TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Upaya memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan terus didorong melalui ajang Apresiasi Duta dan Ajang Kreativitas (Adujak) Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Deli Serdang. Para finalis Duta GenRe diminta mempersiapkan diri menjadi figur inspiratif yang mampu memberikan pengaruh positif bagi remaja di lingkungannya.
ajakan tersebut disampaikan Ny Jelita Asri Ludin Tambunan saat menghadiri kegiatan Adujak Duta GenRe di Aula BKAD, Kamis (25/6/2026). Ia menilai keberadaan Duta GenRe memiliki posisi strategis untuk menyampaikan edukasi mengenai perencanaan masa depan, kesehatan reproduksi, serta pencegahan berbagai perilaku berisiko yang dapat menghambat perkembangan generasi muda.
sebagai GenRe, kita harus siap menjadi role model bagi teman-teman sebaya. Jadilah contoh yang baik dan terus promosikan program-program GenRe agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh remaja,” ujar Ny Jelita.
menurutnya, tantangan generasi muda saat ini membutuhkan pendekatan yang tepat, terutama terkait masih adanya risiko pernikahan usia dini yang dipengaruhi berbagai faktor, seperti putus sekolah dan kondisi ekonomi keluarga.
Ia menjelaskan, kesiapan usia menjadi salah satu aspek penting bagi remaja sebelum membangun keluarga. menurutnya, perempuan idealnya memasuki pernikahan pada usia minimal 21 tahun, sementara laki-laki pada usia minimal 24 tahun.
saya menikah di usia 24 tahun dan Pak Bupati menikah di usia 26 tahun. Karena itu, para Duta GenRe memiliki peran penting memberikan pemahaman kepada remaja agar mampu menyusun rencana masa depan secara matang,” katanya.
dihadapan Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Mahyuzar, Ny Jelita menegaskan pembangunan kualitas generasi harus dimulai sejak dini. Persiapan keluarga sehat, pemenuhan kebutuhan seribu hari pertama kehidupan, serta peningkatan kesadaran remaja menjadi faktor penting untuk melahirkan sumber daya manusia berkualitas.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang dapat menghancurkan masa depan. menurutnya, pendekatan melalui teman sebaya menjadi cara efektif karena remaja cenderung lebih terbuka ketika berbicara dengan orang yang memiliki pengalaman dan usia yang sama.
anak-anak muda lebih mudah terbuka kepada teman sebayanya. Karena itu, Duta GenRe memiliki peran strategis sebagai sahabat dan tempat berbagi bagi remaja yang menghadapi berbagai persoalan,” ungkapnya.
Ny Jelita berpesan kepada seluruh finalis agar menjadikan Adujak sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, serta membangun karakter kepemimpinan. Ia menegaskan hasil akhir kompetisi bukan menjadi ukuran utama, melainkan proses pembelajaran dan kontribusi yang diberikan bagi lingkungan sekitar.
menang atau kalah merupakan bagian dari proses. Jangan merasa kehilangan harapan ketika belum berhasil, karena keberhasilan sering kali lahir dari pengalaman menghadapi kegagalan,” pesannya.
melalui ajang Adujak Duta GenRe, Kabupaten Deli Serdang berharap muncul generasi muda yang mampu menjadi pelopor perubahan, membawa energi positif, serta berperan aktif menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing (Ilham Gondrong)
















