Event ITDC Sepanjang 2025:  Ekonomi Bergerak, Destinasi Menguat

- Editor

Sabtu, 3 Januari 2026 - 05:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|Tribuneindonesia.com

Jakarta,  02 Januari 2026 – Sepanjang tahun 2025, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyelenggarakan berbagai event nasional dan internasional di kawasan-kawasan pariwisata yang dikelola, meliputi The Mandalika (NTB), The Golo Mori (NTT) dan The Nusa Dua (Bali), maupun kawasan Danau Toba (Sumatera Utara)

Penyelenggaraan event ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya saing destinasi pariwisata. Dampaknya tercermin dari peningkatan kunjungan wisatawan, tingkat hunian akomodasi, keterlibatan UMKM, serta penyerapan tenaga kerja lokal, sebagaimana tercatat dalam kajian dampak ekonomi yang dilakukan selama periode penyelenggaraan event.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan, pengelolaan event berkualitas terbukti, dapat memberi dampak yang konstruktif. Bukan cuma menguatkan image destinasi, tapi juga menggerakkan roda ekonomi.

“Penyelenggaraan event sepanjang tahun 2025 berorientasi pada penguatan ekonomi kawasan dan daerah. Event tidak hanya sebagai sarana promosi destinasi, tetapi juga instrumen strategis untuk menggerakkan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu capaian terbesar berasal dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dihadiri 140.324 penonton.

Angka ini melonjak 15,7% dibanding tahun sebelumnya. Selama gelaran MotoGPTM berlangsung, tingkat hunian hotel di The Mandalika mencapai 100%,

sementara tingkat hunian hotel di Kota Mataram berada pada kisaran 90%. Event ini turut menciptakan multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun, melibatkan lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal dengan 67% diantaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah,

Menggerakkan lebih dari 600 UMKM lokal di sekitar kawasan, ditambah 202 UMKM kuliner dan kerajinan yang terlibat langsung dalam rangkaian event. Selain itu, MotoGPTM menjadi magnet angkutan udara dengan 44 extra flights ke Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode penyelenggaraan.

Baca Juga:  GMPB peduli Bencana Gelar Aksi Desak Bupati Agara Copot Kalaksa Dan Kadis Sosial

Di Nusa Tenggara Timur (NTT), event International Golo Mori Jazz 2025 menegaskan posisi kawasan sebagai destinasi premium berkelas internasional. Kajian mencatat rata-rata pengeluaran pengunjung sekitar Rp2,9 juta per orang per hari, di dominasi wisatawan luar daerah, dengan puluhan UMKM dan lebih dari 80% tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat.

Kombinasi kedua event ini menunjukkan bahwa pengembangan The Golo Mori tidak hanya bergantung pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada nilai ekonomi dan kualitas konsumsi wisatawan.

Sementara itu, penyelenggaraan Golo Mori Sunset Run 2025 mencatat 1.282 peserta, melebihi target, dengan 85,7% peserta menyatakan keinginan kembali berkunjung. Investasi event senilai Rp259 juta menghasilkan dampak ekonomi Rp447 juta, dengan rasio multiplier effect 2,1, yang berarti setiap Rp1 investasi menciptakan Rp2,1 nilai ekonomi bagi masyarakat lokal.

Di The Nusa Dua, Bali, event The Nusa Dua Festival 2025 berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif dan UMKM, melalui peningkatan pendapatan tenant, pelaku seni, dan industri kreatif. Festival ini menggerakkan sektor akomodasi, transportasi, kuliner, dan industri kreatif, yang menyumbang lebih dari 20% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali, sekaligus memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi event internasional.

Ahmad Fajar menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan event di berbagai kawasan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara ITDC, pemerintah pusat dan daerah, komunitas lokal, serta pelaku industri pariwisata.

“Pendekatan kolaboratif ini memastikan setiap event dirancang sesuai karakter kawasan, berorientasi pada keberlanjutan, serta mampu memberikan dampak ekonomi yang inklusif bagi masyarakat sekitar. ITDC juga secara konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan event, mulai dari pengelolaan lingkungan, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan kapasitas tenaga kerja l

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kota Bakti dan UPT Pemasyarakatan Pidie Gelar Donor Darah Serentak
MAN 1 Pidie Perkuat Kiprah di Kancah Internasional, Dua Siswa Raih Juara III Robotik
Bukan Sekadar Tanpa Plang! P3-TGAI Desa Rikit Disorot: Pekerjaan Bergelombang, K3 Dipertanyakan, Aspirasi Dewan Ikut Disorot
Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan
Ketika Sumber Daya Habis — Lalu Ke Mana Bangsa Ini Akan Melangkah?
Di Norwegia Melayani dengan Sederhana — Di Indonesia Justru Dilayani Berlebihan
Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah
Dinas DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:27

​Tekan Angka TBC, Pemkot Bitung Gencarkan Gerakan Terintegrasi “Ketuk Pintu” Hingga ke Rumah Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:09

Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:59

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00

Satuan Lantas Polres Simeulue Semarakkan HUT RI ke 81 Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di Jalan Raya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:33

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:57

​Tunjukkan Kekompakan dan Disiplin, TP PKK Bitung Sukses Unjuk Gigi dalam Gerak Jalan Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:21

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB

Berita Terbaru