Melalui Ajang DMF 2025, Teater Satu Lingkar Ajak Generasi Muda Belajar dan Berkarya di Dunia Film

- Editor

Minggu, 27 April 2025 - 06:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR | Tribuneindonesia.com

De Karanganjar Koffieplantage mempersembahkan DeKa Movie Festival (DMF) 2025, sebuah ajang bergengsi dengan total hadiah sebesar Rp 27.000.000. Festival ini terbuka bagi para muda-mudi yang ingin mengasah kreativitas dan belajar lebih dalam tentang produksi film pendek.

Mendukung semangat generasi muda, Teater Satu Lingkar turut berperan aktif dan mendukung dalam festival ini dengan mengajak anak-anak muda untuk belajar membuat film pendek sekaligus menjadi peserta di DeKa Movie Festival 2025. Sebagai pendukung acara, Teater Satu Lingkar membuka ruang kolaborasi untuk bersama-sama memproduksi film pendek, memberikan kesempatan berharga untuk belajar langsung dari praktisi profesional.

Baca Juga:  Satpolairud Polres Aceh Timur Patroli dan Pengamanan Wisata Pantai Saat Libur Panjang

Bagi teman-teman muda yang berkenan bergabung dan ingin belajar lebih dalam tentang dunia perfilman, silakan merapat ke Teater Satu Lingkar. Peserta juga akan berkolaborasi dengan sutradara FTV berpengalaman, memperkaya proses belajar dan memperbesar peluang menghasilkan karya terbaik.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, silakan hubungi:

Mr. Ichwan di nomor HP/WA : 0857 3282 4112, 0813 3601 7724
Atau kunjungi situs web resmi : dekaranganjar.com.
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk belajar, berkarya, dan meraih hadiah menarik!

Scan QR code pada poster untuk info lebih lengkap!

Berita Terkait

Mengangkat Rasa Nusantara, Menghidupkan Kuta: Gerakan Baru Industri F&B Bali
Bripka Pande Ari Sudewa Hadirkan Garuda Wisnu Kencana yang Memikat Jakarta
HUT ke-67 Kebun Raya Bali Hadirkan Harmoni Konservasi, Budaya, dan Kuliner Tradisi Bali
DTW Jatiluwih Masuk Daftar KEN Kemenparekraf RI, Destinasi Wisata Budaya dan Pertanian Berkelanjutan Bertaraf Internasional
Kampung Nipah Naik Kelas, Destinasi Mangrove Kian Memikat
Mengapa Kabupaten Bireuen Disebut Kota Juang?
Dana Desa Dipotong, Koperasi Belum Terbentuk: Keresahan Masyarakat Aceh Tenggara Mulai Menguat
CV. Tona Jaya Kupi Dorong UMKM Kopi Aceh Tembus Pasar Nasional
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:31

Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:35

Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:20

Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:04

Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Selasa, 8 Sep 2026 - 04:09

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dapur Gizi dan Perburuan Pangan Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:00

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x