MTsN 5 Bireuen Gelar Program “MTsN 5 Bireuen Berbagi”, Salurkan Paket Sembako untuk Siswa Kurang Mampu Jelang

- Editor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | TribuneIndonesia.com — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, MTsN 5 Bireuen kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk “MTsN 5 Bireuen Berbagi” dengan menyalurkan paket sembako kepada siswa kurang mampu. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas keluarga besar madrasah terhadap peserta didik yang membutuhkan.

Kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutin madrasah yang difokuskan pada penyaluran bantuan kebutuhan pokok kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai bahan kebutuhan sehari-hari yang diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga siswa dalam mempersiapkan diri menyambut Ramadhan.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen madrasah yang tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kesejahteraan peserta didik.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah kepemimpinan Kepala Madrasah, Iskandar, S.Ag., M.Si., dan dikoordinasikan oleh Ketua Panitia Martunis, S.Pd, bersama para guru serta tenaga kependidikan. Seluruh proses, mulai dari pengumpulan dana hingga pendistribusian bantuan, dilakukan secara gotong royong dan penuh kebersamaan.

Pembagian paket sembako dilaksanakan di lingkungan madrasah menjelang masuknya bulan suci Ramadhan. Waktu pelaksanaan dipilih agar bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa penerima dan keluarganya. Penyaluran dilakukan secara langsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan.

Adapun tujuan kegiatan ini antara lain untuk meringankan beban ekonomi siswa kurang mampu, menumbuhkan nilai kepedulian sosial di kalangan guru dan tenaga kependidikan, menanamkan semangat berbagi dan empati kepada warga madrasah, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam menyambut bulan penuh keberkahan.

Baca Juga:  Dapur Program Makan Bergizi di Aceh Tenggara Diduga Tak Bersertifikat Higienis, PPKMA Desak Audit

Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, khususnya semangat tolong-menolong dan saling membantu sesama.

Dana kegiatan sepenuhnya bersumber dari sumbangan sukarela para guru MTsN 5 Bireuen. Pengumpulan dilakukan secara partisipatif, kemudian panitia menyiapkan paket sembako dan melakukan pendataan siswa penerima manfaat agar penyaluran tepat sasaran dan berjalan tertib.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 5 Bireuen, Iskandar, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa program berbagi tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter di madrasah.

“Kegiatan MTsN 5 Bireuen Berbagi ini bukan hanya sekadar pembagian sembako, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kita sebagai pendidik. Madrasah harus hadir tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membangun nilai empati dan kebersamaan,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberi manfaat nyata bagi para siswa dan membawa keberkahan bagi seluruh warga madrasah. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan para guru dan panitia yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu guru yang telah berkontribusi. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. (Heri)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23