Spanduk Raib Misterius! Mafia Tanah Diduga Mengincar Lahan Kesultanan Deli di Helvetia

- Editor

Sabtu, 31 Mei 2025 - 16:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang I Tribuneindonesia.com

Aroma konflik dan intrik mafia tanah kembali tercium di Kabupaten Deli Serdang. Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jalan Karya Ujung, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, ketika spanduk pemberitahuan status Tanah Konsesi milik Kesultanan Deli tiba-tiba hilang tanpa jejak, Sabtu (31/05/2025).

Spanduk yang dipasang oleh Kuasa Hukum Kesultanan sebagai penanda hak atas lahan Eks Aset PTPN II itu lenyap secara misterius, memicu amarah pihak adat yang mengklaim sebagai pemilik sah. Kuat dugaan, ada tangan-tangan gelap yang sengaja ingin menguasai lahan strategis tersebut demi kepentingan pembangunan ilegal.

Lahan yang masih berstatus Tanah Konsesi Kesultanan Deli disebut tengah menjadi incaran pihak pengembang yang nekat ingin membelinya, meski belum ada kepastian hukum. Proses jual beli pun tersendat, menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Kuasa Hukum Kepala Masyarakat Adat Wajir Urung Sepuluh Dua Kuta, OK. Hendri Fadlian Karnain, SH, menyebut pencabutan spanduk sebagai bentuk perusakan aset Kesultanan dan penguasaan liar.

Baca Juga:  Lamaran Ditolak, Pria 60 Tahun Nekat Culik Remaja Perempuan di Bone

“Kami akan bertindak tegas dan mengusut tuntas secara hukum siapa pun yang mencabut dan merusak spanduk, serta mencoba menguasai Tanah Kesultanan Deli,” tegasnya penuh amarah.

Di tempat terpisah, tokoh Kesultanan Deli, H. Tengku Daniel Mozard, juga angkat bicara. Melalui pesan WhatsApp kepada Media Tribuneindonesia.com ia menegaskan bahwa ada indikasi kuat praktik mafia tanah dalam upaya penjualan lahan Eks Perumahan Karyawan tersebut.

“Tanah ini milik sah Kesultanan Deli berdasarkan akta resmi. Kami tidak akan tinggal diam. Mafia tanah akan kami kejar dan seret ke jalur hukum!” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengamankan setiap jengkal tanah Kesultanan agar tidak jatuh ke tangan pihak yang ingin mengeruk keuntungan secara ilegal.

Ilham.Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Kuasa Hukum Kardi Amin*Tolak Persidangan Online, Minta Persidangan Secara Langsung di Pengadilan Tipikor
Perkara PMH di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Berlanjut, Ketidakhadiran Sejumlah Pihak Jadi Sorotan
Kanwil Kemenkum Bali Gelar Apel Pagi, Kadiv Yankum Tekankan Optimalisasi Kinerja dan Administrasi
Proyek Negara atau Tambang Liar? Alat Berat Keruk Sungai di Ketambe
Alat Berat Serbu Sungai, Proyek Rp17,9 Miliar di Aceh Tenggara Disorot; LSM Desak Aparat Pusat Hentikan Pekerjaan
SIARAN PERS RESMI LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI)
Proyek Bronjong Diduga Gunakan Batu Sungai Ilegal, Kontraktor Terancam Pidana hingga Rp100 Miliar
Perkuat Sinergi, Dirut Tirta Sanjiwani Lakuka Penandatanganan MOU Dengan Kejari Gianyar
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:55

Dankodaeral VIII Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Yulius: Pendidikan Harus Adaptif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:24

​Miris, Dua Pelajar di Bitung Terjaring Tim Tarsius Saat Hendak Tawuran Antar Kampung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:59

Rayakan Hari Buruh Internasional, Pelindo Regional 4 Bitung Komitmen Melangkah Maju Bersama Pekerja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:16

Wujudkan Pendidikan Bermutu, Jajaran Polres Bitung dan Bhayangkari Beri Ucapan Spesial

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:39

Hardiknas 2026: Pemkot Bitung Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif Demi Cetak Generasi Berkarakter

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:43

​Akhiri Perseteruan, Pemuda Pateten Satu dan Kampung Unyil Sepakat Berikrar Damai

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:12

Sinergi Pemkot dan Polres Bitung Kawal Keberangkatan Calon Tamu Allah Menuju Asrama Haji

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:22

Gema Keadilan dari Mimbar Agung: Pesan Menyentuh Ustadz Jufri Naki di Hari Buruh

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x