Respon Cepat Keluhan Warga Gayo, HRD Siap Perjuangkan Jembatan di Jagong Jeget

- Editor

Senin, 3 Februari 2025 - 03:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI, H Ruslan Daud (HRD), merespon cepat keluhan warga Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, yang mengharapkan dibangun jembatan gantung atau jembatan rangka baja.

“Saya mendapat kiriman video dan foto dari warga Kampung Gegarang, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, mereka sedang bergotong-royong membangun jembatan darurat dari kayu di sungai yang arus airnya cukup deras, untuk bisa mereka lintasi ke kebun dan ke permukiman penduduk, kita sangat prihatin dengan kondisi tersebut,” kata HRD kepada wartawan, Minggu (2/2/2025).

Disebutkan HRD yang bermitra dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), jika jembatan itu dapat dibangun dengan dana APBN, dirinya akan memperjuangkan satu unit jembatan gantung atau jembatan rangka baja yang panjangnya mencapai 60-70 meter ditingkat pusat melalui Kementerian PU di Jakarta.

“InsyaAllah kalau Allah izinkan saya akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat di dataran tinggi Gayo disana, karena jembatan merupakan infrastruktur utama yang sangat dibutuhkan masyarakat,” sebut tokoh penggerak pembangunan Aceh ini.

Selain jembatan, tambah HRD, masyarakat disana juga sangat membutuhkan jalan yang memadai guna mengangkut hasil perkebunan ke kota, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sebelumnya, Warga Kampung Gegarang, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah harus bergotong royong membangun jembatan darurat untuk menyeberangi sungai, agar bisa ke kebun dan ke permukiman penduduk, karena jembatan utama sudah hanyut terseret banjir bandang yang terjadi beberapa tahun silam.

Baca Juga:  Tuduhan Pemerasan dan Hilangnya Barang di Kapal KM. Sopi-01, KKP Diminta Klarifikasi

Dalam video yang dikirimkan warga setempat, terlihat ratusan orang bahu-membahu bergotong royong dengan peralatan seadanya membangun jembatan ditengah arus sungai yang sangat deras agar tetap bisa mencari nafkah.

Sekretaris Desa (Sekdes) Gegarang, Robi Sugara mengatakan, keberadaan jembatan ini sangat penting bagi warga. “Ada ratusan warga yang memiliki kebun di seberang sungai sehingga warga setiap hari harus menyeberangi sungai untuk mencari nafkah, kami sangat mengharapkan kepada pemerintah untuk membangun jembatan gantung atau jembatan rangka baja, karena hampir 100 persen penduduk disini kehidupannya bergantung pada hasil kebun,” sebut Robi.

Selain itu, kata Robi, apabila jembatan darurat ini tidak dibangun, ada puluhan kepala keluarga yang akan terisolir di seberang sungai. “Di seberang sungai juga ada pemukiman penduduk yang dihuni puluhan kepala keluarga. Jembatan ini merupakan akses satu-satunya mereka keluar masuk dusun, sungai ini juga sering meluap sehingga mengancam jiwa penduduk, kami butuh jembatan untuk memperlancar perekonomian masyarakat,” harap Robi. (*)

Berita Terkait

Tekan Overkapasitas Rutan Kelas I Medan Pindahkan 85 Napi Tipikor Selama 2025–2026
Dugaan Korupsi Proyek AMI PLN Rp5 Triliun, Relawan Desak KPK dan Kejagung Lakukan Penyelidikan
Rudenim Denpasar Deportasi WN Amerika Serikat Pembunuh Dalam Koper
Dumas Desa Aras Kabu Mandek, Warga Kepung Kejaksaan & Inspektorat
Mafia Tanah Dibidik, P2BMI Puji Polresta Deli Serdang
Setahun berlalu, kasus penikaman Abdul Hadi di Batang Kuis belum terungkap
Bantah Tuduhan Surat Palsu, Pihak Desa Pagar Merbau I Tegaskan Dokumen untuk Cagar Budaya
Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:30

Diduga Tanpa Sertifikat Higienis, Dapur SPPG di Aceh Tenggara Tetap Beroperasi: LSM Desak Sanksi Tegas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:05

Aroma Penyimpangan Program MBG di Aceh Tenggara, 40 Dapur SPPG Diduga Hanya Rehabilitasi Rumah dan Minim Sertifikat Higienis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:41

Alumni Abulyatama Aceh Jabodetabek Gelar Sunat Masal Gratis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:39

​Sinergi Forkopimda Bitung: TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Garap Lahan Jagung di Wangurer Barat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:31

Perumda Duasudara Bitung Cairkan THR Idul Fitri Lebih Awal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:25

Permintaan Pemkab Pidie, HRD dan Kementerian PU Tinjau Jalan IJD Sigli-Garot

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:09

Wali Kota Manado Pimpin Aksi Bersih Pantai Sindulang, Dorong Kesuksesan Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:53

Perkuat Sinergi Ramadan, Personel Polres Bitung Jadi Khatib Shalat Jumat di Masjid Al Muttaqien

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x