Okum Ketua Pendidikan Yayasan Madani Agara disinyalir Monopoli Dana BOSP 1,23 Milyar

- Editor

Senin, 15 Juni 2026 - 03:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kutacane/Tribuneindonesia.com

Oknum Ketua Pendidikan Yayasan Madani (SSK) diduga monopoli dana BOSP Sekolah Swasta SD Swasta Islam Terpadu Madani Kutacane Aceh Tenggara sebesar 1, 23 Milyar tahun 2024 dan 2025.demikian di peroleh imformasi tribuneindonesia.com di Kutacane.

Dugaan monopoli dan adanya dugaan salah tempat dan kelola dana Bianya operasional Sekolah Dasar Islam Terpadu di kute Pasir gala Kute Buluh Kecamatan lawe Bulan Aceh Tenggara tahun 2024 sekitar Rp 587.500
000 dan tahun 2025 Rp 646.720.000. sehingga dalam dua tahun ini mencapai 1 234.220.000.

Salah tempat dan dugaan monopoli oleh oknum Ketua Yayasan Madani ini berpotensi menimbulkan adanya dugaan korupsi dan tumpang tindih dan komplik kepentingan dengan dana yayasan disinyalir berpotensi di salah gunakan.

Hal ini membuka ruang tidak transparan ya Pengelolaan dana Bidang pendidikan sari sumber negara untuk operasional sekolah yang seharusnya di kelola oleh pihak sekolah bukan oleh pengurus yayasan.

Dari imformasi yang di peroleh kalau dana BOSP di Yayasan Madani ini diduga dikuasai dan monopoli oleh oknum Ketua Yayasan dengan modus setelah dana masuk ke Rekening sekolah maka dana di tarik oleh oknum bendahara lalu bendahara menyerahkan uang ini kepada Ketua yayasan.

Ady Hidayat Kepala SD Swasta Islam Terpadu Madani Saat di komfirmasi di ruang kerjanya sabtu 13 juni 2026, menyampaikan kalau masalahnya sudah menjadi temuan BPK-RI Perwakilan Aceh tahun 2024 dan 2025, dan membantah di monopoli atau adanya dungaan korupsi namun katanya, untuk operasional sekolah swasta yang dia Pimpin sebelum keluar dana BOS maka di tutup dari uang Ketua Yayasan oleh karena itu untuk mengembalikan atau membayar utang sekolah setelah keluar uang BOSP yang keluar secara bertahap secara Triwulan.

Baca Juga:  Polda Aceh Gelar Bakti Religi di Masjid Subulussalam PLTD Apung

Terkai Jumlah Ady Hidayat membenarkan kalau temuan itu dalam 2 tahun 2024 dan 2025 mencapai 1, 23 milyar namun dalam hal ini belum ada nilai korupsi ya. namun untuk menutupi utang sekolah.

Menyinggung adanya pungutan SPP dari Anak didik setiap bulan berkisar 250 000 sampai 300.000 ribu dengan jumlah bervariasi sesuai kelas masing masing.dan tahun ajaran.

Saat ini SD S IT Madani, memiliki tenaga Guru 50 orang semuanya Guru Honorer gajinya di bayar dari dana BOSP karena sesuai juknis sekolah swasta dapat di pergunakan dana BOSP sebesar 50 % dari jumlah dana BOSP yang bersumber dari Dana Pemerintah. dan dengan jumlah anak didik sekarang 635 siswa terdiri dari kelas 1 sampai kelas 6.

Kepada sekolah ini juga menyampaikan kalau selama ini sekolah Madani telah memiliki segudang prestasi dan tropi yang di peroleh namun inya mengeluhkan jarang di publikasi rekan rekan dari para Jurnalis, selain media sosial pihak sekolah dan yayasan secara mandiri.dan mempertanyakan, malah lebih sering di soroti dan muncul bersifat negatif.keluh Ady hidayat kepada tribuneindonesia.com Bara News Aceh Group

Ketua Yayasan Madani Aceh Tenggara Syukur selamat karo karo saat di komfirmasi menyampaikan “Nanti kalau ada waktu akan dihubungi.” namun setelah ditunggu sampai sore dan di hubungi kembali Syukur selamat karo karo yang juga saat ini menjabat kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Aceh Tenggara , malah minta koordinasi dengan kepala sekolah dan membantah Yayasan yang kelola. namun kata Syukur langsung di laksanakan sekolah. jawabnya singkat.dan mengatakan” Pengelolaan dana BOS langsung dilaksanakan oleh sekolah,Bukan oleh yayasan, Silakan koordinasi degan kepala sekolah jika tidak percaya” kepada TribuneIndonesia.com Grub sabtu 13 juni 2026 tuturnya.

Press~Abdgn (gasekk)

Berita Terkait

H. Ruslan M. Daud Gandeng Poltekpel Malahayati Bekali Penyintas Banjir Bireuen
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI
Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi
LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”
Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:31

Polda Bali Ungkap Peredaran Ganja 1,6 Kg dan Sabu 102 Gram di Jimbaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:11

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:04

Polres Bireuen Sukseskan Pergelar Gerakan Pangan Murah Untuk Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:01

Polantas Ajak Siswa SMAN 1 Bireuen Tingkatkan Kedisiplinan Dan Hindari Perilaku Tidak Baik 

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:32

Nekat Rampas Motor Vespa Berkedok Debt Collector Dua Pelaku Di Bekuk Resmob Polda Bali

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:03

KM AWU Tiba di Pelabuhan Benoa, Ratusan Penumpang Pemeriksaan X-Ray Pastikan Keamanan Terjaga

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:24

Polres Bireuen Gelar Olah TKP Kejadian Laka Lantas Antara Mobil Pengangkut Sampah dan Mobil Box

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:15

Babinsa Koramil 04/Peudada Bantu Warga Bangun Rumah, Wujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33