Miris, Bocah 11 Tahun Diduga Dianiaya Dua Perempuan Dewasa di Pidie

- Editor

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie|Tribuneindonesia.com

Sigli-Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang Kabupaten Pidie. Seorang bocah berinisial MK (11), warga Desa Mee Teungoh, Kecamatan Mutiara, diketahui menjadi korban tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh dua orang pelaku hingga korban harus menjalani perawatan intensif selama tiga hari tiga malam di RSUD Tgk. Abdullah Syafei Beureunuen.

Peristiwa tersebut kini telah dilaporkan secara resmi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pidie oleh pihak keluarga korban yang didampingi penasehat hukum, Deni Andesa, S.H.

Menurut informasi yang dihimpun, dugaan tindakan kekerasan terhadap MK itu terjadi pada hari Jum’at (1/5/2026) di Desa Mee Teungoh yang dilakukan oleh ibu dan nenek dari teman sepermainan korban. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka dan trauma hingga harus mendapatkan penanganan medis serius.

Pihak keluarga menilai tindakan yang dialami anak tersebut tidak bisa dianggap persoalan sepele, terlebih korban masih berusia 11 tahun dan secara hukum masuk kategori anak yang wajib mendapat perlindungan khusus dari negara.

Penasehat hukum korban, Deni Andesa, S.H mengatakan bahwa sebelum menempuh jalur hukum, pihak keluarga telah membuka ruang dan berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara damai melalui mediasi di tingkat desa. Akan tetapi Mediasi yang sudah dilakukan di Desa Mee Teungoh pada Minggu malam, 2 Mei 2026 tidak tercapai kesepakatan damai,” ujar Deni.

Baca Juga:  Kejaksaan Negeri Pidie Komitmen Bersihkan Korupsi, Empat Terdakwa Dituntut Hukuman Penjara

Karena tidak adanya titik temu dalam mediasi tersebut, lanjutnya, keluarga korban akhirnya memutuskan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Deni menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap anak tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan biasa di tengah masyarakat. Ia meminta pemerintah Kabupaten Pidie agar menaruh perhatian serius untuk meminimalisir tindakan kekerasan terhadap anak dibawah umur.

Pihak korban juga telah melaporkan kejadian ini kepada LPAI melalui penasehat hukumnya demi terwujudnya pendampingan dan perlindungan bagi anak sebagai korban secara optimal. Tambah Deni

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut dan memberikan perlindungan psikologis kepada korban yang masih di bawah umur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Unit PPA Satreskrim Polres Pidie dikabarkan masih mendalami laporan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait insiden tersebut.

Berita Terkait

DPD PJS Aceh Tegaskan Siap Hadir dan Ambil Peran Strategis di Rapimnas DPP PJS 2026 Jakarta
Poldasu Selidiki Dugaan Korupsi Proyek SPKLU di PLN UID Sumut
Putusan MA Diabaikan, Lamsin SKD Angkat Bicara: “Jangan Permainkan Hukum Negara”
Putusan MA Sudah Sampai ke Kabag Hukum, Pemkab Aceh Tenggara Dinilai Belum Bergerak Cepat
Aiyub & Yunus NSSGG Bikin Heboh TikTok, Sales Honda Jual Motor Sekaligus Jual Hiburan
Pameran “Vernal Artistic” Dibuka di Sanur, 4 Perupa Alumni ISI Bali Tampilkan 23 Karya
KKP Tegakkan Aturan Pemanfaatan Ruang Laut di Kura-Kura Bali
Tiga Pejabat Dinkes Aceh Tamiang “Lempar Jabatan”, Ada Apa dengan Kadinkes?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:48

​Keamanan Terjamin, Polsek Matuari Kawal Penutupan Digital Preneur Movement Expo 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:52

Cetak Generasi Tangguh, 179 Kadet Digembleng dalam Persami KKRI di SMK Pelita Bahari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:51

Oknum Pj Pengulu Desa Lawe Tawakhar di duga Fiktifkan Dana Sandang Pangan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:39

Bupati Bireuen Melepas Secara Resmi Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 5

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:16

Hadir di Pernikahan Putra Gubernur Sulut, Hengky Honandar Doakan Kebahagiaan Angelika dan Fighter

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:08

Jasa Raharja, Ditjen Hubdat dan Korlantas Polri Tinjau Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:06

​Pelindo Bitung Perkuat Sinergi Akademik Lewat Observasi Lapangan Mahasiswa FKM Unsrat

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:21

Kasus Pencemaran wartawan Realita.co, Kuasa Hukum Nilai tingkatkan Penyidikan dan Penetapan Tersangka

Berita Terbaru