TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamparan Perak resmi dimulai setelah peletakan batu pertama dilakukan di Jalan Lintas Klambir V–Klumpang, Rabu (9/9/2026). Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut diarahkan untuk memperluas akses layanan medis bagi masyarakat di Hamparan Perak dan wilayah sekitarnya.
Peletakan batu pertama dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah sakit yang akan berdiri dua lantai tersebut.
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, mengatakan kehadiran RSUD Hamparan Perak diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Fasilitas ini nantinya menjadi rumah sakit daerah keempat yang dimiliki pemerintah daerah.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kita mulai pembangunan rumah sakit daerah pertama di Hamparan Perak hari ini. Semoga prosesnya lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Asri Ludin Tambunan.
Pembangunan RSUD Hamparan Perak dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap pertama, pekerjaan difokuskan pada pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Poliklinik Rawat Jalan dengan target penyelesaian pada Desember 2026.
Menurut Asri, pengembangan rumah sakit tersebut diarahkan untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau dan berkualitas. Masyarakat Hamparan Perak dan daerah sekitar diharapkan memiliki alternatif fasilitas rujukan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
“Harapan kita, semoga masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk bisa dirujuk ke rumah sakit daerah yang ada. Sesuai janji saya dan Pak Wakil Bupati, Hamparan Perak akan kita buat semakin berkembang dan maju,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, para direktur RSUD, jajaran perangkat daerah terkait, Kepala Baznas Deli Serdang, camat, kepala desa serta tokoh masyarakat.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan zakat dan kartu tanda pengenal bilal jenazah di Kecamatan Hamparan Perak serta pelaksanaan gerakan Deli Serdang Mengaji di Masjid Taqwa.
Selain pembangunan fasilitas kesehatan, persoalan banjir di Hamparan Perak turut menjadi perhatian. Evaluasi terhadap kondisi banjir tahun sebelumnya dibahas bersama sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi tingginya curah hujan menjelang akhir tahun.
Upaya penanganan mencakup normalisasi sungai serta penanggulangan tanggul yang dinilai diperlukan untuk mengurangi risiko genangan dan dampak banjir terhadap masyarakat.(Ilham Gondrong)





















