Reformasi ASN Dipercepat

- Editor

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Perubahan arah birokrasi memasuki fase yang lebih tegas. ukuran keberhasilan aparatur kini tidak lagi bertumpu pada kehadiran, melainkan capaian kerja, kompetensi, dan tanggung jawab terhadap target organisasi.

Penegasan itu disampaikan dr. H. Asri Ludin Tambunan saat memimpin apel gabungan di Lapangan Kantor Bupati, pada,Senin 3 Agustus 2026. Agenda tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi hasil kerja aparatur menjelang satu setengah tahun masa kepemimpinannya.

Ia mengakui tingkat disiplin aparatur menunjukkan perbaikan. namun, sejumlah program masih tertinggal dari target yang telah ditetapkan. Kondisi itu dinilai memerlukan pembenahan menyeluruh, terutama pada pelaksanaan tugas setiap organisasi perangkat daerah.

Asn saat ini dituntut kinerjanya, dituntut pencapaian targetnya. Bukan lagi datang, duduk, absen, kemudian pulang,” ujarnya.

Seluruh pimpinan perangkat daerah diminta menguraikan kembali tugas pokok dan fungsi kepada setiap pegawai hingga tingkat staf. Langkah tersebut ditujukan agar setiap aparatur memahami peran, tanggung jawab, serta arah kerja organisasi secara utuh.

Evaluasi juga menyasar struktur jabatan. Pejabat eselon II, III, dan IV akan menjalani profiling bersama Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional VI. Hasil pemetaan itu menjadi dasar penilaian kecocokan kompetensi dengan jabatan yang diemban serta bahan pembinaan berikutnya.

Baca Juga:  Semarak HUT ke-80 RI: Wabup Syaiful Anwar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat KBSB Kalianda

Menurut Asri Ludin Tambunan, pembenahan birokrasi harus berjalan seiring peningkatan kualitas kinerja aparatur. Organisasi memerlukan sumber daya manusia yang mampu memenuhi target sesuai tuntutan pelayanan.

Data kepegawaian memperlihatkan langkah pembinaan berlangsung cukup tegas. Sepanjang 2025 tercatat 28 aparatur diberhentikan. Hingga awal Agustus 2026, jumlah itu bertambah 13 orang, mencakup ASN maupun PPPK penuh waktu. Sejumlah pegawai lain juga mengajukan pemberhentian atas permintaan sendiri.

Perubahan standar kerja tersebut diharapkan mendorong peningkatan etos kerja dan kemampuan aparatur sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif.

Pada kesempatan yang sama, Asri Ludin Tambunan menyampaikan penghargaan kepada aparatur yang memasuki masa purnatugas. Pengabdian mereka dinilai menjadi bagian penting perjalanan birokrasi, sementara pengalaman yang dimiliki tetap diharapkan memberi manfaat bagi pembangunan daerah.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat
Darurat Bom Ikan di Raja Ampat, Tozie Saleo Tantang BLUD Libatkan 117 Kampung Jadi Mata dan Telinga Laut
Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan
Ekspor Lidi Sumut Melonjak, Hilirisasi Didorong
Sinergi Pemkot dan TP PKK Bitung Sambut Penilaian Lomba PKK Sulawesi Utara 2026
Pemkab Deli Serdang Perkuat Dialog dengan Dunia Usaha
DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:46

Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan

Kamis, 17 September 2026 - 15:48

Diseminasi Hasil Penelitian, Bupati Bireuen Tekankan Pentingnya Riset dalam Kebijakan Pembangunan

Kamis, 17 September 2026 - 15:35

Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat

Kamis, 17 September 2026 - 15:27

Pemusnahan 104 & 54 Hasil Razia BB Knalpot Raccing (blong) Secara Simbolis Oleh Kapolres didampingi Bupati Aceh Tenggara

Kamis, 17 September 2026 - 14:55

PINTER Serahkan 1.000 PJU TS untuk Pegunungan Arfak, Buka Kolaborasi Investasi Daerah

Kamis, 17 September 2026 - 14:48

Serunya Sudaryono Makan MBG Bareng Siswa di Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 10:39

Darurat Bom Ikan di Raja Ampat, Tozie Saleo Tantang BLUD Libatkan 117 Kampung Jadi Mata dan Telinga Laut

Kamis, 17 September 2026 - 09:08

Dulu Hanya Duduk Menyaksikan Pendeta Berkhotbah, kini Ia Berdiri Di Mimbar Yang Sama.”

Berita Terbaru