Bitung | Tribuneindonesia com –Pemerintah Kota Bitung menegaskan kembali bahwa sektor pendidikan merupakan pilar fundamental dalam upaya mencetak daya saing bangsa, Sabtu (02/04/26).
Langkah tersebut dipandang bukan sekadar rutinitas di ruang kelas, melainkan proses pembentukan karakter jangka panjang guna mewujudkan visi Indonesia Maju yang lebih kokoh dan berintegritas.
Dalam komitmen terbarunya, Pemkot Bitung berjanji untuk terus memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas secara merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kebijakan ini diambil demi memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak belajar, mengingat kualitas daerah sangat bergantung pada lahirnya generasi unggul yang visioner.
Wali Kota dan Wakil Walikot Bitung dalam pesannya menekankan bahwa transformasi daerah hanya bisa dicapai melalui peran aktif sumber daya manusia yang terdidik.
Oleh karena itu, pemerataan sarana dan prasarana pendidikan menjadi prioritas utama guna melahirkan inovator-inovator lokal yang mampu membawa perubahan nyata bagi kemajuan bangsa di masa depan.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini pun dijadikan momentum krusial untuk menggugah kesadaran kolektif mengenai hak anak atas pendidikan yang layak.
Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyadari bahwa tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tugas bersama yang harus dipikul secara kolaboratif.
Sebagai penutup, semangat “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar” digaungkan untuk memperkuat konsistensi dalam menjalankan program-program edukatif yang inovatif.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Kota Bitung optimistis dapat menciptakan ekosistem belajar yang memerdekakan dan berdaya saing global. (kiti)















