Dansatrol Kodaeral VIII Rajut Keberagaman Lewat Buka Puasa Bersama

- Editor

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comSuasana hangat menyelimuti Markas Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII di Aertembaga, Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (19/03/26).

Di bawah semburat senja Ramadan, Dansatrol Lantamal VIII, Kolonel Laut (P) Marviil Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP., menginisiasi sebuah pertemuan lintas elemen yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan harmoni.

​Aksi bertajuk “Tabur Kebaikan” tersebut bukan sekadar seremoni rutin tahunan.


Momentum ini menjadi ruang pertemuan bagi berbagai komponen masyarakat, mulai dari Kerukunan Keluarga Jawa (KKJ), para pegiat media atau jurnalis, hingga aktivis Kota Bitung yang membaur bersama keluarga besar Satrol Kodaeral VIII dalam satu meja berbuka puasa.


​Dalam arahannya, Kolonel Marviil menegaskan bahwa kekuatan institusi bukan hanya terletak pada alutsista, melainkan pada soliditas hubungan antarmanusia.

Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan agar setiap tugas operasional yang diemban dapat terlaksana secara efektif dan tepat sasaran di tengah dinamika masyarakat yang beragam.

​Lebih dari sekadar membatalkan puasa, kegiatan ini dirancang sebagai sarana penguatan dukungan emosional bagi para prajurit.

Menurut Dansatrol, kesehatan mental dan ketenangan batin personel menjadi prioritas yang harus dijaga melalui interaksi sosial yang sehat dengan elemen masyarakat sipil di lingkungan sekitar.

​”Ramadan adalah momentum untuk bersyukur kepada Allah SWT. Lewat buka puasa ini, kita berupaya menjaga keseimbangan antara tugas negara dan kesehatan mental prajurit melalui kebersamaan yang tulus,”

ungkap Kolonel Marviil di hadapan para undangan pada Selasa (17/03).

Baca Juga:  ​Camat Girian Sampaikan Belasungkawa Pemerintah di Rumah Duka Almarhumah Adriana Mandak

Selain mempererat hubungan internal, agenda ini membawa misi besar untuk merawat toleransi antar suku dan agama.


Satrol Kodaeral VIII berupaya menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana perbedaan latar belakang justru menjadi perekat dalam meningkatkan semangat kerja dan keimanan kolektif.


Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut juga mendapatkan apresiasi positif dari para tamu undangan yang hadir.


Kehadiran tokoh-tokoh dari KKJ dan aktivis kota membuktikan bahwa sinergi antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat di Bitung terjalin secara harmonis dan kondusif, menciptakan stabilitas sosial yang kuat.

​Menjelang berakhirnya acara, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama sebagai simbol abadi dari persaudaraan yang baru saja diperkuat.


Dokumentasi tersebut menjadi potret nyata dari komitmen Satrol Kodaeral VIII dalam membangun fondasi kekeluargaan yang kokoh di tengah masyarakat heterogen Sulawesi Utara.


​Menutup rangkaian acara, Putra Minahasa ini menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi semua pihak yang telah hadir.

Ia mengutip filosofi luhur Si Tou Timou Tumou Tou sebagai pengingat bahwa manusia hidup untuk memanusiakan orang lain, sekaligus berharap agar jalinan silaturahmi ini tetap terjaga demi masa depan Bitung yang lebih baik. (Kiti)

Berita Terkait

Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:47

Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:54

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:25

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:34

Nekat Tulis Nama Lengkap Terduga Pelaku? Media dan Wartawan Bisa Digugat, Kebebasan Pers Bukan Kebal Hukum

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agu 2026 - 03:11

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba

Sabtu, 15 Agu 2026 - 02:36

Feature dan Opini

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agu 2026 - 01:51