Warga Bandar Mahligai Keluhkan Banjir Akibat Drainase Tersumbat

- Editor

Sabtu, 20 September 2025 - 07:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com

Warga Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang, mengeluhkan kondisi drainase yang tidak berfungsi optimal. Akibat saluran air tersumbat oleh sampah dan lumpur, banjir kerap melanda pemukiman saat hujan turun deras.

Sejumlah titik saluran air mengalami penyempitan dan pendangkalan. Bahkan, puluhan hingga ratusan meter drainase dipenuhi tumpukan sampah organik maupun nonorganik, sehingga aliran air terhambat.

“Di bawahnya banyak sampah dan lumpur yang menumpuk. Jadi harus dibongkar dulu baru bisa dinormalisasi. Kalau tidak, setiap hujan deras pasti air meluap ke jalan dan rumah warga,” ujar salah seorang warga, Minggu (20/9/2025).

Keluhan ini juga diamini oleh warga lainnya yang menyebut bahwa masalah drainase sudah lama tak mendapat perhatian serius. Mereka khawatir banjir akan semakin parah di musim penghujan mendatang.

Baca Juga:  BNCT Capai Kemajuan Dekarbonisasi, Dua Forklift Listrik Resmi Beroperasi

Warga berharap pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas segera turun tangan bersama masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan dan menormalisasi saluran air. Menurut warga, langkah ini sangat penting agar banjir bisa dicegah sejak dini.

“Kami sebagai warga Bandar Mahligai siap kapan saja bergotong royong, demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Tapi tentu kami juga berharap ada perhatian dari pihak terkait agar persoalan drainase ini segera ditangani,” tambah seorang tokoh masyarakat setempat.

Persoalan drainase ini kini menjadi sorotan publik. Warga menilai tanpa upaya perbaikan dan pengawasan yang serius, risiko banjir akan terus menghantui kehidupan mereka setiap musim hujan.

Berita Terkait

Pegawai Desa Sena Diduga Rangkap Jabatan Jadi Security Sport Center, Kepala Desa Disorot Soal Pembiaran
Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah
AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana
Tim Optimalisasi PAD Deli Serdang Ditolak Masuk Perusahaan, PT Ganda Saribu Jadi Catatan Khusus
Jalan Damai Tumpatan Nibung Mulus, Warga Apresiasi Gerak Cepat Dinas SDMBK
Masyarakat Desa Lantik Surati Bupati Simeulue Dugaan Penyelewengan Dana Desa Tahun 2023, 2024 dan 2025.
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:48

Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:42

Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:01

Pustu Direhabilitasi Tapi Tak Berfungsi, Ketua LKGSAI Desak APH Bongkar Tabir di Dinkes Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:26

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:42

Sekjen LKGSAI Jamal.B: Pustu Direhab Tapi Tak Dihuni Bidan, Ini Bentuk Pembiaran dan Kegagalan Pemerintah Daerah

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:59

Ketua LSM PPKMA M. Jenen, SE: Pustu Direhab Tapi Kosong, Ini Pemborosan Anggaran dan Pengkhianatan Hak Rakyat

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:33

RDP Batal, Tiga Dinas Bungkam, DPRD Deli Serdang Ikut “Masuk Angin”? Jeritan Ibu Rumah Tangga Korban Pagar Ambruk Kian Diabaikan

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:09

RSUD di Aceh Tenggara Gunakan Teknologi Kolonoskopi, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Dalam

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x