Ancaman TPPO Makin Nyata, Wali Kota Bitung Minta Semua Pihak Bergerak Cegah Korban Baru

- Editor

Kamis, 24 September 2026 - 11:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bitung Hengky Honandar, S.E, (ft. Istimewa)

Walikota Bitung Hengky Honandar, S.E, (ft. Istimewa)

Bitung | Tribuneindonesia.comPemerintah Kota Bitung mengambil langkah tegas dan responsif dalam merespons maraknya ancaman tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayahnya.

Pemkot menegaskan komitmennya untuk tidak tinggal diam dan terus berupaya memberantas kejahatan kemanusiaan tersebut hingga ke akar-akarnya.

​Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., menyoroti secara khusus kerentanan masyarakat terhadap berbagai bentuk eksploitasi dan kekerasan fisik maupun psikis.

Ia menekankan bahwa persoalan kejahatan terhadap kelompok rentan ini bukan sekadar isu di atas kertas, melainkan ancaman nyata yang kini membayangi kehidupan warga.

​Melihat kondisi yang kian memprihatinkan, Wali Kota meminta seluruh lapisan elemen masyarakat dan jajaran instansi untuk tidak menutup mata.

Semua pihak diimbau agar memiliki kepedulian yang sama dalam mengawasi serta menuntaskan permasalahan sosial yang krusial ini secara bersama-sama.


​”Perdagangan manusia dan kekerasan terhadap anak serta perempuan itu nyata. Kita tidak boleh tutup mata, masalah ini harus diselesaikan bersama,”


kata Hengky Honandar secara resmi dalam keterangannya pada Kamis (24/09).

Hengky memastikan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota Bitung siap memasang badan dan berdiri di barisan paling depan.


Komitmen ini mencakup penyediaan program pencegahan yang masif, pemberian perlindungan hukum, hingga penyediaan fasilitas pendampingan yang memadai bagi para korban.

Baca Juga:  Posyandu Desa Batang Kuis Pekan Beri Layanan Kesehatan Gratis, Warga Antusias Serbu Pemeriksaan

​Meski demikian, pihak Pemkot Bitung menyadari adanya keterbatasan jika harus bergerak tanpa dukungan pihak luar.

Oleh karena itu, sinergi yang solid antarpemangku kepentingan (stakeholder) menjadi kunci utama dalam membangun benteng pertahanan sosial yang tangguh di Kota Bitung.

​Wujud nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan Pemkot Bitung melalui jalinan kolaborasi strategis bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan Pembelaan Putra Putri Indonesia (YP3I).

Kemitraan ini digagas untuk memperkuat sistem perlindungan sosial sekaligus mempermudah penanganan serta penindakan kasus secara langsung di lapangan.


​”Kami pemerintah tidak bisa kerja sendiri. Kami butuh stakeholder di dalamnya, seperti LSM Yayasan Pembelaan Putra Putri Indonesia (YP3I) yang sudah berkolaborasi dengan kami,”


lanjut Hengky menjelaskan skema kerja sama tersebut.

​Mengakhiri penyampaiannya, Wali Kota menyerukan kepada seluruh warga agar lebih proaktif dan mengutamakan deteksi dini daripada hanya bersikap reaktif.

Pihaknya mendesak semua elemen untuk segera bergerak melakukan tindakan pencegahan ketimbang menunggu jatuhnya korban-korban baru di tengah masyarakat.


​”Jangan tunggu ada korban baru sibuk bergerak. Perempuan dan anak-anak kita harus terlindungi,”


pungkasnya dengan tegas. (kiti)

Berita Terkait

PEMKAB SIMEULUE APRESIASI KEJARI SIMEULUE, BERHASIL PULIHKAN ASET DAN KEUANGAN NEGARA Rp1,068 MILIAR HASIL TEMUAN BPK-RI
PEMDA SIMEULUE BERI PENGHARGAAN KE KEJARI, BERHASIL PULIHKAN Rp1,06 MILIAR TEMUAN BPK RI 5 TAHUN ANGGARAN PEMKAB
Pemkab Aceh Tenggara Gelar Gerakan Pangan Murah, Bupati Salim Fakhry dan Kadis Pangan drh. Karnodi Selian Tekankan Keterjangkauan Harga
Pakta Integritas dan Pengawasan yang Diuji
Infrastruktur Lemah dan Kemiskinan Ganjal Ekonomi Biru di Simeulue, Denfinal Dorong Reorientasi Kebijakan
Hadiri Upacara HUT Provinsi di Manado, Hengky Honandar dan Randito Maringka Siap Kawal Visi Sulut MELAJU
Peringati HUT ke-62 Sulut di Bitung, Pemkot Dorong Evaluasi Pembangunan dan Semangat Mapalus
Padi 15 Ton dan Tawaran Teknologi dari Negeri Tirai Bambu
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:34

PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta, Perkuat Sinergi Keselamatan Pelayaran Melalui Optimalisasi Manifest Penumpang

Kamis, 24 September 2026 - 12:23

Perkuat Sinergi Forum LLAJ, Jasa Raharja Jakarta Barat Dorong Langkah Bersama Tekan Angka Kecelakaan

Kamis, 24 September 2026 - 12:22

Kapal Induk Garibaldi Resmi Ganti Nama Jadi KRI Sriwijaya-100

Kamis, 24 September 2026 - 11:25

Rutan Cipinang Perkuat Tata Kelola Layanan Pengaduan melalui SP4N LAPOR

Kamis, 24 September 2026 - 07:35

Hari Tani Nasional 2026, Arief Martha Rahadyan Apresiasi Pejuang Pangan

Kamis, 24 September 2026 - 07:09

Warga Perapat Sepakat Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Bergerak Cepat Olah TKP

Kamis, 24 September 2026 - 04:20

Perkuat Sinergi Forum LLAJ, Jasa Raharja Jakarta Barat Dorong Langkah Bersama Tekan Angka Kecelakaan

Kamis, 24 September 2026 - 04:17

Pemkab Aceh Tenggara Gelar Gerakan Pangan Murah, Bupati Salim Fakhry dan Kadis Pangan drh. Karnodi Selian Tekankan Keterjangkauan Harga

Berita Terbaru

Walikota Bitung Hengky Honandar, S.E, (ft. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Ancaman TPPO Makin Nyata, Wali Kota Bitung Minta Semua Pihak Bergerak Cegah Korban Baru

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:52