Direktur RSUD dr Fauziah : Diduga Miliaran Uang RSUD Raib Merupakan Informasi Sesat

- Editor

Sabtu, 1 Februari 2025 - 09:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : dr Mukhtar MARS direktur RSUD dr Fauziah Bireuen

Bireuen | Tribuneindonesia.com

Terkait informasi tentang miliaran uang RSUD dr. Fauziah yang diduga raib dan saat ini menjadi pembicaraan hangat di tengah-tengah publik kabupaten Bireueb adalah informasi yang menyesatkan dan sangat merugikan pihak manajemen RSUD dr Fauziah.

Namun, perlu diingat bahwa informasi yang dihembuskan itu masih bersifat dugaan dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait. Untuk itu kita sangat berharap agar informasi tersebut segera di luruskan agar tidak terjadi sakwa sangka di tengah masyarakat.

Menurut informasi yang dikabarkan, dana jasa medis di RSUD dr. Fauziah Bireuen diduga tidak dibayarkan sejak Oktober hingga Desember 2024, dengan total dana yang diduga raib mencapai Miliaran Rupiah .

Inilah hal yang telah memicu kecurigaan kuat terhadap potensi korupsi dan menimbulkan krisis kepercayaan publik terhadap manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah.

Seharusnya sebaik ada info jangan ditelan mentah – mentah harus dikonfirmasi terlebih dahulu.

Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Mukhtar, MARS, telah memberikan keterangan bahwa pembayaran jasa medis belum dapat dilakukan karena anggaran dalam DPA tidak mencukupi, bukan sengaja tidak dibayar atau di gelapkan sama sekali.

Dalam situasi seperti ini, penting untuk menginvestigasi dan konfirmasi resmi untk melakukan ” chek dan rechek ” dari pihak terkait sebelum membuat kesimpulan sendiri yang akhirnya menimbulkan informasi yang menyesatkan.

Sepertinya hal ini hanya membangun opini dengan cara yang sangat sederhana, hanya mewawancarai beberapa perawat saja sudah di jadikan sebuah acuan ataupun kesimpulan dalam sebuah isu negatif.

Direktur RSUD dr Fauzih Bireuen dr Mukhtar MARS yang dikonfirmasi beberapa awak media menyatakan, bahwa timbulnya informasi menyesatkan akibat dihembuskan informasi yang tidak benar sehingga menimbulkan kecurigaan publik terhadap manajemen RSUD dr Fauziah.

Seharusnya tambah dr Mukhtar, hal seperti itu bisa di tanyakan ke bahagian keuangan RSUD atau ditanyakan langsung di Pemkab Bireuen karena laporan keuangan RSUD dr. Fauziah Bireuen setiap bulan dilaporkan ke Pemkab Bireuen , karena pemasukan uang di RSUD dr. Fauziah juga dicatat sebagai pendapatan Bireuen.

dr Mukhtar MARS juga menjelaskan bahwa mengenai keadaan keuangan di RSUD dr. Fauziah setiap tahunnya diaudit oleh beberapa lembaga, tidak hanya oleh satu lembaga saja.

Untuk saat ini saja RSUD dr. Fauziah Bireuen sudah 2 minggu sedang di audit oleh Akuntan Publik. Dan selanjutnya akan diaudit lagi oleh Inspektorat.

Baca Juga:  Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri

Selain audit keuangan juga akan diaudit kinerja. Dalam audit ini kalau ada hal hal yang tidak baik terutama dalam hal keuangan pasti akan ketahuan walaupun ada selisih 1 rupiah saja, apalagi ini sampai miliaran rupiah, “jelasnya.

” Dalam pemeriksaan keuangan di RSUD dr. Fauziah sejak 10 tahun terakhir selalu dalam kondisi normal dan insyaallah hasil audit tahun ini juga tidak ada masalah apa apa.” kata dr Mukhtar.

Menjawab terkait pembayaran jasa di RSUD dr. Fauziah yang belum dibayar selama 3 bulan di tahun 2024 (Oktober, November dan Desember ) dr Muktar mengatakan ada beberapa kendala sehingga jasa medis belum bisa terbayarkan.

Seperti untuk bulan Oktober belum bayarkan karena pagu di DPA sudah tidak mencukupi lagi sehingga harus menunggu.

Walaupun uang dalam kas RSUD ada tetapi kita belum bisa membayarnya karena tidak dibenarkan secara aturan yang berlaku dan melanggar aturan yang berlaku, tegasnya.

Nah, untuk uang Jasa bulan November dan Desember ditahun 2024 belum terbayarkan karena BPJS belum mencairkan dikarenakan data claim dari Rumah Sakit masih perlu disempurnakan.

Disebutkan juga bahwa, untuk uang bulan November 2024 sudah dicairkan di minggu pertama tahun 2025 oleh BPJS dan uang bulan Desember tahun 2024 akan segera masuk kerekening RSUD dr. Fauziah dan bila sudah masuk akan dibayarkan.

Dan untuk diketahui bahwa Rumah Sakit dr Fauziah ingin membayar jasa pegawainya selalu tepat waktu tetapi masih ada kendala di berbagai tahapan, yang harus dilakukan adalah menyelesaikan tahapan tersebut sehingga tidak menjadi satu kendala.

Kendalanya bukan hanya di keuangan atau di manajemen Rumah Sakit saja, tetapi juga terdapat kendala di tim dan petugas fungsional yg memberikan pelayanan.

Dan ini sudah biasa terjadi di banyak rumah sakit Pemerintah lainnya. Namun demikian kita berupaya  dalam minggu ini akan membayar jasa bulan November.

Memang seharusnya sudah kita bayar tetapi kami menunggu beberapa peraturan agar tidak menyalahi. Dan kita tidak mau membayar dengan terburu buru yang nantinya justru akan melanggar aturan yang berlaku.

dr Mukhtar MARS berharap kedepan agar setiap memberikan informasi dan menerima informasi sebaiknya di konfirmasi dulu kepada pejabat yang berwenang agar tidak terjadi penanyangan sebuah berita yangbtidak berimbang atau sebuah berita yang dapar menyebarkan informasi tidak benar dan baik. (Capung)

Berita Terkait

Polantas Karib Gelar Penerangan Keliling, Imbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Kepala UPTD SDN 21 Bireuen Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan Penuh di Balik Raihan Dua Juara Festival Pawai Budaya HUT RI Ke-81
Kadisdik Muslim Sampaikan Pesan dalam puisi di Malam Pembagian Hadiah Karnaval
Pengambilan Sumpah Jabatan Dan Pelantikan Pejabat Administrator Pemerintah Kab Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Selatan Bantu Kursi Roda untuk Ikram, Anak Disabilitas di Sawang
Karnaval Budaya Bireuen Meriah, 135 Sekolah Tampilkan Keberagaman Nusantara
Semarak HUT RI ke-81, BRI Kantor Cabang Pondok Gede Gelar Upacara dan Beragam Perlombaan
Jasa Raharja Gerak Cepat Pastikan Perlindungan Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin di Lombok Barat
Berita ini 82 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:17

Kapolres Bireuen Mengikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT Ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:29

​Momentum HUT ke-81 RI: Satrol Kodaeral VIII dan Pemkot Bitung Galang Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:05

Kapolres Bireuen Mengikuti Upacara HUT RI Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:24

Srikandi Polres Bitung Pimpin Komando Upacara HUT ke-81 RI di Hadapan Kapolres dan Forkopimda

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:04

Kapolres Bireuen Pimpin Upacara Ziarah Nasional HUT Ke-81 Republik Indonesia

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:00

Polda Aceh Pastikan Situasi Usai Zikir Peringatan HDA Ke-21 Kondusif

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:44

​Dukung Pengibar Merah Putih, Kapolres Bitung Bersama Jajaran PJU dan Kapolsek Hadiri Pengukuhan Paskibraka 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:09

Sinergi Kuat Wujudkan Bali Aman: Pangdam IX/Udayana Raih Penghargaan Kerthi Bali Sewaka Nugraha

Berita Terbaru

Cerpen

Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta

Rabu, 19 Agu 2026 - 03:59

Cerpen

Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat

Rabu, 19 Agu 2026 - 03:56

Cerpen

Kesombongan yang Menjatuhkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 03:54

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x