Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla Tahun 2026

- Editor

Kamis, 3 September 2026 - 02:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Polres Bireuen menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026, Kamis 3 September 2026 pagi

Apel tersebut digelar di Lapangan Hijan 97 Wira Pratama Mapolres Bireuen, dipimpin langsung oleh Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi, M.I.K.

Turut dihadir unsur Forkopimda, Forkopimda Plus dan Kepala SKPK dijajaran Pemda Bireuen

Apel tersebut melibatkan personel gabungan TNI – Polri, Basarnas, Damkar, BPBD, Satpol PP, RAPI, Polhut dan Dinkes

Kapolres Bireuen mengatakan apel tersebut menjadi momentum guna memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla khususnya diwilayah kabupaten Bireuen, sekaligus memperkuat koordinasi, sinergi dan kolaborasi lintas instansi

Sebut Kapolres, sebagai mana diketahui, bahwa BMKG telah memprediksikan bahwa aceh akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan juni hingga september 2026, dengan potensi fenomena el nino dalam kategori lemah. kondisi tersebut tentu dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di daerah-daerah yang memiliki lahan kering, gambut, perkebunan, hutan, dan semak belukar

“Data periode januari hingga agustus 2026 polres bireuen telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk melaksanakan langkah-langkah penanggulangan secara masif, dengan demikian, melalui apel gelar pasukan yang kita laksanakan hari ini memiliki makna yang sangat strategis, bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kesiapan, keseriusan, dan komitmen kita bersama dalam menghadapi potensi karhutla” ucap AKBP Yulhendri

Baca Juga:  ​Skandal Eksploitasi Anak di Jogja: Puluhan Balita Ditemukan Terikat di Daycare Little Aresha

Kapolres menegaska bahwa pencegahan karhutla, yaitu menjaga keselamatan, keamanan, dan ketenteraman masyarakat. saya percaya, dengan kesungguhan, kedisiplinan, sinergitas, dan kerja keras kita semua, kita mampu mewujudkan wilayah hukum polres bireuen bebas asap, zero karhutla, memperkuat persaudaraan dan memperkokoh persatuan dalam bingkai negara kesatuan republik indonesia

Dalam amanat tersebut, Kapolres turut membacakan Poin – poin
dalam pencegahan dan penanganan karhutla

1. utamakan pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi secara masif, khususnya di wilayah rawan karhutla;

2. libatkan seluruh elemen masyarakat dan perkuat peran bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pencegahan karhutla di tingkat desa;

3. perkuat sinergitas dan soliditas antarinstansi dalam satu gerakan, satu komando, dan satu tujuan. hilangkan ego sektoral, karena yang kita hadapi adalah api, bukan kewenangan;

4. laksanakan penegakan hukum secara tegas, profesional, dan berkeadilan terhadap setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan;

5. pastikan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana, termasuk peralatan pemadam, komunikasi, kendaraan, dan dukungan logistik;

6. optimalkan pemetaan dan deteksi dini terhadap titik rawan, sumber air, akses menuju lokasi, serta setiap laporan hotspot untuk segera diverifikasi dan ditindaklanjuti.

Setelah apel selesai, kapolres dan unsur forkopimda melakukan pengecekan sarana prasarana pendukung pencegahan dan penanganan Kahutla

Berita Terkait

Proyek Siluman Irigasi Rp199 Juta di Aceh Tenggara: Tanpa Perencana, Tanpa Pengawas, Pekerja Disuruh ‘Telanjang’ Tanpa K3, LSM KPK RI Desak Penegak Hukum Tangkap Pemilik CV Jambu Lele Service!
Kejari Bireuen Peringati Hari Lahir Kejaksaan RI KE-81 dan Serangkaian Kegiatan Sosial 
​Ancaman Karhutla di Kampung Loyang Manado, Prajurit Kodaeral VIII dan Warga Lokalisasi Titik Api
Datok Penghulu Suka Rahmat Jelaskan Mekanisme Usulan dan luruskan Isu Pemungutan Dana Jadup
Polres Bireuen Pastikan Kelancaran Lalu Lintas Di Jembatan Bailey Kuta Blang  Pengendara Diimbau Jaga Ketertiban
Sekolah Rakyat Terintegrasi Pandeglang Mulai Beroperasi, Hutama Karya Dukung Akses Pendidikan bagi Keluarga Prasejahtera
Semangat Kemerdekaan Membara, Warga Kampung Jamur Jelatang Gelar Ragam Lomba HUT RI KE-81
Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Ajak Warga Abah Lueng Jaga Kebersihan Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:10

Proyek Siluman Irigasi Rp199 Juta di Aceh Tenggara: Dinas PUPR dan CV Jambu Lele Service Diduga Kongkalikong, LSM KPK RI Desak Penegak Hukum Tangkap Pemilik Perusahaan!

Rabu, 2 September 2026 - 08:38

Dipimpin Kades Novian, SE, Pemerintah Desa Sinabang Tetapkan Prioritas Pembangunan 2027 Melalui Musyawarah RKPDesa

Rabu, 2 September 2026 - 02:18

Kasus BPBD Simeulue  Jadi Pelajaran Berharga  : Evaluasi Menyeluruh Terhadap Tata Kelola Proyek !

Rabu, 2 September 2026 - 00:33

Tiga Besar PPD 2026, Asri Ludin Adu Data Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 00:32

Dua Tahap untuk Sekolah Unggulan Galang

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:30

Anggaran, Kemiskinan, dan Ujian Program Nasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:03

Bapenda Kota Bitung Jemput Bola di 8 Kecamatan, Layanan PBB-P2 Kini Lebih Dekat dan Praktis

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:58

​Kajati Sulut Kukuhkan Pengurus Jaga Desa Bitung, Tegaskan Pentingnya Pencegahan Hukum dari Tingkat Kelurahan

Berita Terbaru