IMPAS Kritik Ketua DPRD Pendidikan Bukan Panggung Politik

- Editor

Rabu, 16 Juli 2025 - 00:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com

Polemik penyegelan gedung SMP Negeri 2 Galang terus menuai sorotan. Kali ini, kritik keras datang dari Ikatan Mahasiswa Peduli Akan Sosial (IMPAS) yang menilai langkah Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri, SH, tidak menyentuh akar persoalan.

Ketua Umum IMPAS, Nanda, menyebut tindakan Ketua DPRD yang turun langsung ke lokasi sekolah hanya sebatas pencitraan. “Seolah-olah peduli, tapi tidak ada solusi nyata. Ini bukan panggung politik. Ini soal masa depan ratusan siswa,” tegas Nanda, Selasa (15/07/2025).

IMPAS menilai, penyegelan sekolah tidak cukup dijawab dengan kunjungan seremonial. Dibutuhkan langkah konkret untuk menyelamatkan hak belajar para siswa, bukan justru menambah kegaduhan dengan sikap populis.

“Ketua DPRD seharusnya memfasilitasi dialog terbuka, bukan menambah dramatisasi situasi. Kami mendesak seluruh pejabat publik untuk berhenti menari di atas penderitaan rakyat,” lanjutnya.

Menurut IMPAS, sektor pendidikan terlalu vital untuk dijadikan alat tarik-menarik kepentingan, apalagi menjelang tahun politik. “Kami melihat ada kecenderungan pengalihan fokus. Yang dibutuhkan saat ini adalah kejelasan hukum dan solusi administratif yang adil bagi semua pihak,” ujar Nanda.

Baca Juga:  Karnaval HUT RI ke-80 di Kabupaten Pidie Meriah, Ribuan Pelajar Ikut Serta

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang bersama Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah menyepakati penyegelan gedung SMP Negeri 2 Galang yang berdiri di atas lahan milik ormas Islam tersebut. Kesepakatan ini dituangkan dalam Berita Acara tertanggal 13 Juli 2025 dan ditandatangani oleh Ketua PD Al Washliyah Galang, H.M. Tamin, serta Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang, Yudy Hilmawan, S.E., M.M.

IMPAS menyerukan agar semua pihak baik pemerintah, DPRD, maupun organisasi masyarakat duduk bersama dengan kepala dingin dan niat tulus demi menyelamatkan akses pendidikan bagi para pelajar.

“Buka ruang audiensi. Libatkan pihak sekolah, masyarakat, ormas pemilik lahan, dan instansi terkait. Jangan jadikan siswa sebagai korban konflik kebijakan,” tutup pernyataan resmi IMPAS.

TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Mahasiswa Doktoral UPI Y.A.I Perkuat Mental Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus melalui Program The Power of Mind
​Sudarto Katijo Dampingi Kakan Kemenag Bitung Pantau Kreativitas Siswa di Area Perkemahan MTsN 1
Batasi Kuota Pendaftaran Demi Aturan Dapodik, MTsN Prioritaskan Mutasi Jalur Formal Ber-NISN
​Maksimalkan Link and Match, SMK Negeri di Bitung Bebaskan Biaya PKL-UKK hingga Dorong Guru Magang di Industri
Papan Proyek Padat Karya Kemnaker di Aceh Tenggara Disorot, Data Tenaga Kerja Tak Dicantumkan
Membanggakan! 9 Siswa SMA Negeri Unggul Aceh Timur Lulus Program Bina Talenta Indonesia 2026, 4 Siswi Tempah Diri di Politeknik Manufaktur Bandung
PIB College Sambut Mahasiswa dari Berbagai Negara di Summer Course 2026
Baitul Mall Simeulue Dan STAIN Meulaboh Jalin Kerja Sama Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Bagi Siswa Asal Simeulue
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:13

Progres Pelebaran dan Pengerasan Jalan Pertanian TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Capai 75 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:05

Investasi Bernilai Tinggi: Menolak Keuntungan Sesaat, Membangun Kemakmuran Abadi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:27

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:13

Babinsa Gandapura Ajak Warga Perkuat Kerukunan dan Jaga Kamtibmas di Desa Binaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:06

Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Pantau Harga Ayam Kampung Melalui Komsos dengan Pedagang Keliling

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:04

Babinsa Koramil 07/Jangka Imbau Warga Waspada Cuaca Panas dan Jaga Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:07

Layanan Dokter Gigi drg. Irda Rahayu Layani Pasien BPJS dan Umum, Jangkau Seluruh Desa di 16 Kecamatan Aceh Tenggara

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:06

APRI: Negara Jangan Kriminalisasi Penambang Rakyat, Kejar Cukong Tambang, Bukan Warga Kecil

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x