MEDAN MENGGELAP ! 1.389 Preman Disapu, Kota Dibersihkan dengan Tangan Besi

- Editor

Minggu, 8 Juni 2025 - 06:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Tribuneindinesia.com

Kota Medan diguncang operasi besar-besaran. Suasana mencekam mewarnai ibu kota Sumatera Utara setelah aparat kepolisian menyapu bersih ribuan pelaku premanisme dalam Operasi Pekat Toba yang digelar selama 1–21 Mei 2025.

Sebanyak 1.389 orang diciduk karena diduga terlibat dalam aksi premanisme yang selama ini membuat warga resah.

Dari jumlah tersebut, 203 tersangka dari 155 kasus telah naik ke tahap penyidikan, sementara 1.186 pelaku lainnya hanya diberi pembinaan dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Ini adalah operasi penting yang membawa dampak besar bagi rasa aman masyarakat,” ujar Agus, Pengamat Sosial dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Sabtu (07/06/2025) di Medan.

Agus menegaskan, pemberantasan premanisme oleh Polri merupakan langkah krusial untuk memulihkan ketertiban dan menciptakan suasana kota yang lebih bersih dari teror jalanan.

“Premanisme menanamkan rasa takut, menciptakan zona-zona gelap di kota. Ketika itu diberantas, masyarakat bisa hidup tanpa intimidasi,” katanya.

Baca Juga:  Lamaran Ditolak, Pria 60 Tahun Nekat Culik Remaja Perempuan di Bone

Lebih jauh, Agus menyoroti efek domino dari operasi ini. Ia menyebut, meningkatnya keamanan akan membawa dampak positif terhadap investasi dan pariwisata, yang berujung pada pertumbuhan ekonomi lokal.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa perang melawan premanisme tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Resistensi pasti ada. Kelompok-kelompok tertentu mungkin akan melawan, berusaha mempertahankan kekuasaan jalanan yang telah lama mereka kuasai,” ujar Agus.

Menurutnya, kunci keberhasilan operasi ini tidak hanya ada di tangan polisi, tetapi juga dukungan penuh masyarakat. Ia menyerukan pentingnya kolaborasi antara warga dan aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Pemberantasan premanisme di Medan kali ini bukan sekadar operasi biasa. Ini adalah sinyal keras bahwa negara tak lagi memberi ruang bagi teror jalanan. Kota ini sedang dibersihkandan para penguasa bayangan tak lagi punya tempat bersembunyi.

Ilham Tribuneindonesia.com

 

Berita Terkait

Diduga Ada Permainan dalam Eksekusi Tanah di Aceh Tengah, Samsurudin Soroti Putusan Pengadilan Negeri Takengon
A Shared Trust for Beloved Simeulue” Tanggung jawab yang diemban bersama untuk Simeulue yang kita cintai”
Fandi Maulana Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Penggelapan, Kuasa Hukum Apresiasi Putusan PN Takengon
Hakim PN Medan Tolak Prapid Tersangka Penganiayaan, Air Mata Orangtua Korban Pecah di Ruang Sidang
PERADI PASNI Gandeng Polres Salatiga: Kawal Penegakan Hukum Humanis di Era KUHP Baru
Miris, Bocah 11 Tahun Diduga Dianiaya Dua Perempuan Dewasa di Pidie
Poldasu Selidiki Dugaan Korupsi Proyek SPKLU di PLN UID Sumut
Putusan MA Diabaikan, Lamsin SKD Angkat Bicara: “Jangan Permainkan Hukum Negara”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:54

Kapolda Bali Pimpin Upacara Sertijab dan Pelantikan Pejabat Baru Polda Bali

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:03

Peringati Hari Bakti Ke 69, “Kodam IX/Udayana, Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju” Pangdam Gelar Syukuran

Senin, 25 Mei 2026 - 06:04

Razia THM Deli Serdang, Empat Pengunjung Diamankan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:26

Patroli Blackout Diperketat, Deli Serdang Tetap Kondusif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:31

Kapolres Langkat Disambut Adat di Pematang Jaya, Aspirasi Polsek Menguat

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:31

Pendalaman Target Info Datater Satkowil 2026, Tim Pusterad Mabes TNI Sambangi Polres Badung

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:10

Kapolri Beberkan Inovasi Polri Manfaatkan dan Tingkatkan Produksi Pertanian

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:54

Hari Bakti ke-69, Kodam IX/Udayana Gelar Ziara Rombongan, Bakti Sosial dan Anjangsana

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x