Bitung | Tribuneindonesia com –Menyambut peringatan Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal) ke-80 tahun 2026, Satuan Kapal Patroli (Satrol) Kodaeral VIII mengambil langkah konkret dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, Selasa (12/05/26).
Melalui inisiatif edukatif, TNI AL menggelar program pembekalan bagi masyarakat pesisir yang dipusatkan di Mako Satrol Kodaeral VIII, Kota Bitung.
Fokus utama kegiatan ini menyasar para remaja sebagai motor penggerak masa depan wilayah maritim.
Program yang dirancang secara intensif ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Senin (11/5/2026) hingga puncaknya pada Rabu (13/5/2026).
Dalam pelaksanaannya, para peserta disuguhkan materi pembelajaran Bahasa Inggris praktis yang dikemas secara interaktif.
Penguasaan bahasa internasional tersebut dinilai sebagai instrumen krusial bagi generasi muda untuk beradaptasi dengan arus globalisasi dan memperkuat sektor pariwisata daerah.
Selama jalannya kegiatan, suasana belajar-mengajar tampak hidup dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Tidak hanya duduk diam, para remaja pesisir tersebut terlibat aktif dalam dialog dan sesi interaksi langsung yang dipandu oleh para prajurit TNI AL.
Kehadiran personel militer sebagai tenaga pengajar memberikan warna baru sekaligus motivasi tambahan bagi anak-anak muda Bitung untuk mendalami materi yang diberikan.
Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr. Hanla., CRMP, menegaskan bahwa peran TNI AL kini semakin luas melampaui batas pertahanan fisik.
Menurutnya, Kodaeral VIII memiliki tanggung jawab moral untuk turut campur tangan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah pesisir, guna menciptakan masyarakat maritim yang unggul dan kompetitif.
Lebih lanjut, momentum Hardikal ke-80 ini dijadikan sebagai batu loncatan untuk memupuk kepercayaan diri para pemuda pesisir.
Dengan bekal keterampilan komunikasi yang lebih baik, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan zaman, tetapi mampu bersaing secara sehat di berbagai lini industri, khususnya yang berkaitan dengan potensi laut dan wisata.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam mendukung sektor pendidikan nasional.
Melalui semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa regenerasi maritim Indonesia tetap terjaga melalui penguatan edukasi dan karakter yang kokoh demi masa depan bangsa. (kiti)

















