Kementerian PU Mulai Bangun Jembatan Bailey di Kutablang

- Editor

Sabtu, 6 Desember 2025 - 00:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD) mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera membangun jembatan bailey di lintas nasional Medan-Banda Aceh Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh yang putus diterjang banjir pekan lalu.

Hal itu disampaikan HRD kepada wartawan, usai ia menelpon pejabat terkait dari Kementerian PU, Jumat (5/12/2025).

“Alhamdulillah direspon cepat, pihak Kementerian PU malam ini langsung mengirimkan material jembatan dan pekerja ke Kutablang untuk segera membangun jembatan bailey,” sebut HRD.

Jembatan Kutablang ini, jika belum bisa dilintasi pengangkut sembako, BBM, Elpiji maupun orang, dipastikan ekonomi masyarakat akan lumpuh.

Jembatan bailey Kutablang nantinya bisa dilintasi kendaraan bermuatan 40 ton dengan panjang mencapai
50 meter.

Begitu juga jembatan Teupin Mane Kecamatan Juli, tepatnya dilintas nasional Bireuen-Takengon, Km 10, juga mulai dibangun jembatan bailey dengan panjang mencapai 30 meter. InsyaAllah bisa rampung dalam seminggu ini.

Jembatan Teupin Mane itu juga sangat vital, untuk pengiriman alat berat (escavator/beco dan buldouser) guna memperbaiki sejumlah jembatan, jalan yang longsor dan putus di lintas Bireuen-Takengon, mulai dari Km 22 Kecamatan Juli Bireuen, Bener Meriah hingga ke Takengon.

Baca Juga:  ​Hari Pertama Operasi Lilin, AKBP Albert Zai Cek Kelayakan Pos Pengamanan dan Pelayanan di Bitung

“Baik sembako, BBM, elpiji dan lainnya, harus bisa segera diangkut ke Bener Meriah dan Takengon, kasian saudara-saudara kita di dataran tinggi Gayo masih terisolir, saat ini mulai sulit memperoleh BBM dan sembako, bahkan informasi dari masyarakat dan relawan kami di Bener Meriah dan Takengon, harga barang melonjak tinggi serta sulit diperoleh pasca bencana alam banjir dan longsor,” sebut HRD.

Sementara itu, untuk informasi kepada masyarakat, saat ini Kementerian PU juga sedang memacu pembangunan jembatan bailey dijalur alternatif yang menghubungkan Bireuen-Lhokseumawe atau Banda Aceh-Medan. “InsyaAllah dalam beberapa hari ke depan akan bisa dilintasi kendaraan yang bermuatan 20 ton,” pungkas HRD. (*)

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Pemkot Bitung Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif Demi Cetak Generasi Berkarakter
​Akhiri Perseteruan, Pemuda Pateten Satu dan Kampung Unyil Sepakat Berikrar Damai
Sinergi Pemkot dan Polres Bitung Kawal Keberangkatan Calon Tamu Allah Menuju Asrama Haji
Gema Keadilan dari Mimbar Agung: Pesan Menyentuh Ustadz Jufri Naki di Hari Buruh
Bantuan Kemanusiaan 1 Juta Rupiah untuk Warga Seuneubok Saboh, Harapan Masyarakat Terpenuhi
Ketua TP-PKK Ny. Sadriah, S.K.M., M.K.M Tekankan Peran Imunisasi Anak
Langkah Strategis Dalam Memperkuat Sinergi, Kejaksaan Bireuen Tanda Tangani MoU Dengan RSUD DR.Fauziah Bireuen
Pelindo Resmi Terapkan Sistem Terintegrasi di Pelabuhan Bitung demi Efisiensi Global
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:58

PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana

Kamis, 30 April 2026 - 16:29

Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani

Kamis, 30 April 2026 - 01:19

Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul

Rabu, 29 April 2026 - 14:55

Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan

Rabu, 29 April 2026 - 14:07

PEMILIHAN KETUA OSIS SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED JADI IMPLEMENTASI P5 TEMA SUARA DEMOKRASI

Rabu, 29 April 2026 - 12:47

Arief Martha Rahadyan Serahkan Wakaf Al-Qur’an di Bogor, Dorong Penguatan Pendidikan Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 13:46

*Tolak Persidangan Online, Kuasa Hukum Kadri Amin Minta Persidangan Secara Langsung di Pengadilan Tipikor*

Selasa, 28 April 2026 - 05:57

BIMTEK PEMILIHAN GEUCHIK DI LANGSA BATAL, DIDUGA TERKENDALA ANGGARAN Penggunaan Dana Desa Disorot, SOMASI Kritik Keterlibatan Pihak Ketiga

Berita Terbaru