Bitung | Tribuneindonesia.com – Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) 2026 resmi menetapkan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bitung yang baru. Seluruh perwakilan cabang olahraga menyepakati keputusan tersebut dalam forum yang berlangsung di Fave Hotel Bitung, Sabtu (18/7/26).
Hengky Honandar melenggang mulus memimpin induk organisasi olahraga tersebut setelah terpilih secara aklamasi. Ia menjadi satu-satunya figur yang maju dalam bursa pemilihan setelah mengantongi dukungan mayoritas dari para pemegang suara.
Panitia mencatat sebanyak 15 dari 25 cabang olahraga yang memiliki kepengurusan sah memberikan dukungan tertulis secara resmi kepada Hengky.
Dominasi dukungan inilah yang membuat langkah sang Wali Kota tidak terbendung dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Bitung.
Usai mendapat ketukan palu pengesahan, Hengky langsung menyampaikan rasa syukur yang mendalam di hadapan peserta musyawarah.
Ia mengapresiasi tinggi amanah dan kepercayaan besar yang diletakkan para pengurus cabang olahraga di pundaknya.

”Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum KONI Kota Bitung,”
ujar Hengky saat memberikan sambutan perdana, jumat (17/07).
Ia mengakui bahwa tugas memimpin organisasi olahraga tertinggi di tingkat kota ini membawa tanggung jawab yang besar. Meski demikian, dirinya berjanji akan mengerahkan komitmen penuh untuk membawa dunia olahraga Bitung ke arah yang lebih maju.
Dalam pidatonya, Hengky mengingatkan bahwa kemajuan prestasi olahraga tidak bisa bergantung pada figur seorang ketua semata. Ia menegaskan, keberhasilan KONI memerlukan kerja keras kolektif dari seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.
”Keberhasilan organisasi hanya bisa dicapai melalui kebersamaan dan sinergi,”
cetus Hengky di hadapan forum.
Demi mewujudkan hal tersebut, Honandar langsung merangkul seluruh elemen olahraga di Kota Bitung untuk merapatkan barisan. Hengky mengajak pengurus KONI, komite tingkat provinsi, ketua cabang olahraga, pelatih, hingga atlet untuk bergerak bersama demi satu tujuan prestasi.
Hengky juga memastikan bahwa kepengurusan baru periode 2026–2030 akan mengutamakan aspek kolaborasi. Gaya kepemimpinan ini ia nilai krusial dalam mengeksekusi berbagai program pembinaan atlet muda serta pengembangan olahraga prestasi.
Di sisi lain, ia menilai bimbingan dari KONI Sulawesi Utara tetap menjadi faktor penting dalam roda organisasi ke depan. Kerja sama dengan tingkat provinsi diharapkan mampu menjaga pengelolaan KONI Bitung tetap profesional, transparan, dan taat aturan.
Menariknya, Hengky menegaskan bahwa pintu kepengurusannya akan selalu terbuka bagi ide-ide baru, bahkan untuk kritik yang tajam sekalipun. Ia memandang umpan balik dari masyarakat olahraga sebagai bahan evaluasi yang sangat berharga.

”Kami siap menerima setiap masukan dan kritik yang membangun demi perbaikan organisasi,”
tutur orang nomor satu di Bitung tersebut.
Ia memimpikan KONI Kota Bitung menjelma sebagai rumah bersama yang nyaman bagi seluruh insan olahraga. Melalui wadah ini, Hengky optimistis Bitung mampu menelurkan atlet-atlet berbakat yang siap mengharumkan nama daerah di kancah provinsi maupun nasional.
Sejumlah pejabat penting turut mengawal jalannya Musorkot ini hingga selesai, di antaranya unsur Forkopimda Kota Bitung, Anggota DPRD Sulut Julitje Maringka, Wakil Ketua I KONI Sulut Santi Gerald Luntungan, Ketua Caretaker KONI Bitung Robert Lengkong, Kadispora Anita Lomban, serta Asisten II Setda Maikel Toar Sondakh. (kiti)
















