KDMP Deli Serdang Didorong Jadi Pemasok Program Gizi

- Editor

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG | TribuneIndonesia.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai motor penggerak ekonomi desa sekaligus mitra strategis program pemerintah, khususnya penyediaan logistik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Komitmen itu ditegaskan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, saat menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Koperasi RI Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi, Ambar Pertiwiningrum, di Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (27/2/2026).

Bupati menekankan, keberhasilan koperasi tidak cukup hanya dengan pembentukan kelembagaan. Yang lebih penting, koperasi harus memiliki kejelasan model usaha, rantai pasok yang pasti, serta pasar yang konkret.

“Koperasi harus jelas menjual apa dan memasok ke mana. Jika kebutuhan program pemerintah bisa dipenuhi koperasi desa, ini peluang besar untuk membesarkan ekonomi lokal,” tegas Bupati.

Pemkab Deli Serdang mendorong pemerintah pusat segera menerbitkan petunjuk teknis (juknis) yang lebih konkret agar SPPG memiliki dasar kuat menjalin kemitraan dengan KDMP. Pola kemitraan ini diharapkan memprioritaskan pengadaan logistik dari koperasi desa maupun Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Menurut Bupati, skema tersebut akan menjaga perputaran ekonomi tetap berada di daerah. Koperasi tumbuh, pasar lokal bergerak, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

“Kalau belanja program pemerintah diserap koperasi lokal, uang berputar di desa. Dampaknya berlapis: koperasi kuat, UMKM hidup, petani dan nelayan ikut merasakan manfaat,” ujarnya.

Baca Juga:  Batang Kuis Prioritaskan Penanganan Banjir, 55 Usulan Pembangunan Mengemuka di Musrenbang 2026

Selain pasar yang jelas, Pemkab juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengurus KDMP. Pelatihan dan pendampingan dinilai harus lebih tepat sasaran, fokus pada manajemen usaha, tata kelola organisasi, serta kemampuan menjaga kesinambungan produksi.

“Koperasi jangan hanya berdiri di papan nama. Pengurus harus siap mengelola usaha dalam skala lebih besar, profesional, dan berkelanjutan,” kata Bupati.

Sementara itu, Staf Khusus Menkop RI, Ambar Pertiwiningrum, menjelaskan kunjungannya merupakan bagian dari agenda peninjauan langsung perkembangan KDMP di Kabupaten Deli Serdang. Tiga KDMP yang akan dikunjungi yakni KDMP Sei Beras Sekata di Kecamatan Sunggal, KDMP Kubah Sentang di Kecamatan Pantai Labu, serta KDMP Wonosari di Kecamatan Tanjung Morawa.

Ia menegaskan, keberhasilan koperasi tidak diukur dari berdirinya bangunan atau tersedianya sarana fisik semata, melainkan dari kesiapan manajemen, kualitas sumber daya manusia, serta produktivitas anggota.

“Pengurus harus terus didampingi. Jangan sampai koperasi terbentuk, tapi belum siap mengelola usaha skala besar. Produktivitas anggota harus berkelanjutan agar mampu menjadi pemasok tetap,” jelasnya.

Pemerintah pusat, lanjutnya, mendorong sinergi KDMP dengan berbagai program strategis, termasuk SPPG. Dalam skema ini, koperasi desa diharapkan menjadi pemasok bahan baku sesuai potensi dan komoditas unggulan desa masing-masing.

Dengan arah kebijakan tersebut, KDMP di Deli Serdang ditargetkan tak sekadar menjadi simbol pemberdayaan desa, tetapi benar-benar tampil sebagai tulang punggung ekonomi lokal yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Babi Masuk Kampung, Pemkab Turun Tangan
Bupati Aceh Tenggara Hadiri Musrenbang RKPK 2027 di Babussalam, Banjir dan Infrastruktur Jadi Sorotan Utama
Sekolah di Lahan Bermasalah, Alsintan Disorot, Data BPJS Disisir
Tower Ilegal Dirobohkan, Bupati–Wabup Turun Tangan Langsung
Safari Ramadan Bukan Seremonial, Ulama–Umara Didorong Bersatu Bangun Deli Serdang
Safari Ramadan Deli Serdang Diminta Tak Sekadar Seremonial
Deli Serdang Kebut Penataan Kabel Jelang HUT APKASI 2026
Tembus Rp3,040 Triliun! Investasi Lampung Selatan 2025 Over Target 115 Persen, Bukti Komitmen Bupati Radityo Egi Permudah Perizinan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:08

​Polsek Matuari Identifikasi Penemuan Jasad Lansia di Kelurahan Manembo-nembo

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:59

Andrei Angouw Ajak Warga Manado Maknai Ramadan 1447 H dengan Semangat Kebersamaan

Jumat, 27 Februari 2026 - 04:47

Satu Keluarga Mantan Kombatan GAM Bireuen, Sudah Tiga Bulan Tinggal di Tenda Belum Mendapatkan DTH dan Huntara

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:22

Pererat Silaturahmi di Bulan Suci, Polres Bitung Gelar Kerja Bakti dan Bakti Sosial di Masjid Al Muttaqin

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:05

Perkuat Tata Kelola, Tim Audit Polda Sulut Evaluasi Kinerja Polres Bitung

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:10

LKGSAI Geram: Proyek Rp28,4 Miliar MIN 1 Aceh Tenggara Jangan Sampai Jadi Proyek Mangkrak

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:35

Proyek Rp28,4 Miliar di MIN 1 Aceh Tenggara Terancam Molor, Kekurangan Material Jadi Sorotan

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:48

Satgas TMMD dan Warga Jeumpa Sikureng Bersinergi Demi Kemajuan Desa

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Babi Masuk Kampung, Pemkab Turun Tangan

Jumat, 27 Feb 2026 - 10:54

Pemerintahan dan Berita Daerah

KDMP Deli Serdang Didorong Jadi Pemasok Program Gizi

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:58