TribuneIndonesia.com I Binjai-Pemerintah Kota Binjai menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat di tengah derasnya perkembangan era digital. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, saat memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota Binjai di Lapangan Apel Pemko Binjai, Senin (18/5/2026).
dalam arahannya, Chairin menekankan bahwa kualitas pelayanan publik kini menjadi parameter utama dalam menilai kredibilitas dan efektivitas pemerintahan daerah. Menurutnya, transformasi birokrasi tidak cukup hanya melalui penguatan sistem, tetapi juga harus diiringi perubahan pola pikir aparatur agar lebih profesional, transparan, dan cepat merespons kebutuhan masyarakat.
Apel gabungan yang dipimpin jajaran Kecamatan Binjai Timur tersebut dihadiri para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Setdako, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, hingga ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Binjai. Kehadiran seluruh unsur pemerintahan itu mencerminkan soliditas birokrasi dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.
masyarakat hari ini berkembang sangat cepat. Mereka memahami teknologi, terbiasa dengan akses informasi yang terbuka, dan menuntut pelayanan yang cepat serta tepat. Karena itu, aparatur pemerintahan harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut,” tegas Chairin dalam amanatnya.
Ia menilai, pelayanan publik bukan hanya berkaitan dengan administrasi pemerintahan, tetapi menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap negara yang diwujudkan melalui kehadiran pemerintah di tengah kehidupan warga.
Selain menyoroti reformasi pelayanan publik, Sekda Binjai juga menegaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan perkotaan melalui penguatan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Chairin meminta seluruh camat, lurah, hingga kepala lingkungan mengambil peran aktif menghidupkan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan kota tidak dapat bertumpu pada pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi sosial yang kuat dari seluruh elemen warga.
Binjai harus tumbuh sebagai kota yang maju dalam pelayanan, namun tetap nyaman, bersih, dan tertata. Semangat gotong royong harus kembali diperkuat agar masyarakat memiliki rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kebersihan kota merupakan bagian dari wajah peradaban daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ruang kota yang sehat dan berkualitas.
di akhir amanatnya, Chairin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran OPD dan masyarakat atas keberhasilan pelaksanaan Hari Ulang Tahun Kota Binjai ke-154 yang berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antarlembaga dan tingginya semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan Kota Binjai.
Keberhasilan HUT Kota Binjai ke-154 menjadi cerminan bahwa kolaborasi dan kebersamaan mampu menghadirkan energi besar bagi kemajuan daerah. Semangat ini harus terus dijaga untuk membawa Binjai semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Ilham Gondrong















