Empat Tahun Hidup Tanpa Orang Tua, Nurbayyah Bertahan dari Mengajar Mengaji, Rumahnya Kini Menunggu Uluran Tangan

- Editor

Jumat, 6 November 2026 - 01:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKB DPC KOTA LANGSA PEDULI
Hadir Untuk Anak Yatim Korban Banjir – Hidup Sebatang Kara, Kita Jaga Bersama
DESA BLANG SENIBONG – KOTA LANGSA

TribuneIndonesia.Com
LANGSA – Tak semua orang yang hidup di tengah perkotaan menikmati kehidupan yang layak. Di balik geliat Kota Langsa, tersimpan kisah pilu Nurbayyah (36), perempuan warga Jalan Safiatuddin, Dusun Sepakat, Gampong Blang Seunibong, yang harus menjalani kehidupan seorang diri setelah kehilangan kedua orang tuanya empat tahun silam.

Sejak ayahnya, Sofyan, dan ibunya, Ainul Mardhiah, meninggal dunia, Nurbayyah harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup tanpa tempat bergantung. Dalam keterbatasan, ia hanya mengandalkan penghasilan dari mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.

Perjalanan hidupnya menyimpan cerita yang tidak ringan. Nurbayyah pernah menimba ilmu di pesantren, tetapi keterbatasan ekonomi memaksanya menghentikan pendidikan ketika masih duduk di kelas VI. Harapan untuk melanjutkan pendidikan harus terhenti, bukan karena kehilangan keinginan belajar, melainkan karena tidak adanya biaya.

Meski demikian, ia tidak menyerah pada keadaan. Kemampuan mengaji yang dimilikinya menjadi bekal untuk bertahan hidup. Dengan mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak tetangga, ia berusaha menyambung kehidupan dari hari ke hari.

Namun, ujian hidup belum berhenti. Bencana banjir yang melanda Kota Langsa turut memperparah kondisinya. Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh dihantam derasnya arus banjir hingga mengalami kerusakan. Tempat yang seharusnya memberikan rasa aman justru menyisakan kondisi yang memprihatinkan.

Kisah tersebut akhirnya sampai kepada jajaran DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Langsa melalui Wakil Sekretaris I, Syafruddin alias Wan Atjeh. Setelah menerima informasi itu, ia langsung menyampaikan kondisi Nurbayyah kepada Ketua DPC PKB Kota Langsa, Chaidir Toweren, SE, C.JE.

Respons cepat pun ditunjukkan. Pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB, jajaran DPC PKB Kota Langsa bersama pengurus Perempuan Bangsa turun langsung melakukan survei ke kediaman Nurbayyah untuk melihat kondisi kehidupannya sekaligus memastikan keadaan rumah yang terdampak banjir.

Baca Juga:  Jadup Bukan Sulap: Jangan Politisasi Perjuangan, Beri Kesempatan Jeffry Sentana Bekerja

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPC PKB Kota Langsa, Chaidir Toweren, SE, C.JE, didampingi Dewan Syuro Idris Yusup, Wakil Sekretaris I Syafruddin alias Wan Atjeh, Koordinator DPAC Kota Langsa Surya Indra, serta Ketua Perempuan Bangsa DPC PKB Kota Langsa, Suhaidah M. Yacob.

Turut hadir Sekretaris PKB Asanty, Bendahara Perempuan Bangsa Nuraima, Wakil Sekretaris Perempuan Bangsa Rosmawati, Wakil Ketua DPAC Langsa Lama Cut Nurlela, Wakil Sekretaris II Rosita, dan Yuni.

Dari hasil peninjauan tersebut, DPC PKB Kota Langsa menyatakan kepeduliannya dengan merencanakan bantuan untuk rumah Nurbayyah yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan dapat membantu menghadirkan kembali tempat tinggal yang lebih layak dan aman baginya.

Kisah Nurbayyah seharusnya menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, serta masyarakat diharapkan tidak menutup mata terhadap warga yang menghadapi kesulitan hidup, terlebih mereka yang kehilangan keluarga dan harus berjuang sendirian menghadapi berbagai cobaan.

Sebab, persoalan kemanusiaan tidak selalu terlihat dari jalan-jalan utama atau pusat keramaian kota. Ada kehidupan yang berlangsung dalam kesunyian, ada warga yang membutuhkan perhatian, dan ada harapan yang menunggu untuk disentuh oleh kepedulian sesama.

Bagi Nurbayyah, rumah bukan sekadar bangunan tempat berteduh. Di tengah kehilangan kedua orang tuanya, rumah itu menjadi satu-satunya tempat untuk melanjutkan kehidupan. Kini, di tengah segala keterbatasan, harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak kembali terbuka melalui kepedulian orang-orang yang bersedia hadir.

Nurbayyah mungkin tidak meminta kehidupan yang mewah. Ia hanya membutuhkan kesempatan untuk hidup lebih layak, tempat berteduh yang aman, dan kepedulian yang membuatnya merasa bahwa dirinya tidak sendirian. Jangan sampai ada warga yang harus menghadapi beratnya kehidupan tanpa pernah tersentuh perhatian kita bersama.(#)

( Wan Atjeh)

Berita Terkait

Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Dari Sampah Menjadi Karya Seni: Miftahussakdan Dorong Kreativitas dan Kesadaran Lingkungan Melalui SavExpo
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:33

Rutinitas Mulia Sebulan Sekali di Gedung Putih, H. Affan Alfian Bintang dan Hj. Mariani Harahap Gelar Yasinan serta Santuni Anak Yatim dan Lansia

Kamis, 5 November 2026 - 10:07

Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan

Kamis, 5 November 2026 - 07:52

GRPK Apresiasi Paminal Polresta Deli Serdang, Mantan Camat Batang Kuis Segera Dipanggil

Kamis, 5 November 2026 - 06:04

Dorong Pemerataan PAUD, Asisten I Setda Bitung Beberkan Strategi dan Indikator Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Kamis, 5 November 2026 - 05:34

ALHAMDULILLAH, IKHTIAR KESEMBUHAN SITI MUNAWAROH BERLANJUT, DARI DESA LUMAHAN MENUJU RSUD KH. DAUD ARIF KUALA TUNGKAL

Rabu, 4 November 2026 - 17:36

PKB Langsa Bidik “Pecah Telur” di DPRK, Perempuan Bangsa Perkuat Barisan

Rabu, 4 November 2026 - 13:40

KETUA TP-PKK TANJAB BARAT DORONG INOVASI DAN PENGUATAN 10 PROGRAM POKOK PKK, SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS MENUJU 2027

Rabu, 4 November 2026 - 13:00

RESES MASA SIDANG I 2026–2027, JAMAL DARMAWAN SIE SERAP ASPIRASI WARGA TUNGKAL I, SINERGI LEGISLATIF DAN PEMERINTAH JADI SOROTAN

Berita Terbaru