Kodam IX/Udayana Gandeng Akademisi dan Praktisi Atasi Krisis Sampah di Bali

- Editor

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, –Tribuneindonesia.com Dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-69 Kodam IX/Udayana tahun 2026, Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Penanganan Sampah Berbasis Kolaborasi dan Kearifan Lokal. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Airlangga, Makodam IX/Udayana, Denpasar, pada Rabu (13/5/2026), dibuka langsung oleh Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi.

FGD ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Kodam IX/Udayana, para Pamen Ahli, Kabalakdam, Kasi Korem163/Wira Satya, Dandim 1611/Badung, serta mengundang narasumber kompeten dari berbagai latar belakang, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat (Ormas), dan wartawan media massa.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdam IX/Udayana, Pangdam IX/Udayana menekankan bahwa isu sampah di Bali bukan sekadar masalah estetika, melainkan tantangan krusial yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, keberlangsungan pariwisata, dan kelestarian ekosistem.

“Penanganan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi dan sinergi kuat dari seluruh elemen masyarakat. Sebagai implementasi Tugas Pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), Kodam IX/Udayana berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan. Hal ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI agar TNI proaktif menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Pangdam melalui sambutan tertulisnya.

Pangdam berharap forum ini dapat melahirkan langkah-langkah nyata dan solusi aplikatif yang mampu mengubah wajah Bali menjadi lebih bersih dan berkelanjutan.

Diskusi berlangsung dinamis dengan paparan empat narasumber utama yang memberikan pandangan komprehensif diantaranya :

– I Made Dwi Arbani, S.TP., M.Si. (Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali)
Memaparkan kebijakan strategis “Program Penanganan Sampah di Provinsi Bali”. Beliau menyoroti pentingnya tata kelola sampah terintegrasi dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sebagai fondasi utama menuju “Bali Bersih Sampah”.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 06/Peusangan Bantu Warga Pasang Tenda Persiapan Maulid Nabi

– Prof. Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS. (Pemerhati Lingkungan/Akademisi)
Menekankan konsep “Optimalisasi Pengolahan Sampah Mandiri”. Prof. Ni Luh menegaskan bahwa solusi paling efektif adalah menyelesaikan masalah sampah di sumbernya (source-based management) melalui pengolahan mandiri di tingkat rumah tangga atau komunitas, sehingga beban tempat pembuangan akhir (TPA) dapat dikurangi signifikan.

– Putu Gede Indra, S.H., M.Pd. (Penggiat Waste Management)
Membahas “Solusi Manajemen Sampah” dari sisi teknis dan regulasi. Beliau menawarkan pendekatan manajemen modern yang efisien dalam pengumpulan, pengangkutan, dan pemrosesan limbah, serta pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam ekonomi sirkular sampah.

– Komang Sudiarta (Founder Komunitas Maludong)
Menyajikan perspektif grassroots melalui topik “Solusi Penanganan Sampah dari Hulu ke Hilir”. Komang menyoroti pentingnya membangun karakter dan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Ia juga mendesak pemerintah untuk menyediakan infrastruktur pengolahan sampah yang memadai sebagai dukungan bagi gerakan masyarakat.

Kegiatan FGD ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek pertahanan keamanan, tetapi juga dalam isu-isu sosial dan lingkungan. Kodam IX/Udayana berkomitmen untuk mengawal hasil rekomendasi dari diskusi ini agar dapat diimplementasikan bersama instansi terkait dan komunitas peduli lingkungan di wilayah Bali Nusra.

Dengan semangat Hari Bakti ke-69, Kodam IX/Udayana yang mengusung tema “Kodam IX/Udayana Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju” mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bergerak bersama mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari demi keberlanjutan generasi mendatang. (red)

Berita Terkait

Wabup Ismail Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla
Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku
Kodim 0111/Bireuen Melaksanakan Upacara Hari Olahraga Nasional Ke-43 TA. 2026
Polres Bireuen Gelar Sosialisasi Praperadilan dalam KUHAP Baru, Perkuat Perlindungan HAM dan Profesionalisme Penyidik
Babinsa Koramil 01/Bireuen Tanamkan Cinta Tanah Air kepada Generasi Muda
Nekat Curi Motor di Kuta Selatan Dua Pemuda di Amankan URC Jatanras Polda Bali
Polres Bireuen Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Gelar Tausiah dan Santuni Anak Yatim
Dandim 1310/Bitung Tegaskan Sinergitas Kunci Sukses Penanggulangan Karhutla di Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 06:08

Wabup Ismail Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 04:59

Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku

Rabu, 9 September 2026 - 03:12

Polres Bireuen Gelar Sosialisasi Praperadilan dalam KUHAP Baru, Perkuat Perlindungan HAM dan Profesionalisme Penyidik

Senin, 7 September 2026 - 22:22

Babinsa Koramil 01/Bireuen Tanamkan Cinta Tanah Air kepada Generasi Muda

Senin, 7 September 2026 - 06:00

Nekat Curi Motor di Kuta Selatan Dua Pemuda di Amankan URC Jatanras Polda Bali

Jumat, 4 September 2026 - 13:58

Polres Bireuen Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Gelar Tausiah dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 3 September 2026 - 12:42

Dandim 1310/Bitung Tegaskan Sinergitas Kunci Sukses Penanggulangan Karhutla di Bitung

Kamis, 3 September 2026 - 11:07

Polres Bitung Apresiasi Penghibahan Lahan Makam Gratis Seluas 1.700 Meter Persegi oleh IPTU Iskandar

Berita Terbaru

Headline news

Wabup Ismail Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 06:08