Harga Gas 3 Kg Melonjak Drastis di Tengah Musibah Banjir, Warga Minta Pertamina dan APH Bertindak

- Editor

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR/Tribuneindonesia.com

Kecamatan Pante Bidari Desa Alue Ie Mirah tepatnya di UD. M.Sopian gas harga gas LPG 3 kilogram tembus mencapai Rp. 30.000.ribu rupiah per satu tabung namun masyarakat di sekitarnya kini melaporkan ke PT. Pertamina dan Dinas terkait akibat mahalnya gas masyarakat mengalami tekanan lonjaknya harga gas di atas harga HET rata-rata yang tidak sewajarnya

Pasalnya. informasi yang di kutip media ini dari masyarakat yang membeli gas elpiji 3 kilogram di UD. Pangkalan M. Sopian Gas desa, alue ie murah gas Subsidi untuk masyarakat mahal di pangkalan UD. M Sopian Gas Alue Ie Mirah Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, Pangkalan UD.M.Sopian Gas penyalurnya PT. MITRA ENERGI MEULIGOU (Selasa 16 Desember 2025)

Sementara itu di kios pengecer lainnya juga marak terjadi hal yang sama bahkan harga gas bisa tembus Rp. 35.000 ribu hingga Rp. 40.000 ribu rupiah per satu tabung yang di jual ke masyarakat pascabrncana banjir yang melanda Aceh Timur beberapa minggu yang lalu,

Di sisi lain harga gas yang di tebus oleh pangkalan ke SPBE cuma RP. 15000 ribu rupiah dalam satu tabung setelah di antarkan oleh agen ke pangkalan UD. M. Sopian Gas alue ir mirah harga gas langsung meroket dijual oleh oknum pangkalan kepada masyarakat di atas harga HET dari harga Rp. 18000. ribu rupiah kini mencapai harga Rp 25.000 ribu rupiah hingga Rp 30.000 rupiah per satu tabung.

Namun diduga setelah adanya didistribusikan gas oleh oknum-oknum yang mencari ke untungan di penderitaan rakyat oleh oknum dengan menggunakan harga gas kini melambung tinggi hingga menjadi Rp45.000 rubu hingga Rp50.000 ribu per tabung yang dijual oleh kios pengecer kepada masyarakat ucap salah satu sumber yang di percaya media oleh ini.

Dengan kondisi saat ini yang di alami masyarakat harga gas sangat memberatkan masyarakat kecil terlebihnya lagi sebagian masyarakat di Aceh Timur sedang menghadapi musibah bencana banjir parah di tengah-tegah situasi darurat ini perilaku oknum-oknum pangkalan dengan melakukan penimbunan gas untuk mencari keuntungan besar di atas penderitaan rakyat namun permainan oknum ini tidak bisa di biarkan akibat ulahnya tersebut tertentu sangat meresahkan masyarakat apa lagi oknum tersebut tidak berperikemanusiaan.

Baca Juga:  Gozco Plantations Catat Laba Rp107,6 Miliar di 2025, Siapkan Investasi Rp161 Miliar

Saifuddin Ismail (SF) pengiat Pemuda Pante Bidari menilai Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan dinas terkait maupun dari pihak Pertamina kini tutup mata terhadap Pangkalan-pangkalan yang nakal di wilayah kecamatan Pante Bidari akibat kurang nya pengawasan dari pihak dinas terkait untuk wilayah Madat Simpang Ulim dan Lhoknibong Pante Bidari pangkalan-pangkalan gas subsidi elpiji 3 kilogram untuk masyarakat se-akan mereka kebal hukum,

Minta aparat penegak hukum di wilayah Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, atau dinas terkait jangan tutup mata terhadap penderitaan rakyat diharapkan kepada pihak kepolisian sidak oknum-oknum pangkalan yang maraknya melakukan praktik yang merugikan masyarakat kecil yang mengalami
kesulitan saat ini,

Muhammad Afdal juga mendesak karas aparat penegak hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas UD. M Sopian Gas tepatnya di desa Alue Ie Mirah yang diduga kini adanya praktik permainan distribusi gas LPG yang melibatkan oknum-oknum pangkalan tertentu maupun pihak lain yang mengambil keuntungan besar di tengah kesulitan masyarakat ungkapnya

Marak terjadi praktik seperti ini tidak hanya merugikan masyarakat luas tetapi juga mencoreng mekanisme distribusi PT pertamima LPG 3 kg yang seharusnya untuk masyarakat miskin kini namun tepat sasaran dan berada harga eceran tertinggi HET bahkan tidak sesuai ketentuan pemerintah kabupaten Aceh Timur,

Masyarakat berharap kepada pemerintah daerah dan Pertamina bersama pihak kepolisian wilayah hukum Polres Aceh Timur agar dapat segera turun tangan untuk mengembalikan stabilitas harga gas dan memastikan distribusi LPG 3 kg sebagaimana mestinya.Tutupnya

Reporter (SF)

Berita Terkait

Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:27

ASITA Bali Respon Positif Pengawasan dan Penindakan WNA Bermasalah Oleh Imigrasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25

Perkuat Sinergitas Forkopimda, Pemkot Bitung Sukses Gelar Upacara Taptu Jelang Hari Kemerdekaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:55

Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:09

P3-TGAI Desa Kuning I Disorot Tajam, TPM Diduga Tutup Mata: “Kalau Melihat, Kenapa Diam?”

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:29

Pencuri Kabel Tower XL Smart di Aceh Tamiang Dibekuk, Satu Pelaku Diamankan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:14

Perkuat Sinergi Syariah, Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp400 Juta Melalui Baitul Mal Simeulue

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38

Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:41

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Simeulue Hebat, Indonesia Kuat

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:04