Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa

- Editor

Senin, 9 Februari 2026 - 08:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com

Dinamika menjelang pemilihan Datok Penghulu Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, mulai menghangat. Sejumlah warga menilai momentum pergantian kepemimpinan desa harus menjadi titik awal perbaikan tata kelola pemerintahan kampung yang lebih transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

Salah satu kandidat yang maju dalam kontestasi tersebut, Samsul Bahri, mengusung slogan “Berani Berubah, Maju, dan Berkeadilan”. Ia menekankan pentingnya pembenahan sistem pemerintahan kampung, keterbukaan pengelolaan anggaran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai fondasi utama perubahan.

Dalam paparan visinya di hadapan warga, Samsul Bahri menargetkan terwujudnya kampung yang agamis, maju, dan dinamis menuju desa tangguh serta mandiri. Menurutnya, pembangunan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus terukur dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.

Beberapa warga menilai, dalam beberapa tahun terakhir, arah pembangunan kampung belum sepenuhnya dirasakan merata. Sejumlah aspek seperti infrastruktur dasar, keterbukaan informasi anggaran desa, hingga penguatan ekonomi berbasis kampung dinilai masih perlu ditingkatkan.

Menjawab hal tersebut, Samsul Bahri menawarkan konsep pemerintahan yang efektif dan terbuka, termasuk optimalisasi pengembangan aset kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), serta penguatan program sosial kemasyarakatan. Ia juga menempatkan pembinaan kepemudaan, kegiatan keagamaan, dan pelestarian budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan sosial.

Baca Juga:  RUU Pembentukan Kabupaten dan Kota di Sulut, Komisi II DPR RI Gelar Kunjungan Kerja Spesifik

Dalam berbagai forum dialog warga, menguat pula pandangan bahwa kepemimpinan kampung ke depan seharusnya tidak lagi ditentukan oleh latar belakang asal-usul, melainkan kapasitas, integritas, dan rekam jejak kerja. Warga menilai, ukuran utama pemimpin adalah kemampuan menghadirkan solusi dan kemajuan bagi seluruh masyarakat.

“Yang dibutuhkan kampung hari ini bukan soal asal-usul, tetapi kemampuan memimpin secara jujur, terbuka, dan berani mengambil keputusan untuk kepentingan bersama,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Program prioritas yang diusung meliputi perbaikan jalan lingkungan, drainase, serta penerangan desa sebagai penopang aktivitas ekonomi warga. Kontestasi pemilihan Datok Penghulu kali ini pun dipandang sebagai ruang evaluasi kepemimpinan sebelumnya sekaligus peluang membangun pemerintahan kampung yang lebih komunikatif, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan menguatnya tuntutan transparansi dan partisipasi publik, warga berharap kepemimpinan baru Tualang Baro nantinya benar-benar menjadi motor perubahan  bekerja untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat, serta membuka ruang keterlibatan warga dalam setiap proses pembangunan desa.

Berita Terkait

RSUD SIMEULUE MILIKI 8 DOKTER MAGANG DAN BAKTI UNTUK DUKUNG PELAYANAN KESEHATAN
​Langkah Polres Bitung dan KPU Perkuat Sinergi Hadapi Verifikasi Partai Politik
IMM Aceh Minta Kemensos Transparan Soal Pengumuman Hasil CAT Sekolah Rakyat
Bank Aceh Syariah 53 Tahun Mengabdi. Dengan AMANAH kita berdiri, Dengan BERKAH kita akan terus TUMBUH , Bank Aceh Syariah, Mitra Ekonomi Umat.”
PSR Bukan Program Bagi-Bagi Lahan dan Tanpa Aturan. Petani Wajib Ikuti Mekanisme dan Regulasi Pemerintah
Pemerintah Aceh Jelaskan Posisi Bantuan Kementan untuk Pemulihan Sawah dan Kebun
HUT RI KE-81, DINAS SYARIAT ISLAM SIMEULUE GELAR GOTONG ROYONG BERSIH-BERSIH KANTOR
BPBD SIMEULUE IMBAU MASYARAKAT WASPADA CUACA EKSTREM DAN GELOMBANG TINGGI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:12

​Langkah Polres Bitung dan KPU Perkuat Sinergi Hadapi Verifikasi Partai Politik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:35

​Sinergi Penegak Hukum dan Pemda, Kejari Bitung Hadiri Pelantikan Gojukai dan Panitia Kajati Sulut Cup V

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:29

Jejak Izin Palsu di Balik Alih Fungsi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:24

IMM Aceh Minta Kemensos Transparan Soal Pengumuman Hasil CAT Sekolah Rakyat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:18

Langkah Panjang di Balik Perayaan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:02

Bank Aceh Syariah 53 Tahun Mengabdi. Dengan AMANAH kita berdiri, Dengan BERKAH kita akan terus TUMBUH , Bank Aceh Syariah, Mitra Ekonomi Umat.”

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:33

Bekala dan Jalan Panjang Pengembang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:05

PSR Bukan Program Bagi-Bagi Lahan dan Tanpa Aturan. Petani Wajib Ikuti Mekanisme dan Regulasi Pemerintah

Berita Terbaru