Mukra, membantah keras tuduhan tersebut.

Seorang warga yang enggan disebut namanya menuturkan bahwa satu hari sebelum pencairan, warga dipanggil ke rumah RW oleh pihak yang mengaku sebagai pegawai desa. Alasannya untuk pengecekan data. Namun di hari itu juga, ATM KPM diduga sudah digesek. dan pak Kades juga hadir saat KPM PKH BPNT di kumpulkan dirumah RW cuma diluar tidak masuk kedalam, tidak mungkin dia tidak tahu secara logika datang juga bersama” Dengan pegawai Desa lainnya

“Besoknya kami hanya terima uang yang sudah ditentukan. Tidak ada struk, tidak ada bukti tarik tunai. Pencairannya pun di rumah kadus,” ujarnya.

Beberapa KPM lain membenarkan pola serupa. Mereka menuturkan bahwa nilai bantuan yang mereka terima tidak sesuai hak yang seharusnya.

“Ada yang seharusnya dapat Rp 4.450.000, tapi hanya terima Rp 3.700.000. Tidak diberi struk sama sekali,” ungkap salah satu warga.

Pengakuan lain bahkan lebih mencengangkan.
“Ada warga yang haknya Rp 6 juta, tapi hanya menerima Rp 5 juta,” kata sumber lainnya.

Potongan biaya admin Brilink yang dianggap tidak wajar juga dikeluhkan. “Ada yang dipotong Rp 150.000, Rp 30.000, bahkan lebih. Itu di luar potongan Rp 100.000 yang biasa terjadi,” ujar seorang penerima.

Baca Juga:  Kinerja Kapolri Buruk, DPD IMM Aceh Desak Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Polri

Gabungan Organisasi Wartawan Indonesia (GOWI)—yang terdiri dari GWI, AWDI, BARA API, dan Lembaga Investigasi Negara (LIN)—menyatakan segera mengirim surat permintaan konferensi pers kepada Dinas Sosial Pandeglang untuk mengusut dugaan penyimpangan ini.

Raeynold Kurniawan, Ketua GWI DPC Pandeglang, menegaskan:

“Kami minta bukti struk penarikan bantuan sosial PKH–BPNT di Desa Cipinang yang cair Rabu, 12 November 2025. Setiap uang negara harus transparan.”

Sementara Sekjen AWDI Pandeglang, Jaka Somantri, menilai lemahnya pengawasan pendamping PKH–BPNT di Kecamatan Angsana sebagai pemicu persoalan ini.

Di tengah memanasnya isu, Kepala Desa Cipinang, Mukra, memberikan klarifikasi saat ditemui di kantor desa pada Sabtu (15/11/2025). Ia tegas menolak dugaan pemotongan dana oleh perangkat desa.

“Tidak ada pemotongan. Kalau ada perangkat desa yang melakukan pemotongan, akan saya tindak tegas,” tegas Mukra.

Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan mempersilakan pihak terkait melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kebenaran informasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang belum memberikan pernyataan resmi. Warga berharap pemerintah turun tangan agar penyaluran bantuan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan KPM.”(Tim/red)

Berita Terkait

TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja
Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani
Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul
Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan
PEMILIHAN KETUA OSIS SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED JADI IMPLEMENTASI P5 TEMA SUARA DEMOKRASI
Arief Martha Rahadyan Serahkan Wakaf Al-Qur’an di Bogor, Dorong Penguatan Pendidikan Pesantren
*Tolak Persidangan Online, Kuasa Hukum Kadri Amin Minta Persidangan Secara Langsung di Pengadilan Tipikor*
BIMTEK PEMILIHAN GEUCHIK DI LANGSA BATAL, DIDUGA TERKENDALA ANGGARAN Penggunaan Dana Desa Disorot, SOMASI Kritik Keterlibatan Pihak Ketiga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:41

Sejumlah Pejabat Kodam IX/Udayana Diserahterimakan Termasuk Kapendam

Rabu, 29 April 2026 - 04:00

Ditressiber Polda Bali Gulung Judi Online Jaringan Internasional dan Prostitusi Daring

Rabu, 29 April 2026 - 00:56

Dari Rumah Sederhana, Kembang Pucuk Bordir Siap Mengguncang Panggung Fashion Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 11:23

Polresta Denpasar Amankan Puluhan WNA Diduga Jadi Korban Penyekapan

Senin, 27 April 2026 - 10:38

Kodim 1616/Gianyar Dukung KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa Berbasis Koperasi

Minggu, 26 April 2026 - 07:25

Sinergi Jadi Kunci, Pisah Sambut Dandim 0201/Medan Berlangsung Hangat dan Penuh Makna

Minggu, 26 April 2026 - 01:14

Melarikan Diri dan Terjatuh ke Lereng saat Hendak Ditangkap, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia

Sabtu, 25 April 2026 - 15:16

Pangdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang I TA 2026, 137 Prajurit Resmi Dilantik

Berita Terbaru