Lima Kursi Eselon II dan Ujian Meritokrasi

- Editor

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang- Lima kursi pimpinan tinggi pratama berganti penghuni Pada Senin, 31 Agustus 2026, nama-nama baru itu diumumkan di Aula Cendana, Kantor Bupati. Pelantikan ini tak berhenti pada pergantian nama di struktur organisasi. ada proses uji kompetensi, rekomendasi Badan Kepegawaian Negara, serta persetujuan teknis yang menjadi dasar pengangkatan.

Lima nama tersebut ialah Yetti Sembiring, Rio Laka Dewa, A. Fitryan Sukri, Suparno, dan Janso Sipahutar. Yetti menempati kursi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan. Rio mengisi jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. A. Fitryan Sukri memimpin Dinas Pendidikan. Suparno dipercaya mengurus Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi. Janso Sipahutar mendapat tugas memimpin Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Dua belas pejabat fungsional ikut dilantik. mereka masuk ke struktur kerja yang menuntut keahlian teknis, disiplin administrasi, dan kemampuan menerjemahkan kebijakan menjadi pelayanan yang terukur.

Dokumen pengangkatan menyebut proses itu berangkat dari rekomendasi hasil uji kompetensi Kepala BKN Nomor 43276/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 26 Agustus 2026. Empat hari kemudian, persetujuan teknis diterbitkan melalui sistem Integrated Mutasi (I-Mut) BKN dengan Nomor 43866/R-AK.02.03/SD/O/2026.

Dua dokumen itu menjadi fondasi administratif pelantikan. namun ukuran keberhasilan lima pejabat baru tak berhenti pada kelengkapan berkas. Kursi yang mereka duduki membawa daftar persoalan yang harus dijawab melalui kerja.

Yetti akan berhadapan dengan pekerjaan perencanaan dan penyusunan arah pembangunan. Posisi itu menuntut kemampuan membaca kebutuhan wilayah sekaligus menguji apakah perencanaan benar-benar bertemu dengan kebutuhan warga.

Rio menghadapi urusan investasi dan pelayanan perizinan. di sektor ini, kecepatan pelayanan, kepastian prosedur, serta kemudahan pengurusan menjadi ukuran yang mudah diperiksa oleh masyarakat maupun pelaku usaha.

Baca Juga:  Dana DIF Rp341 Juta Baitul Mal Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pejabat Mengaku Tidak Tahu Penggunaannya

A. Fitryan Sukri memperoleh tugas di bidang pendidikan. Bebannya tak ringan. kualitas sekolah, pemerataan layanan, persoalan tenaga pendidik, serta berbagai keluhan yang muncul dari satuan pendidikan membutuhkan keputusan yang terukur.

Suparno mendapat bidang yang bersentuhan langsung dengan infrastruktur. Jalan, drainase, sumber daya air, dan konstruksi adalah pekerjaan yang hasilnya mudah dilihat. mutu pekerjaan dapat diuji melalui kondisi fisik, ketepatan anggaran, serta daya tahan hasil pembangunan.

Janso Sipahutar menghadapi persoalan perumahan, kawasan permukiman, dan pertanahan. Bidang ini kerap bersentuhan dengan kepentingan warga, tata ruang, legalitas lahan, dan kebutuhan hunian.

di hadapan para pejabat yang dilantik, Lom Lom Suwondo menyebut jabatan itu membawa tanggung jawab besar. Ia meminta integritas, profesionalitas, disiplin, dan tanggung jawab menjadi ukuran kerja.

Ia juga meminta antar perangkat daerah memperkuat komunikasi dan koordinasi. Setiap pejabat diminta memahami persoalan lapangan, mendengar aspirasi warga, lalu menghadirkan penyelesaian melalui program yang terarah.

Tetapi lima kursi baru tersebut akan diuji oleh persoalan yang lebih rumit daripada pidato pelantikan. Perencanaan akan diuji oleh hasil pembangunan. Perizinan akan diuji oleh kecepatan layanan. Pendidikan akan diuji oleh kondisi sekolah dan mutu belajar. Infrastruktur akan diuji oleh kualitas fisiknya. urusan permukiman dan pertanahan akan diuji oleh kepastian hak warga.

Karena itu, pelantikan 31 Agustus bukan akhir dari proses seleksi. Ia justru membuka tahap yang lebih sulit. membuktikan bahwa pilihan atas lima pejabat itu menghasilkan kinerja yang dapat diukur.

nama telah ditetapkan. Dokumen telah diterbitkan. Kursi telah terisi. Setelah itu, angka, hasil kerja, dan perubahan kondisi lapangan yang akan berbicara.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Bapenda Kota Bitung Jemput Bola di 8 Kecamatan, Layanan PBB-P2 Kini Lebih Dekat dan Praktis
​Kajati Sulut Kukuhkan Pengurus Jaga Desa Bitung, Tegaskan Pentingnya Pencegahan Hukum dari Tingkat Kelurahan
Rumah Dibedah, Tubuh Kartini Ikut Diperiksa
Momentum Sertijab GMIM Sion IX, Hengky Honandar Dorong Harmonisasi Menuju Bitung Maju
Di Balik Gebyar Buntu Bedimbar, Data RTLH Dipertaruhkan
Salak Deli dan Jalan Panjang Memangkas Pungli
Salak Deli dan Jalan Panjang Memangkas Pungli
Pagar Besi di Bantaran Sungai Ular
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:24

Gubernur Jakarta POPPROV 2026 jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:05

RSPA, Jasa Raharja Bersama Stakeholder Perkuat Pencegahan Kecelakaan di Titik Rawan Laka Kebayoran Lama

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:28

Soal Penyaluran TPG 2026, Begini Penjelasan Kabid GTK

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:08

Jalan Sehat Dusun Modangan — Memperingati Hut RI KE-81

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:49

Jasa Raharja Jakarta Selatan Laksanakan FKLL, Bahas Titik Rawan Kecelakaan di Kebayoran Lama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:47

Pemerintah Kab. Minahasa Utara Tampilkan Potensi Unggulan Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:40

PMI Bireuen memperkuat silaturahmi dan kolaborasi kemanusiaan dengan Pemerintah Bireuen

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:17

SMPN 2 Bireuen Gebrak Pendidikan, Boarding School Jadi Generasi Qurani

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Lima Kursi Eselon II dan Ujian Meritokrasi

Senin, 31 Agu 2026 - 08:55