Muhajir Ismail Membawa Semangat Baru Pendidikan Bireuen

- Editor

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Di tengah deretan pejabat yang dilantik di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (12/05/2026), satu nama mencuri perhatian. Bukan karena usia atau popularitas politik, melainkan karena rekam jejaknya yang lahir langsung dari ruang kelas. Sosok itu adalah Muhajir Ismail.

Pria yang sehari-hari dikenal sebagai guru di SMKN 1 Jeunieb itu kini resmi dipercaya memimpin Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Bireuen, menggantikan Abdul Hamid. Pelantikannya dilakukan Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, atas nama Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Di antara 120 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional yang dilantik hari itu, kehadiran Muhajir terasa berbeda. Ia datang bukan dari jalur birokrasi panjang atau kursi kepala sekolah, melainkan dari dunia pendidikan yang masih ia jalani setiap hari: mengajar, mendampingi siswa, dan memahami denyut persoalan sekolah dari dekat.

Kepercayaan yang diberikan Pemerintah Aceh kepada Muhajir dianggap sebagai sinyal penting lahirnya regenerasi kepemimpinan di sektor pendidikan. Di tengah tantangan pendidikan yang terus berubah, mulai dari kualitas pembelajaran, adaptasi teknologi, hingga karakter generasi muda, figur muda dengan pengalaman lapangan dinilai lebih mampu membaca kebutuhan zaman.

Muhajir sendiri bukan sekadar guru biasa. Selain aktif mengajar di SMKN 1 Jeunieb, ia juga tengah menempuh pendidikan doktoral di Universiti Pendidikan Sultan Idris. Kombinasi pengalaman praktik dan penguatan akademik itulah yang membuat namanya mulai diperhitungkan dalam dunia pendidikan Aceh.

Bagi banyak kalangan, penunjukan Muhajir menjadi bukti bahwa kompetensi dan rekam jejak profesional mulai mendapat ruang lebih besar dalam birokrasi pendidikan. Bahkan, ia dipercaya memimpin Kacabdin Bireuen meski belum pernah menjabat sebagai kepala sekolah, sesuatu yang sebelumnya jarang terjadi.

Baca Juga:  Bumbu Masakan Khas Aceh" Pusaka Indatu" Jl.Banda Aceh-Medan Keude Lampoh Saka

Usai pelantikan, wajah haru tak bisa disembunyikan dari raut Muhajir. Dengan nada penuh syukur, ia menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Kacabdin Aceh Wilayah Kabupaten Bireuen,” ujarnya.

Ia juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada keluarga, rekan guru, dan sahabat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

“Terima kasih kepada keluarga, rekan-rekan guru di SMKN 1 Jeunieb, dan seluruh sahabat yang selalu mensupport saya selama ini. Dukungan mereka menjadi kekuatan besar bagi saya untuk menjalankan amanah ini,” katanya.

Di balik pelantikan itu, tersimpan harapan besar masyarakat terhadap wajah baru birokrasi pendidikan Aceh. Kehadiran figur seperti Muhajir membawa optimisme bahwa kebijakan pendidikan ke depan tidak hanya lahir dari meja administrasi, tetapi juga dari pengalaman nyata di sekolah.

Sementara itu, Abdul Hamid yang sebelumnya menjabat Kacabdin Bireuen kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala Bagian Kajian Strategis, Risalah dan Persidangan Sekretariat MPU Aceh.

Kini, langkah baru Muhajir Ismail dimulai. Dari ruang kelas tempat ia membangun mimpi siswa-siswanya, menuju ruang birokrasi tempat kebijakan pendidikan akan ditentukan. Sebuah perjalanan yang bukan hanya tentang jabatan, tetapi juga tentang harapan akan pendidikan Aceh yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi masa depan.

Berita Terkait

Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan
Himpunan Mahasiswa hukum tata i 40 tabung gas LPJ,ambal,pakaian layak dankebutuhan sekolah, langsung kepada korban kebakaran di pasar jagong jeget kamis 13.agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kota Bakti dan UPT Pemasyarakatan Pidie Gelar Donor Darah Serentak
MAN 1 Pidie Perkuat Kiprah di Kancah Internasional, Dua Siswa Raih Juara III Robotik
Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan
Ketika Sumber Daya Habis — Lalu Ke Mana Bangsa Ini Akan Melangkah?
Di Norwegia Melayani dengan Sederhana — Di Indonesia Justru Dilayani Berlebihan
Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:00

Kapolda Aceh Hadiri Secara Virtual Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:15

​Raih Nilai IKPA 100 Sempurna, Polres Bitung Borong Penghargaan KPPN Treasury Award 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:31

Polda Bali Ungkap Peredaran Ganja 1,6 Kg dan Sabu 102 Gram di Jimbaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:11

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:04

Polres Bireuen Sukseskan Pergelar Gerakan Pangan Murah Untuk Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:01

Polantas Ajak Siswa SMAN 1 Bireuen Tingkatkan Kedisiplinan Dan Hindari Perilaku Tidak Baik 

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:32

Nekat Rampas Motor Vespa Berkedok Debt Collector Dua Pelaku Di Bekuk Resmob Polda Bali

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:03

KM AWU Tiba di Pelabuhan Benoa, Ratusan Penumpang Pemeriksaan X-Ray Pastikan Keamanan Terjaga

Berita Terbaru