Pemilik Cangkul Padang dan Cangkul Dedem Bongkar Secara Sukarela, Terungkap Tak Semua Pendemo Pemilik Cangkul

- Editor

Selasa, 15 Juli 2025 - 14:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terungkap Tak Semua Pendemo Pemilik Cangkul, sehingga akhirnya mereka membersihkan sendiri (doc/15/07/25)

Terungkap Tak Semua Pendemo Pemilik Cangkul, sehingga akhirnya mereka membersihkan sendiri (doc/15/07/25)

Takengon | TribuneIndonesia.com

Di tengah sorotan publik dan pemberitaan media sebelumnya yang menyebut adanya gelombang penolakan terkait penertiban Cangkul Padang dan Cangkul Dedem, fakta di lapangan justru menunjukkan bahwa sebagian besar pemilik cangkul membongkar sendiri cangkul mereka secara mandiri dan sukarela.

Tindakan ini dilakukan atas dasar kesadaran hati nurani tanpa paksaan dari pihak manapun. Para pemilik cangkul mengaku memahami tujuan dari penertiban yang dilakukan, dan lebih memilih bersikap kooperatif demi kepentingan bersama dan kelestarian kawasan Danau Lut Tawar.

“Ini kami lakukan dengan ikhlas. Kami sadar kawasan ini perlu ditata ulang demi masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” ujar salah satu pemilik cangkul Padang.

Menariknya, dari hasil penelusuran di lapangan, tidak semua pihak yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu merupakan pemilik Cangkul Padang dan Dedem. Diketahui, terdapat peserta aksi dari kalangan pedagang ikan serta pengemudi becak yang ikut bergabung dalam barisan demonstran.

Baca Juga:  Walikota Bitung Serahkan Bantuan Beras untuk 10.431 KK, Ini Tujuannya

Hal ini memunculkan pertanyaan baru terkait siapa sebenarnya pihak-pihak yang berkepentingan dalam aksi protes tersebut.

Pemerintah daerah menyambut baik langkah sukarela para pemilik cangkul yang telah membongkar secara mandiri, dan berharap proses penataan kawasan terus berjalan dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta partisipasi masyarakat.

“Kami apresiasi kesadaran masyarakat. Ini contoh positif bagaimana solusi bisa dicapai tanpa harus melalui konflik,” ujar seorang pejabat dari dinas terkait.

Penertiban kawasan di sekitar Danau Lut Tawar terus menjadi prioritas dalam upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah alih fungsi lahan secara liar. (Dian aksara)

Berita Terkait

Coiling Perdana, Ujian Baru RSUD Amri Tambunan
BUPATI SIMEULUE SAMPAIKAN PESAN KEPADA MAHASISWA BARU UTU KAMPUS PAHLAWAN NASIONAL
​Penuh Semangat, Kontingen SD Cendekia Girian Bawah Tempuh Rute Gerak Jalan Hingga Garis Finish
Langkah Cilik Semarakkan HUT RI, Bunda PAUD Lepas Lomba Gerak Jalan TK di Bitung
​Kawal Pembangunan Desa, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa Sulut
BUPATI SIMEULUE RESMIKAN CAR FREE DAY, DORONG SILATURAHMI DAN PENGGERAK EKONOMI UMKM*
Trofi, Hujan, dan Perburuan Bibit Muda di Pancur Batu
Jejak Panjang Shri Mariamman.Tradisi Hindu yang Bangkit dari Puluhan Tahu
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:09

Coiling Perdana, Ujian Baru RSUD Amri Tambunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:06

BUPATI SIMEULUE SAMPAIKAN PESAN KEPADA MAHASISWA BARU UTU KAMPUS PAHLAWAN NASIONAL

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:37

Langkah Cilik Semarakkan HUT RI, Bunda PAUD Lepas Lomba Gerak Jalan TK di Bitung

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:16

​Kawal Pembangunan Desa, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa Sulut

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:36

BUPATI SIMEULUE RESMIKAN CAR FREE DAY, DORONG SILATURAHMI DAN PENGGERAK EKONOMI UMKM*

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:06

Trofi, Hujan, dan Perburuan Bibit Muda di Pancur Batu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:22

Jejak Panjang Shri Mariamman.Tradisi Hindu yang Bangkit dari Puluhan Tahu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:01

Antisipasi Dampak El Nino, Polres dan Pemkot Bitung Sinergi Padamkan Kebakaran Lahan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Coiling Perdana, Ujian Baru RSUD Amri Tambunan

Senin, 10 Agu 2026 - 14:09

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x