Pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) Di Kecamatan Pante Bidari Desa Pante Rambong 44 Unit Selesai Dalam Sepekan Ini

- Editor

Jumat, 16 Januari 2026 - 03:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR- Tribun Indonesia.com

Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 kini berdampak signifikan terhadap permukiman warga. Di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, lebih dari 75 persen wilayah tergenang banjir dengan ketinggian muka air mencapai lebih dari tiga meter. Luapan air yang disertai lumpur dan material sampah menyebabkan kerusakan berat pada rumah warga, sehingga sebagian besar tidak lagi layak huni.

Sejak kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), serta kementerian dan lembaga terkait termasuk Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan, terus melakukan langkah-langkah penanganan darurat secara terpadu. Dukungan lintas sektor dan partisipasi relawan juga turut memperkuat respons di lapangan.

Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi prioritas utama. Bantuan berupa tenda pengungsian dari BNPB dan Dinas Sosial, logistik, peralatan pendukung, serta layanan kesehatan terus disalurkan secara berkelanjutan guna memastikan keselamatan dan kelangsungan hidup warga terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. dalam keterangan resminya di terima Redaksi, Senin, 12/1/26 mengatakan memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan, pemerintah memperkuat intervensi dengan penyediaan hunian yang lebih layak. Pemerintah pusat melalui BNPB memberikan dukungan pembangunan hunian sementara (huntara) sebagai solusi antara, yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembangunan hunian tetap (huntap).

Baca Juga:  Ridwan Hisyam: Pendidikan Inklusif Kunci Pemerataan dan Kemajuan Bangsa

Pada tahap awal, pembangunan huntara menjadi fokus utama. Huntara dibangun dengan dua pendekatan, yakni secara in-situ (di lokasi semula) dan melalui relokasi, disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kondisi wilayah terdampak. Secara fungsional, huntara dirancang sebagai tempat tinggal sementara pengganti tenda darurat selama proses pembangunan huntap berlangsung,”kata Abdul Muhari.

Berdasarkan data Posko Penanganan Darurat Banjir Aceh Timur per Sabtu (10/1/26), sebanyak 87 unit huntara akan dibangun di Kecamatan Pante Bidari. Huntara tersebut terdiri atas rumah tunggal dan rumah komunal (satu bangunan dengan beberapa unit hunian). Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 unit dialokasikan khusus untuk warga Gampong Pante Rambong dan ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan ke depan

Secara keseluruhan, jumlah huntara yang sedang dibangun di Kabupaten Aceh Timur mencapai 3.409 unit. Untuk pekan ini, target penyelesaian pembangunan ditetapkan sebanyak 171 unit, dengan sebaran wilayah sebagai berikut: Kecamatan Pante Bidari 44 unit, Kecamatan Julok 10 unit, Kecamatan Peureulak Barat 30 unit, Kecamatan Simpang Ulim 63 unit, dan Kecamatan Rayeuk 24 unit. Ujarnya

Reporter: Saipul Ismail SF
Jurnalis Aceh Timur,

Berita Terkait

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”
Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung
Siswa SMP 1 Manyak Payed Nobar Film G30S/PKI, Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme
Kabar Duka, Ibunda Kadisdik Simeulue Berpulang ke Rahmatullah
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:54

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”

Rabu, 30 September 2026 - 10:40

Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung

Rabu, 30 September 2026 - 09:15

Siswa SMP 1 Manyak Payed Nobar Film G30S/PKI, Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 13:34

Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru

Selasa, 29 September 2026 - 11:02

JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN

Berita Terbaru