Bitung | Tribuneindonesia.com – Lapangan Polres Bitung menjadi saksi bisu puncak kemeriahan perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Babak final Kejuaraan Bola Voli Kapolres Bitung Cup yang digelar pada Kamis (18/6) berlangsung dalam atmosfer yang penuh dengan determinasi tinggi, sportivitas, dan riuh tepuk tangan penonton, Jumat (19/06/26).
Kompetisi internal yang mempertemukan antar-satuan kerja (satker) serta Bhayangkari di jajaran Polres Bitung ini sebenarnya telah bergulir sejak dibukanya keran turnamen pada 12 Juni 2026 silam. Pembukaan resmi kala itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H.
Sejak awal peluit pertama dibunyikan seminggu lalu, ajang ini didesain bukan sekadar berburu piala. Turnamen dirancang sebagai medium strategis untuk memperkokoh tali silaturahmi, melebur ego sektoral, serta mengkristalkan rasa kekeluargaan di antara personel dan keluarga besar polres.
Memasuki perebutan tempat ketiga di sektor putra, tensi ketegangan langsung tersaji di atas lapangan. Satuan Intelkam dipaksa memeras keringat lebih dalam saat meladeni perlawanan sengit dari Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS).
Melalui jual-beli serangan dan smes tajam yang menegangkan, Satuan Intelkam akhirnya menyudahi perlawanan Polsek KPS. Kemenangan dramatis ini mengunci posisi ketiga untuk dibawa pulang oleh skuad Intelkam.
Suasana semakin memanas saat partai puncak kategori putra dimulai. Lapangan seketika bergemuruh ketika tim Gabungan Staf berhadapan satu lawan satu dengan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bitung untuk memperebutkan takhta tertinggi.
Mengandalkan pola permainan yang solid serta organisasi pertahanan yang rapat, tim Gabungan Staf berhasil mendikte jalannya pertandingan. Mereka sukses membungkam Sat Reskrim dan keluar sebagai Juara I, memaksa sang rival puas di posisi runner-up.
Persaingan di sektor putri pun tidak kalah menyedot perhatian. Kombinasi apik ditunjukkan oleh tim Gabungan Sat Reskrim dan Polsek Matuari yang tampil konsisten sejak awal laga, hingga akhirnya sukses mengamankan podium juara pertama.
Sementara itu, posisi kedua kategori putri berhasil diamankan oleh performa impresif Gabungan Sat Polair dan Polsek Ranowulu. Menyusul di peringkat ketiga, berdiri kokoh Gabungan Sat Intelkam dan Polsek Lembeh Selatan yang tampil tidak kalah spartan.
Hadirnya AKBP Albert Zai di tepi lapangan sepanjang laga final putra dan putri memberikan suntikan moral yang masif.
Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Resor Bitung tersebut melecut motivasi para pemain untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.
Begitu peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup, ketegangan kompetisi langsung cair. AKBP Albert Zai turun ke lapangan untuk menyalami satu per satu pemain dari seluruh tim, memberikan apresiasi atas daya juang tinggi yang tetap dibalut nilai sportivitas.
Momen kebersamaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan. Pemandangan ini merefleksikan hilangnya sekat antara pimpinan dan anggota, sekaligus menegaskan kekuatan internal organisasi yang bertumpu pada solidaritas.
Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., M.H., selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengapresiasi kedewasaan seluruh peserta yang sukses menjaga kondusivitas turnamen hingga selesai.
”Antusiasme personel dan Bhayangkari luar biasa. Namun yang terpenting, esensi kegiatan ini adalah meningkatkan soliditas antar-satker serta menjadi hiburan positif bagi keluarga besar Polres Bitung,”
pungkas AKP Dwi Dea Anggraini, seraya berharap spirit kompetisi ini dapat diimplementasikan dalam pelayanan prima kepada masyarakat. (kiti)















