Pak Safrizal Silakan Tanya Langsung ke Pengungsi, Jangan Cuma Dengar Info di Pendopo Bupati

- Editor

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Masyarakat korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen, sangat menyayangkan terkait pernyataan Kepala Posko Wilayah Aceh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana, Safrizal ZA.

Pejabat Kementerian Dalam Negeri asal Aceh ini mengatakan, pengungsi korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen, tidak boleh lagi tinggal di tenda karena sudah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

Pernyataan itu disampaikan Safrizal yang juga putra Aceh asli, dalam sebuah video singkat yang tersebar di beberapa media sosial (medsos), saat menjawab pertanyaan salah seorang nitizen di Pendopo Bupati Bireuen.

“Kami korban bencana banjir dan tanah longsor di Bireuen, rumah kami telah hancur diterjang banjir dan hingga sekarang kami masih tidur di tenda bersama keluarga, kami sangat kecewa kepada pak Safrizal atas pernyataannya dalam video yang tersebar di medsos, yang mengatakan korban bencana tidak boleh lagi tinggal di tenda karena sudah menerima DTH,” kata korban banjir yang masih mengungsi di bawah tenda komplek kantor Bupati Bireuen, Selasa (17/3/2026).

Dikatakan para korban banjir itu, mereka akan tetap tidur di tenda sampai menunggu kepastian kapan hunian yang layak dibangun untuk mereka. Mereka meminta Safrizal ZA untuk turun langsung ke lapangan, bukan hanya mendengar informasi dari Bupati Bireuen atau dari kroni-kroninya bupati yang tidak mau mengusulkan hunian sementara (Huntara) kepada korban bencana.

Selain itu, pemerintah kembali berjanji akan membangun huntap di Bireuen usai lebaran. Korban banjir bertanya, usai lebaran kapan dibangun hunian tetap, apakah usai lebaran idul fitri tahun ini atau usai lebaran haji tahun depan.

“Pak Safrizal neu tren u lapangan u lokasi bencana, bek neu dingo info di Pendopo Bupati Bireuen, bek asai neu peugah haba galak-galak droe nuh, seharus jih droe nuh selaku urueng Aceh yang na di pusat, neubantu kamo korban banjir, bek neu bela Bupati Bireuen yang han geutem usulkan huntara keu kamo korban banjir (pak Safrizal tolong turun ke lapangan, ke lokasi bencana, jangan hanya dengar informasi di Pendopo Bupati Bireuen, jangan asal ngomong suka-suka anda, seharusnya anda selaku orang Aceh yang ada di pusat, membantu kami korban banjir, jangan bela Bupati Bireuen yang tidak mau mengusulkan Huntara-red),” sesal para korban banjir di tenda pengungsi kantor Bupati Bireuen.

Baca Juga:  ​Manado Raih Penghargaan K3, Andrei Angouw Tekankan Sinergi Ekosistem Kerja

Selain itu, mereka juga meminta agar Safrizal jangan cari panggung diatas penderitaan korban bencana di Bireuen. Seharusnya kehadiran Safrizal bisa menjadi solusi bukan menambah masalah dan sakit hati bagi kami pengungsi korban bencana.

“Droe nuh pak Safrizal mangat neu duk lam AC digaji le negara, seharus jih jut keu urueng tuha, pulom kajut keu Dirjen, neu mita solusi kon neu peugah haba asal bapak senang, neu tayong bapak Bupati Bireuen pakon hana dimusyawarah ngon kamo korban bencana, bek dicok keputusan keudro jih bupati, kamo hana meu tupu pu peng DTH nyan, rupajih kamo yang hana sikula ka keunong peungut sit bak bupati, (anda pak Safrizal enak duduk dalam AC dan digaji oleh negara, seharusnya bisa dituakan apalagi sudah jadi Dirjen, cari solusi bukan berbicara asal bapak senang, tanya sama bupati Bireuen kenapa tidak bermusyawarah dengan kami korban bencana, jangan mengambil keputusan sendiri, kami tidak tahu apa itu DTH, rupanya kami yang tidak sekolah sudah kena tipu dari bupati-red),” ujar korban bencana geram.

Bahkan para pengungsi korban banjir yang tidak ada lagi rumah dan tanah karena hanyut dibawa sungai, kini mulai terkatung-katung, mereka tidak tahu harus kemana.

“Kami rumah dan tanah sudah tidak ada lagi, yang ada cuma tenda darurat, jika tenda harus dibongkar, kemana kami akan mengungsi, tidak mungkin kami harus tinggal tempat saudara dan tidak ada rumah sewa 600 ribu, apalagi kami tidak menerima DTH,” ujar korban banjir lainnya.

Mereka meminta Menteri Dalam Negeri yang juga Ketua Satgas Bencana, Pak Tito Karnavian untuk mengevaluasi dan menegur Safrizal.

Diulangi lagi oleh para pengungsi, Safrizal segera bertaubat dan meralat pernyataannya yang tersebar di medsos dan segera turun ke lapangan untuk menemui para pengungsi.

“Pak Safrizal silakan temui kami di tenda pengungsi, lihat dan dengarkan langsung keluh kesah kami, jangan hanya dengar omongan bupati dan kroni-kroninya,” tegas para pengungsi korban bencana di Bireuen. (*)

Berita Terkait

​Presiden Buka PENAS XVII di Gorontalo, Hengky Honandar Boyong Kontingen Bitung Demi Sinergi Pangan Nasional
​Hari Bhayangkara ke-80: Polres Bitung Teguhkan Semangat Presisi Lewat Ziarah Pahlawan
Jembatan Enang-Enang: Ketangguhan Masyarakat dan Pelajaran dari Sebuah Struktur
Suku Mayoritas Alas Kecewa pada Peringatan HUT ke-52 Aceh Tenggara, Budaya Lokal Dinilai Hanya Jadi Penonton di Rumah Sendiri
Antusiasme Warga Membludak, HUT Aceh Tenggara ke-52 Dimeriahkan Beragam Kegiatan dan Hadiah Menarik
Jasa Raharja DKI Jakarta berkolaborasi dengan mitra terkait menghadirkan layanan Samsat Keliling dalam kegiatan HBKB
KETUA LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI) SAIDUL AMRAN ANGKAT BICARA
​Perkokoh Karakter Personel, Bintaldam XIII/Merdeka Gelar Pembinaan Mental dan Ideologi di Kodim 1310/Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:21

Polemik Pilkades Amplas Memanas, Warga Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran TSM

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:22

Deli Serdang Bidik Underpass dan Flyover Atasi Titik Macet Strategis

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:30

Jelita Asri Dorong Perempuan Deli Serdang Perkuat Fondasi Keluarga Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:54

Deli Serdang Bidik Prestasi Nasional, Bupati Lepas Tim Pesparawi ke Papua Barat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:40

Tour de Deli Serdang Pecahkan Rekor, 1.300 Pesepeda Ramaikan HUT ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:09

57 Titik Irigasi Deli Serdang Dibangun, P3-TGAI Perkuat Produktivitas Pertanian

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:36

KETUA LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI) SAIDUL AMRAN ANGKAT BICARA

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

Fotografi Cagar Budaya Jadi Strategi Promosi Potensi Sejarah dan Wisata Deli Serdang

Berita Terbaru

oplus_0

Pemerintahan dan Berita Daerah

Polemik Pilkades Amplas Memanas, Warga Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran TSM

Kamis, 25 Jun 2026 - 00:21

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Bidik Underpass dan Flyover Atasi Titik Macet Strategis

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:22

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jelita Asri Dorong Perempuan Deli Serdang Perkuat Fondasi Keluarga Sehat

Rabu, 24 Jun 2026 - 16:30