Drama Adu Penalti Antarkan PSP Pateten ke Semifinal Youth Kampis Cup VI 2026

- Editor

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.com Langkah mantap menuju babak semifinal turnamen Youth Kampis Cup VI 2026 berhasil diamankan oleh kesebelasan PSP Pateten.

Tiket krusial tersebut diraih setelah mereka menyudahi perlawanan sengit Gembel Elite dalam laga perempat final yang berlangsung penuh ketegangan.

​Atmosfer membara begitu terasa di Stadion Dua Saudara, Kota Bitung, pada Rabu (09/06) sore.

Gemuruh sorak-sorai ratusan pasang mata penonton menjadi saksi bisu jalannya pertandingan yang harus dituntaskan lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan PSP Pateten.

​Sejak awal, laga ini memang sudah diprediksi bakal berlangsung ketat karena mempertemukan dua tim yang sama-sama dihuni oleh deretan pemain bintang.

Kehadiran para pesepak bola yang merumput di kasta tertinggi Liga 1 dan Liga 2 menjadi magnet utama yang menyedot perhatian pencinta bola lokal.

​Mengusung misi wajib menang, kedua kesebelasan langsung memperagakan skema permainan terbuka sejak menit pertama digulirkan. PSP Pateten mempercayakan pos penjaga gawang kepada Fradian Husein, yang dikawal oleh kuartet lini belakang tangguh: Rizal M. Udin, Imade Dwi Wijang Putra, Adrian Daud, dan Bilal Barah Handus.

Untuk menguasai sektor tengah, tim asuhan Swarno Humantuwu ini menurunkan trio gelandang M. Rifai Marsi, Sadli Ahmad, serta sang kapten Firman Jafar. Sementara di barisan penggempur, mereka mengandalkan ketajaman Sunawan Rusni, Terrence Puhiri, dan Ronaldo.

​Di kubu lawan, Gembel Elite juga turun dengan komposisi terbaiknya, di mana Yuda Pertama dipasang di bawah mistar gawang. Lini pertahanan mereka dikoordinasikan secara ketat oleh Andre Karundeng, M. Sabillah, Risal BC, dan Ucok M. Yahya.

​Beralih ke lini sentral, kendali permainan Gembel Elite dipegang oleh Brian Pondaak, Daud Kotulus, serta sang jenderal lapangan tengah sekaligus kapten tim, Rian Lasut. Guna membongkar pertahanan lawan, trio striker Julio Manarifit, Alfi Wodje, dan Irfan Mufo dipercaya menjadi ujung tombak.

​Begitu peluit sepak mula ditiup, tempo tinggi langsung tersaji di lapangan hijau lewat aksi saling serang yang diperagakan kedua tim. Pada paruh pertama, Gembel Elite tampil lebih dominan dan agresif dengan melancarkan tusukan-tusukan cepat dari sektor sayap.

​Gempuran bertubi-tubi tersebut sempat membuat barisan pertahanan PSP Pateten kelabakan. Tim asal Pateten ini terlihat kesulitan mengembangkan performa terbaik mereka akibat koordinasi dan chemistry antarpemain yang belum padu di awal laga.

Kondisi tersebut diakui langsung oleh penyerang sayap PSP Pateten yang kini membela klub Liga 1 PS Sleman, Terrence Puhiri. Ia membenarkan bahwa timnya sempat kehilangan sentuhan dan ritme permainan terbaik mereka pada babak pertama.

​”Babak pertama kami memang agak kesulitan karena chemistry belum dapat. Tapi setelah ada instruksi pelatih untuk main bola kaki ke kaki, permainan mulai berkembang,”

ungkap Terrence saat memberikan keterangan usai laga.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 01/Bireuen Bersama Karang Taruna Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Desa.

​Strategi yang diubah pada paruh kedua terbukti manjur karena intensitas serangan PSP Pateten mulai meningkat tajam. Mereka berhasil keluar dari tekanan, menemukan bentuk permainan, dan berulang kali menebar ancaman serius di area penalti lawan.

​Kendati kedua tim saling bergantian mendapatkan peluang emas, kokohnya lini belakang masing-masing kubu membuat papan skor tetap tidak berubah.

Hingga waktu normal berakhir, skor kacamata tetap bertahan dan memaksa pemenang ditentukan lewat babak tos-tosan.

​Dalam fase krusial ini, mentalitas dan ketenangan para eksekutor PSP Pateten teruji lebih matang. Kepastian kemenangan dramatis tim tersebut akhirnya ditentukan oleh sang algojo terakhir yang memakai nomor punggung 18, Irja Silangen.

​Dengan ketenangan tingkat tinggi, Irja sukses mengecoh pergerakan penjaga gawang Gembel Elite. Bola hasil tendangannya meluncur mulus merobek jala gawang, sekaligus mengunci keunggulan 4-3 bagi PSP Pateten dalam drama adu penalti tersebut.

​Seketika itu juga, Stadion Dua Saudara bergemuruh hebat oleh selebrasi para pendukung setia PSP Pateten. Seluruh emosi tumpah ruah saat para pemain dan jajaran oficial tim berhamburan ke tengah lapangan untuk merayakan keberhasilan lolos ke semifinal.

​Rasa syukur yang mendalam pun diutarakan oleh arsitek strategi PSP Pateten, Swarno Humantuwu. Legenda hidup sekaligus mantan striker PSP Pateten era 1990-an tersebut mengapresiasi kedisiplinan pasukannya yang tetap fokus hingga menit akhir.

​”Memang chemistry pemain masih kurang karena beberapa pemain baru pertama kali bermain bersama. Tapi syukur mereka masih bisa menjalankan instruksi strategi sampai pertandingan selesai,”

papar Swarno mengevaluasi performa anak asuhnya.

Sebagai langkah antisipasi menghadapi babak empat besar yang dipastikan lebih berat, Swarno menegaskan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Ia bahkan membuka opsi untuk mendatangkan amunisi tambahan guna memperkuat kedalaman skuad.

​Apresiasi tinggi terhadap kualitas laga juga datang dari Ketua Panitia Youth Kampis Cup VI 2026, Sofiandi Mundiahi. Dirinya tanpa ragu menyebut duel perempat final ini sebagai salah satu pertandingan paling berkelas sepanjang turnamen.

​”Pertandingan sore ini sangat menarik karena kedua tim sama-sama diperkuat pemain-pemain Liga 1 dan Liga 2. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa,”

tutur Sofiandi dengan nada puas.

Sofiandi menambahkan, tingginya animo penonton yang memadati stadion menjadi bukti sahih bahwa sepak bola masih memegang peranan penting di daerah tersebut.

Olahraga ini bukan sekadar tontonan, melainkan hiburan utama sekaligus pemersatu bagi masyarakat Kota Bitung.

​Melalui kemenangan menegangkan ini, PSP Pateten resmi mengamankan satu tempat di babak semifinal Youth Kampis Cup VI 2026.

Turnamen bergengsi ini pun diprediksi akan semakin menyedot perhatian dan magnet bagi para pencinta sepak bola di seluruh penjuru Sulawesi Utara. (kiti)

Berita Terkait

H. Ruslan M. Daud Gandeng Poltekpel Malahayati Bekali Penyintas Banjir Bireuen
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI
Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi
LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”
Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:31

Polda Bali Ungkap Peredaran Ganja 1,6 Kg dan Sabu 102 Gram di Jimbaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:11

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:04

Polres Bireuen Sukseskan Pergelar Gerakan Pangan Murah Untuk Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:01

Polantas Ajak Siswa SMAN 1 Bireuen Tingkatkan Kedisiplinan Dan Hindari Perilaku Tidak Baik 

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:32

Nekat Rampas Motor Vespa Berkedok Debt Collector Dua Pelaku Di Bekuk Resmob Polda Bali

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:03

KM AWU Tiba di Pelabuhan Benoa, Ratusan Penumpang Pemeriksaan X-Ray Pastikan Keamanan Terjaga

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:24

Polres Bireuen Gelar Olah TKP Kejadian Laka Lantas Antara Mobil Pengangkut Sampah dan Mobil Box

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:15

Babinsa Koramil 04/Peudada Bantu Warga Bangun Rumah, Wujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33