PRESMA UGP Desak Bupati Aceh Tengah Evaluasi dan Copot Direktur PDAM Tirta Tawar

- Editor

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP), Asraf (dok.ist)
Presiden Mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP), Asraf (dok.ist)

TAKENGON – Presiden Mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP), Asraf, mendesak Bupati Aceh Tengah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tawar. Desakan tersebut muncul menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah.

Menurut Asraf, hasil komunikasi yang dilakukan bersama sejumlah mahasiswa dengan warga menunjukkan masih banyak daerah di Takengon yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Bahkan, di beberapa lokasi, air yang mengalir disebut keruh dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Aceh Tengah memiliki sumber daya air yang melimpah, baik dari kawasan pegunungan maupun Danau Lut Tawar. Namun, masyarakat justru masih mengalami kesulitan mendapatkan layanan air bersih yang layak,” kata Asraf dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Ia menilai persoalan tersebut tidak terlepas dari buruknya manajemen PDAM Tirta Tawar dalam mengelola pelayanan kepada pelanggan.

Selain persoalan distribusi air, Asraf juga mengungkap adanya keluhan masyarakat terkait sistem penagihan yang dinilai memberatkan pelanggan. Beberapa warga, kata dia, mengaku menerima tagihan yang dianggap tidak sesuai dengan penggunaan air yang sebenarnya.

“Ada laporan mengenai tagihan yang dinilai dobel untuk pemakaian yang sama, serta pembebanan biaya pengecekan yang menurut masyarakat seharusnya dilakukan secara rutin setiap bulan,” ujarnya.

Baca Juga:  BKPSDM Deli Serdang Pastikan Proses Kenaikan Pangkat ASN Transparan

Atas berbagai persoalan tersebut, Presiden Mahasiswa UGP meminta Bupati Aceh Tengah untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan melakukan evaluasi terhadap jajaran manajemen PDAM Tirta Tawar.

Asraf juga mengingatkan pernyataan Bupati Aceh Tengah saat pelantikan Direktur PDAM Tirta Tawar yang menyebut akan melakukan pergantian apabila dalam enam bulan tidak terjadi perubahan kinerja yang signifikan.

“Enam bulan telah berlalu. Masyarakat tentu menunggu realisasi komitmen tersebut apabila memang kinerja PDAM dinilai belum memenuhi harapan,” katanya.

Dalam pernyataannya, Presma UGP menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni meminta Bupati Aceh Tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Direktur PDAM Tirta Tawar, mendorong adanya audit investigatif terhadap pengelolaan keuangan dan sistem penagihan PDAM, serta meminta pemerintah daerah menghadirkan solusi cepat dan konkret untuk memastikan layanan air bersih dapat dinikmati masyarakat secara optimal.

Asraf menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada langkah nyata dari pemerintah daerah dan manajemen PDAM Tirta Tawar.

“Kami berharap ada penyelesaian yang jelas dan terukur demi kepentingan masyarakat Aceh Tengah. Jika tidak ada tindak lanjut yang memadai, mahasiswa bersama masyarakat akan mempertimbangkan langkah-langkah lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku,” pungkasnya.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci
Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat
Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir
Tiga Kompor Gas Meledak di Kantin RSUD Langsa, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa, Pelayanan tetap Normal
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 05:18

Penerangan Hukum Kejari Bireuen di Kota Juang: Ingatkan Keuchik Kelola Anggaran Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Kamis, 5 November 2026 - 05:10

Kapolsek Jangka Ajak Warga Bersinergi Jaga Kamtibmas dan Cegah Judi Online

Kamis, 5 November 2026 - 03:07

Tragedi Penembakan di Tiro, Mantan Tokoh GAM Eropa Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Selamatkan Perdamaian Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 01:18

Kopi Kamtibmas: Cara Polsek Jangka Rangkul Para Keuchik Jaga Kondusifitas Gampong

Rabu, 4 November 2026 - 14:53

Evaluasi Eselon II, Pemkab Aceh Tenggara Gelar Uji Kompetensi 19 Jabatan JPT Pratama di Medan

Rabu, 4 November 2026 - 13:37

Revolusi Garam Bireuen: KKP Pasok 50 Dapur Modern, Produksi Melejit hingga 300 Persen!

Rabu, 4 November 2026 - 12:06

PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Satlantas Jakarta Utara Perkuat Kampanye Keselamatan di Dua Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:04

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Menuju Rumah Sakit Rujukan Aceh, RSUCM Langsa Benahi Fasilitas Medis dan Pelayanan Spiritual

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:49