Mawar Kecil Jadi Korban Kebiadaban di Batang Kuis

- Editor

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com
Duka mendalam menyelimuti Desa Mesjid, Dusun III, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Seorang bocah perempuan berusia lima tahun, sebut saja Mawar (nama samaran), harus menanggung derita tak terbayangkan setelah menjadi korban kebiadaban tetangganya sendiri, M. AS.63,Perbuatan bejat ini membuat warga terkejut, geram, dan menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya.

Tragedi memilukan itu terjadi pada Kamis (28/8/2025). Usai pulang mengaji, Mawar sempat makan, bermain, hingga belajar di depan rumahnya. Namun, beberapa saat kemudian, orang tuanya tidak lagi melihat keberadaan sang anak.

“Saya pikir dia main ke rumah neneknya, tapi setelah dicari-cari, tidak ada. Sudah tiga kali saya panggil, tetap tidak menjawab,” tutur Misni (31), ibu korban, dengan suara lirih penuh tangis.

Kegelisahan keluarga memuncak setelah ada warga yang melihat Mawar terakhir kali bersama pelaku. Tak lama kemudian, sang bocah pulang dengan kondisi lemah dan kesakitan. Saat dimandikan, Mawar mengeluhkan perih setiap kali buang air kecil maupun besar. Dari situlah terungkap perbuatan keji yang dialaminya.

“Saya tidak sanggup membayangkan. Anak saya diperlakukan seperti binatang. Pelaku bukan hanya mencabuli, tapi juga memaksa anak saya melakukan hal-hal yang tidak pantas. Hati saya hancur,” ucap Misni sambil terisak.

Baca Juga:  Polres Gayo Lues Bekuk Pemerkosa Anak Kandung

Lebih memilukan lagi, dugaan kuat menyebutkan bahwa perbuatan keji ini bukan kali pertama terjadi. Misni meyakini, pelaku sudah berulang kali melampiaskan nafsu bejatnya, hanya saja baru kali ini terbongkar. Luka yang dialami Mawar kecil bukan hanya di tubuh, tetapi juga di jiwanya yang polos.

Pihak keluarga segera membawa korban untuk divisum dan melaporkan kasus ini ke Polres Deli Serdang, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). “Saya hanya ingin pelaku segera ditangkap dan dipenjara. Tidak ada ampun. Anak saya sudah kehilangan masa depannya karena perbuatan setan itu,” tegas sang ibu.

Kabar ini memicu kemarahan warga sekitar. Mereka menilai, tindakan pelaku telah melampaui batas kemanusiaan. Warga mendesak aparat penegak hukum bertindak cepat tanpa memberi sedikit pun celah bagi pelaku untuk lolos.

Kini, Mawar kecil masih menjalani perawatan medis dan pendampingan psikologis. Namun jelas, luka yang ia tanggung tidak akan mudah sembuh. Tangisan polosnya kini menjadi jerit pilu yang merobek hati siapa saja yang mendengarnya, sekaligus peringatan keras agar anak-anak lebih dijaga dari ancaman predator di sekitar kita.

TribuneIndonesia.com

 

Berita Terkait

Peradaban Bangsa Akan Bersih dan Maju Jika Dimulai dari Indonesia Timur
Jack Ma: Seorang Guru yang Membuktikan — Bukan dengan Buku, Tapi dengan Karya
Sekolah Itu Fondasi: Di Situlah Identitas dan Masa Depan Bangsa Dibentuk
Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat
Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani
Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya
Menghargai Guru: Kunci Mutlak Lahirnya Generasi Emas
Kerusakan Moral Generasi dan Bahaya Demi Mengejar Ketenaran
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:21

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:08

Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:18

Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:56

LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:09

LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:41

Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:39

Dewan Diberi Segalanya, Guru Diabaikan — Di Mana Letak Kemajuan Bangsa?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:50

Sambut HUT RI ke-81, TP-PKK Kecamatan Jangka Gelar Senam Bersama dan Lomba Voli Gembira

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jalur Tikus di Tengah Macet Jamin Ginting

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:37

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x