Sungguh Ironis: Anggaran Pendidikan Dipangkas, Kesejahteraan Guru Terabaikan

- Editor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi/Tribuneindonesia.com

Sungguh sangat menyedihkan dan ironis melihat kenyataan yang terjadi saat ini. Anggaran pendidikan yang seharusnya disiapkan sebesar-besarnya demi kesejahteraan para guru—mereka yang memegang kunci masa depan bangsa—justru sebaliknya: anggaran itu malah yang pertama kali dipotong dan dikurangi. Jumat,7 Agustus 2026.

Hal ini menunjukkan betapa kelirunya arah pikiran para pengambil kebijakan di negeri ini. Mereka begitu mudahnya mengorbankan nasib para pendidik, namun sama sekali tidak berani menyentuh atau mengurangi fasilitas, tunjangan, maupun anggaran yang dinikmati oleh para pejabat tinggi dan kalangan kekuasaan. Selalu saja alasan kekurangan dana dikemukakan jika menyangkut nasib guru, namun seketika dana itu tersedia berlimpah jika berkaitan dengan kepentingan golongan tertentu.

Cobalah kita menengok bangsa-bangsa lain yang patut kita teladani: Singapura, Malaysia, Jepang, dan Vietnam. Walaupun menghadapi berbagai tantangan, negara-negara ini memiliki satu kesamaan: mereka tidak pernah sekalipun berani memotong anggaran pendidikan untuk kepentingan lain. Jepang yang bangkit dari reruntuhan perang selalu menempatkan pendidikan sebagai hal yang paling utama, dan Vietnam yang dulunya hancur lebur kini menetapkan minimal 20 persen anggaran negara khusus untuk pendidikan beserta kenaikan tunjangan guru yang sangat besar. Sebagai buahnya, maka dari itu bangsa-bangsa inilah yang kini semakin maju, menempati posisi terdepan, dan sangat diperhitungkan oleh seluruh bangsa-bangsa di dunia. Di mata mereka, memangkas anggaran pendidikan sama artinya mematikan masa depan sendiri, sehingga justru di sanalah alokasinya terus ditambah demi memuliakan dan menyejahterakan guru.

Baca Juga:  Syariat Ditegakkan, Pelaku Pelecehan Seksual Dicambuk 24 kali di Bireuen

Maka dari itu, mari pemerintah dan segenap bangsa ini segera berketetapan hati: lebih utamakan dan putuskan kenaikan gaji yang jauh lebih besar bagi para guru terlebih dahulu, dibandingkan menaikkan anggaran atau tunjangan untuk hal-hal yang lain. Jangan heran jika segala cita-cita bangsa ini hanya akan menjadi ilusi semata dan tinggal mimpi belaka. Bangsa ini tidak akan pernah bisa maju selamanya jika tidak sungguh-sungguh menyejahterakan guru dengan memberikan penghasilan yang besar dan pantas sesuai pengabdiannya. Selama hal ini belum dilakukan, kemajuan yang diharapkan hanyalah angan-angan yang takkan pernah terwujud.

Berbeda jauh dengan apa yang kita saksikan di sini. Pemerintah berani sekali mempersulit kehidupan guru, namun pongah membiarkan pemborosan anggaran di tempat lain. Jangan heran jika mimpi ingin melahirkan generasi emas hanya akan menjadi dongeng belaka. Selama pola pikir keliru ini tidak diubah, bangsa ini akan terus tertinggal jauh.

Berita Terkait

M Rapi Sekedang Desak DTH Jadup dan Huntara Korban Banjir Ketambe Aceh Tenggara Segera Cair
Babinsa Posramil Simpang Mamplam Tanamkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme Melalui Pelatihan PBB di SMAN 1 Simpang Mamplam
Babinsa Koramil 01/Bireuen Bersama Warga Gelar Karya Bhakti Jumat Bersih Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Partai Demokrat lewat Gerakan Langit Biru Lepasliarkan 300 Ekor Tukik di Pantai Lembeng
Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Bangun Tempat Wudhu, Lengkapi
Polres Bireuen Gelar Penertiban Penggunaan Plat Kenderaan Bermotor
Patroli Presisi Polres Bireuen Kawal Keamanan Aktifitas Masyarakat
Tebar Kebahagiaan, Jumat Berkah Polres Aceh Tengah Sentuh Warga Membutuhkan di Kampung Uring Pegasing
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:42

​Hadiri Pelantikan Pengurus Gojukai Sulut, Hengky Honandar Buka Ajang Perebutan Piala Wali Kota Bitung

Senin, 20 Juli 2026 - 16:09

Pemkot Bitung Apresiasi Kolaborasi Panitia, Open Turnamen Mini Soccer Dankodaeral VIII Cup Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:10

Kantongi Dukungan Mayoritas, Wali Kota Bitung Resmi Nakhodai KONI

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:57

GSI 2026 Jadi Arena Seleksi Atlet Muda Berprestasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:26

Raditya Bergeser ke Jantung Pertahanan, Talenta Sumut Mencuri Perhatian di Piala AFF U-19 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:24

Dodi Yonata, SE Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FORKI Simeulue Priode 2026 – 2030

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:15

Garuda Muda Hantam Myanmar 3-0

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:37

PENCAK SILAT BAKO” PRA PORA WILAYAH II CABANG PENCAK SILAT 2026 RESMI DITUTUP BUPATI SIMEULUE

Berita Terbaru