Kapolres Aceh Tengah Bentuk Tim PARKO untuk Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

- Editor

Rabu, 30 Juli 2025 - 03:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon | TribuneIndonesia.com

Guna meningkatkan rasa aman dan ketertiban di wilayah hukumnya, Kapolres Aceh Tengah, AKBP M. Taufiq, S.I.K., M.H., secara resmi membentuk Tim Patroli Kota (PARKO) pada Senin, 29 Juli 2025, di Mapolres Aceh Tengah. Tim ini terdiri dari 12 personel pilihan dari Satuan Samapta Polres Aceh Tengah yang akan menjalankan patroli rutin di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam arahannya saat peluncuran tim tersebut, Kapolres secara tegas menyampaikan bahwa pembentukan Tim PARKO bukan sekadar kegiatan simbolis atau formalitas belaka. Ia menginginkan kehadiran nyata polisi di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pengayom yang humanis.

 “Patroli ini bukan untuk sekadar dokumentasi foto, lalu pulang dan buat laporan. Tapi harus benar-benar dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan bahwa polisi hadir di tengah masyarakat untuk melindungi dan mengayomi,” tegas AKBP M. Taufiq di hadapan para personel.

Ia juga memberikan penekanan penting agar setiap personel mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas. Kapolres melarang keras tindakan represif kepada masyarakat, menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri harus terus dibangun dan dijaga.

 “Tidak boleh ada penindasan dalam pelaksanaan patroli. Jalin komunikasi dengan warga, tertibkan dengan cara yang baik dan bersahabat. Bina hubungan, edukasi masyarakat agar mereka paham aturan dan tetap percaya kepada institusi Polri,” tambahnya.

Tim PARKO dirancang untuk menyasar berbagai kawasan strategis, mulai dari pasar tradisional, pusat keramaian, jalan-jalan utama, area rawan kriminalitas, hingga pemukiman padat penduduk. Tujuannya adalah menciptakan rasa aman yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di Aceh Tengah.

Baca Juga:  Kapolres Pidie Tinjau Progres Pembangunan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pidie

Selain itu, setiap personel dibekali pemahaman tentang etika pelayanan publik serta prinsip-prinsip pengabdian kepada masyarakat. Kapolres menegaskan bahwa setiap kegiatan patroli harus dilaporkan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 “Evaluasi akan kami lakukan secara rutin. Tujuannya agar kegiatan ini tidak stagnan dan benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan. Kami ingin masyarakat Aceh Tengah benar-benar merasa aman, tanpa tekanan. Polisi harus hadir sebagai pelindung, bukan ditakuti,” ujarnya.

Dengan peluncuran Tim PARKO, Polres Aceh Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam merespons kebutuhan masyarakat akan rasa aman dan tertib. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat kehadiran polisi secara aktif di tengah-tengah kehidupan warga.

Langkah ini juga menjadi bukti nyata bahwa institusi kepolisian di daerah tidak sekadar menunggu laporan, namun secara proaktif menciptakan kondisi yang kondusif melalui pendekatan persuasif dan berorientasi pada pelayanan.

Masyarakat pun menyambut baik inisiatif ini dan berharap keberadaan Tim PARKO mampu memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan, sekaligus menguatkan rasa aman warga dalam beraktivitas sehari-hari.

“Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus menjadi cermin rasa nyaman, bukan menimbulkan ketakutan. Dengan pendekatan yang baik, polisi bisa lebih dekat dan lebih dipercaya oleh masyarakat,” tutup Kapolres.

Dengan semangat kolaboratif dan prinsip pelayanan publik yang beretika, Tim Patroli Kota (PARKO) diharapkan dapat menjadi simbol transformasi pelayanan kepolisian yang lebih dekat, bersahabat, dan efektif dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten Aceh Tengah.

— Dian Aksara, Tribune Indonesia Takengon

Berita Terkait

Sejumlah Pejabat Kodam IX/Udayana Diserahterimakan Termasuk Kapendam
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Polsek Kuta Selatan Jalani Tes Urine Mendadak
Ditressiber Polda Bali Gulung Judi Online Jaringan Internasional dan Prostitusi Daring
Dari Rumah Sederhana, Kembang Pucuk Bordir Siap Mengguncang Panggung Fashion Nasional
Polresta Denpasar Amankan Puluhan WNA Diduga Jadi Korban Penyekapan
Kodim 1616/Gianyar Dukung KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa Berbasis Koperasi
Sinergi Jadi Kunci, Pisah Sambut Dandim 0201/Medan Berlangsung Hangat dan Penuh Makna
Melarikan Diri dan Terjatuh ke Lereng saat Hendak Ditangkap, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:52

UMKM Central Deli Serdang Resmi Dibangun Langkah Nyata Menata Ekonomi Rakyat dari Jantung Lubuk Pakam

Kamis, 30 April 2026 - 08:12

PWKI Deli Serdang Hadirkan Edukasi Strategis di Desa Sumberjo

Rabu, 29 April 2026 - 15:52

Wabup Deli Serdang Hadiri Penutupan Satgas Pemulihan Bencana Aceh, Tegaskan Komitmen Bangkit Bersama

Selasa, 28 April 2026 - 23:58

Dari Rumah Reyot ke Harapan Baru Sentuhan hati Bupati Deli Serdang di Hamparan Perak

Selasa, 28 April 2026 - 16:06

Deli Serdang Perkuat Perang Melawan Narkoba, Sinergi dengan BNN Didorong hingga Desa

Selasa, 28 April 2026 - 15:49

Dari Tanah Sengketa hingga Irigasi Kritis, Bupati Deli Serdang “Ketuk Pintu” Pusat di Reses NasDem

Selasa, 28 April 2026 - 00:08

Lahan Eks HGU Lonsum 75 Hektare Resmi Diserahkan, Pemkab Deli Serdang Prioritaskan Kepentingan Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 09:09

Bupati Asri Ludin Tegaskan Arah Baru Otonomi Daerah  Kerja Nyata, Bukan Sekedar Seremonial

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x