Harga 9 (Bako) Aceh Tenggara masih naik sementara Cuaca Baru Mulai Normal kembali

- Editor

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara | TribuneIndonesia.com

Suasana situasi dan kondisi Ekonomi Aceh Tenggara masih belum menentu dan normal akibat bencana banjir besar yang menimpa dan mengakibatkan akses jalan dan jembatan penghubung Antar desa di 16 kekecamatan putus total

Pada hal ini Surplus harga sembilan bahan pokok Aceh Tenggara meningkat tajam Akibat Akses Antar provinsi Sumatera sempat terganggu bencana longsor maupun banjir

Pantauan para media terutama wartawan tribuneIndonesia.com langsung turun kelapangan dan masih dijumpai pengecer bahan bakar minyak pertalit maupun pertamak yang lainnya dijual dengan harga diluar het atau tidak dibatas kewajaran hingga Rp 25000 sampai rp 35000 harga perliter

Pemerintah Aceh Tenggara Bupati H.M Salim Fakhry mengeluarkan Surat Edaran nomor surat 400.14.1/44/2025 300.2.1/373/2025 Telah untuk para penjual dan pengecer

Baca Juga:  Hak Gizi Siswa Terancam? Pengelola Dapur MBG Sindangresmi Bungkam, Camat dan Korwil Pendidikan Diam

Dengan Sudah di Edarkannya Surat dari pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap untuk mengi ndahkan isi surat sebagai Acuan agar jangan menjual bahan barang pokok diluar harga het yang sudah ditentukan Pemerintah

Menurut pantauan wartawan stasiun pengisian bahan bakar Umum (SPBU) Aceh Tenggara di 4 titik terlihat Antrian yang panjang dari siang hari mulai jam 11 siang sampai jam 11 malam para kenderaan roda 2 maupun roda 4 dan memedati jalan raya nasional Kutacane Medan sehingga Arus lalulintas sempat macet

Semenjak berita ini diturunkan BBM ataupun pertalit serta pertamak masih langka di Aceh Tenggara dan masih belum diketahui kemana BBM dari yang setelah 4 titik diisi ke SPBU oleh mobil tangki penyuplay minyak tersebut tutupnya.

Pen~abdulgani

Berita Terkait

Manuver Politik di Tengah Krisis: Analisis Reputasi Ruslan Daud dalam Pemulihan Pascabencana Bireuen
Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa
P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena
Ratusan Warga Aceh Tamiang Protes Status TMK, Desak Audit Ulang Data Korban Banjir
Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung Ditutup Sementara Mulai 9 Februari 2026
Selamat memperingati Hari Pers Nasional 2026
ACEH Polri terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat
Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 03:10

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:07

Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:10

Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:18

Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:10

Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:02

Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan

Berita Terbaru